"Di ari uju na jongjong ho di adopan ni Jahowa, Debatam, di Horeb, uju na nidok ni Jahowa tu ho; paluhut ma bangso i di Ahu, asa Ahu patubegehon tu nasida hatangKu, angka siparateatehononnasida, asa marhabiaran nasida mida Ahu saleleng mangolu nasida di tano on, asa diajarhon huhut tu angka anakhonnasida.

Yakni hari itu ketika engkau berdiri di hadapan Tuhan, Allahmu, di Horeb, waktu Tuhan berfirman kepadaku: suruhlah bangsa itu berkumpul kepada-Ku, maka Aku akan memberi mereka mendengar segala perkataan-Ku, sehingga mereka takut kepada-Ku selama mereka hidup di muka bumi dan mengajarkan demikian kepada anak-anak mereka."

5 Musa 4:10

Ibadah Minggu Pesta Natal II Sekaligus Laksanakan Peneguhan Sidi, HKBP Gunung Tua Resort Sipirok, Padang Lawas Utara

Padang Lawas Utara, hkbp.or.id - HKBP Gunung Tua Resort Sipirok - Padang Lawas mengadakan Ibadah Pesta Natal II digabung dengan Peneguhan Sidi kepada 15 orang warga jemaat yang telah melalui pendidikan katekisasi (26/12/2021).

Ibadah dilayani oleh Pdt. Kornel Sinaga, S.Th sebagai Liturgis, Pdt. Goodness Solin, S.Th sebagai Pendoa Syafaat, St. S br. Purba sebagai Pembaca Warta Jemaat, serta Sekretaris Jenderal HKBP, Pdt. Victor Tinambunan, M.ST sebagai Pengkhotbah. Pelayanan peneguhan sidi dilayankan oleh Pdt. Kornel Sinaga dan Pdt. Goodness Solin. Ayat khotbah berdasar kepada teks Yohanes 1: 14-18, sesuai Almanak HKBP.


Dalam khotbahnya, Pdt. Tinambunan menyampaikan ada empat hal dalam nats ini:

Pertama, "Firman itu telah menjadi manusia". Artinya, kita memiliki Allah yang dekat, Allah yang dengan jelas kita kenal. Ia bukan Allah yang jauh namun Allah dekat, tampak melalui kehadiran-Nya yang menjadi manusia.

Kedua, bahwa Allah hadir di tengah-tengah kehidupan kita umat-Nya. Dia tidak pernah meninggalkan kita umat yang dikasihi-Nya, dan janji-Nya berlaku kekal untuk selamanya. 

Ketika kita merasa diri jauh dari Allah, maka segala masalah yang ada terasa berat. Namun ketika kita percaya bahwa Allah dekat menyertai kita, maka niscaya segala beban berat pun akan terasa ringan, karena Allah yang memampukan. 


Ketiga, Allah kita Allah yang mulia, seperti yang juga tertulis pada Luk. 2:14. Sebuah kemutlakkan bahwa kemuliaan hanya milik Allah. Saat kemuliaan itu ditemukan hanya kepada Allah, maka kemudian damai sejahtera akan dilimpahkan dalam hidup manusia. 

Keempat, sesungguhnya Tuhan masih mengaruniakan kesempatan bagi kita bertahan di masa pandemi Covid-19 selama beberapa waktu terakhir ini. Itu semua hanya karena kasih karunia dari Allah. Allah memberi kesempatan supaya kita dapat memuliakan Dia di dalam kehidupan kita," ujarnya. 

Pdt Tinambunan menjelaskan, 

"Seringkali ada paham keliru, bahwa sebelum naik sidi maka dosa seseorang ditanggung oleh orangtuanya. Namun sesungguhnya, baik orangtua pun tidak punya kuasa untuk menanggung dosa siapapun. Hanya Allah saja yang mampu dan berkuasa."

Kepada ke-15 peserta peneguhan sidi, Pdt. Victor Tinambunan berpesan agar mereka memiliki 4 hal ini, yakni tinggi iman, tinggi ilmu pengetahuan, tinggi perbuatan baik, dan rendah hati. Dengan demikian bukan hanya menjadi kesukaan bagi orangtua dan keluarga saja, namun juga menjadi persembahan yang harum dihadapan Allah. 


Seusai ibadah, Pdt. Tinambunan berfoto dengan para Parhalado dan para peserta peneguhan sidi, sebagai kenang-kenangan akan kunjungan pastoral pimpinan HKBP ke gereja mereka, HKBP Gunung Tua Resort Sipirok, Padang Lawas Utara.

SKS-JHB


Pustaka Digital