"Di ari uju na jongjong ho di adopan ni Jahowa, Debatam, di Horeb, uju na nidok ni Jahowa tu ho; paluhut ma bangso i di Ahu, asa Ahu patubegehon tu nasida hatangKu, angka siparateatehononnasida, asa marhabiaran nasida mida Ahu saleleng mangolu nasida di tano on, asa diajarhon huhut tu angka anakhonnasida.

Yakni hari itu ketika engkau berdiri di hadapan Tuhan, Allahmu, di Horeb, waktu Tuhan berfirman kepadaku: suruhlah bangsa itu berkumpul kepada-Ku, maka Aku akan memberi mereka mendengar segala perkataan-Ku, sehingga mereka takut kepada-Ku selama mereka hidup di muka bumi dan mengajarkan demikian kepada anak-anak mereka."

5 Musa 4:10

KADEP MARTURIA: YAKINLAH, TUHAN MENJAMIN HIDUPMU MELALUI HKBP

Bertempat di Perkampungan Pemuda HKBP di Jetun Silangit, Kepala Departemen Marturia HKBP Pdt. Daniel Taruli Asi Harahap, M.Th layani ibadah dan perjamuan kudus pada acara penutupan Pelatihan Missionaris HKBP gelombang pertama bersama dengan Kepala Biro Pekabaran Injil HKBP Pdt. Hotman Nababan, S.Th sebagai liturgist.



Melalui khotbah yang disampaikan oleh Kadep Marturia dari Injil Matius 28:18-20 sebagai nats amanat agung pekabaran injil, ada tiga hal yang ditekankan kepada para Missionaris HKBP yang diberangkatkan menuju tempat pelayanan sesuai dengan surat penugasan yang diterima, yaitu:


“Pertama, proklamasi kuasa. Yesus Tuhan yang mati tersalib dan telah bangkit menyatakan kepada Dia telah diberikan oleh Sang Bapa segala kuasa di langit dan di bumi. Itulah dasar iman, hidup, kesaksian, pelayanan, persekutuan dan pengajaran kita. Kedua, perintah untuk pergi dan memberitakan Injil. Yesus yang mati tersalib dan bangkit itu mengutus kita pergi menyampaikan Kabar Baik. Ketiga, janji penyertaan. Yesus yang mati tersalib dan bangkit berjanji menyertai dan memegang tangan kita sampai akhir zaman. Itu adalah pengalaman iman kita orang percaya,” ucap Pdt. Daniel.



Para missionaris yang merupakan Calon Pendeta, Guru Huria, Bibelvrouw, dan Diakones ini nantinya akan berada di satu tempat pelayanan yang sama selama tiga tahun, yakni di lapangan zending hingga mereka menerima tahbisan. 



Dalam pengutusan ini, segala akomodasi dan biaya hidup akan ditanggung sepenuhnya oleh Kantor Pusat HKBP. Karena itu, dukungan dari huria dan seluruh anggota jemaat juga sangat diharapkan dengan turut mendoakan mereka agar tetap semangat, optimis bahwa yang akan mereka layani adalah anak-anak Allah, serta mereka tetap bergembira bahwa zending adalah pelayanan yang menyenangkan. (SKM_ERHS)




Pustaka Digital