"Dibahen i, ndang marnaloja hami; ai lam tu burukna pe hajolmaonnami parduru i, anggo parbagasan i ariari do dipaimbaru.

Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari."

2 Korint 4:16

Jubileum 75 tahun HKBP Kisaran Kota

Minggu (11/7) HKBP Kisaran Kota yang berdiri 4 Juni 1946 merayakan Jubileum 75 tahun. Perayaan dilaksanakan dalam Ibadah Minggu VI Setelah Trinitatis. Panitia mempersiapkan acara dengan baik. Menampung antusiasme jemaat dalam sukacita perayaan Jubileum ini, kebaktian dilaksanakan dalam dua jadwal kebaktian. Antusiasme jemaat ini terbukti kala hujan deras yang turun sejak pagi, tak menghalangi jemaat untuk hadir dalam kebaktian Minggu. Kendati demikian, beberapa rangkaian acara di pagi hari yang direncanakan terlaksana outdoor, seperti penanaman pohon, terpaksa diundur menjadi sore hari.


Perayaan Jubileum dilaksanakan dengan mengundang para pelayan yang pernah melayani di HKBP Kisaran Kota. Seluruh undangan lebih dahulu menjalani test swab antigen yang disediakan oleh panitia, untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19. Rangkaian acara juga dirancang mengikuti protokol kesehatan.


HKBP Kisaran Kota saat ini dilayani oleh Pdt. Budianto Sianturi (pendeta resort), Pdt. Albert J.P. Pasaribu (pendeta fungsional), Biv. R. Br. Silalahi, dan Diak. R. Br. Hutagaol serta 29 orang sintua dan 4 calon  sintua.


HKBP Kisaran Kota berdiri didorong kerinduan masyarakat Batak-Kristen yang berdomisili di Asahan. Pada tahun 1920, gereja Methodist lebih dahulu berdiri, dan pada masa itu, pemerintah Hindia Belanda menetapkan hanya Zending Methodist yang boleh menginjili di Asahan. Ephorus HKBP masa itupun mengarahkan jemaat diaspora di Asahan untuk beribadah di gereja Methodist. Dalam perkembangan selanjutnya, Huria Christen Batak (HChB) berdiri tanggal 15 Mei 1932 di Asahan sebagai buah Zending RMG. Jemaat diaspora di Asahan sebagian menjadi jemaat HChB. Meski demikian, jemaat diaspora di Asahan tetap menginginkan HKBP dapat berdiri di Asahan. Maka tanggal 1 Juni 1946, beberapa sintua dan jemaat menemui pendeta HKBP Ressort Bandar Maratur untuk meminta agar ada pelayanan HKBP bagi jemaat diaspora di Asahan. Beberapa hari kemudian pelayanan itu diwujudkan dengan pelayanan kebaktian Minggu pertama di Asahan yang dilayani oleh HKBP. Kebaktian pertama itu kemudian diperingati sebagai hari berdirinya HKBP Kisaran.


Setelah HKBP Kisaran berdiri, gereja-gereja Batak menyusul didirikan di beberapa tempat Asahan, seperti di Labuhan Ruku, Silau Maraja, Serbangan, Sungai Kamah, dll. Dengan semakin banyaknya jemaat yang berdiri di Asahan, pendeta HKBP Ressort Bandar Maratur tidak lagi mampu melayaninya. Maka, pada 1953 HKBP Kisaran menjadi satu resort baru dengan 15 jemaat lainnya sebagai jemaat filial (huria pagaran). Sejak itu pula nama HKBP Kisaran berubah menjadi HKBP Kisaran Kota.


Kepala Departemen Koinonia HKBP, Pdt. Dr. Deonal Sinaga melayani kebaktian Jubileum ini didampingi Praeses HKBP Distrik XIII Asahan-Labuhan Batu, Pdt. Winner Sitorus, S.Th, dan para pelayan yang  melayani di HKBP Kisaran Kota. Pdt. Dr. Deonal Sinaga yang membawakan khotbah dari Amos 7: 10-17, menekankan agar jemaat bersukacita dalam perayaan Jubileum 75 tahun HKBP Kisaran Kota, sekalipun pandemi membuat perayaan dilaksanakan secara terbatas. Dan, jemaat diajak untuk tidak gentar menyatakan kebenaran sebagaimana Amos yang tidak takut menyampaikan teguran kepada raja, bahkan harus berhadapan dengan Amazia, nabi kerajaan yang berupaya melemahkan pemberitaan Amos.


Setelah ibadah Minggu, kegiatan dilanjutkan dengan acara makan bersama dan perayaan sukacita jubileum, dengan pemotongan kue ulang tahun, serta memberikan ulos kepada para pelayan yang pernah melayani di HKBP Kisaran Kota. Kegiatan ditutup dengan doa bersama seluruh pelayan, jemaat dan panitia. Selamat Jubileum 75 tahun HKBP Kisaran Kota! (DK/SDS)


Pustaka Digital