"Ai Ahu do donganmu,” ninna Jahowa, “laho paluahon ho; ai sun siap do bahenonHu saluhut bangso parbegu haambolonganmu na Hubahen i na sai laon, alai anggo ho ndang siap bahenonHu; ingkon pinsangonHu do ho nian hombar tu uhum, jala ndang tarbahen so toruanHu ho.

Sebab Aku menyertai engkau, demikianlah firman TUHAN, untuk menyelamatkan engkau: segala bangsa yang ke antaranya engkau Kuserahkan akan Kuhabiskan, tetapi engkau ini tidak akan Kuhabiskan. Aku akan menghajar engkau menurut hukum, tetapi Aku sama sekali tidak memandang engkau tak bersalah."

Jeremia 30:11

Kepala Departemen Diakonia HKBP: Mari Menjadi Pahlawan Lingkungan

(P. Siantar, 10 November 2021)

Pada hari Rabu, 10 November 2021, yang bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan, Kepala Departemen Diakonia HKBP melakukan serangkaian kegiatan perduli lingkungan di beberapa titik yang berbeda. SMA Kampus HKBP yang berada di Jl. Sangnawaluh menjadi titik yang pertama. Penanaman pohon di SMA Kampus diawali dengan ibadah bersama yang dihadiri oleh Ketua UMKM Sumut (Ibu Ujianna Sianturi), Team dari Departemen Diakonia HKBP yang dipimpin oleh Ibu Pdt. Debora Sinaga, M.Th. (Kepala Departemen Diakonia HKBP) bersama dengan Kepala Sekolah, para guru, staff dan siswa SMA Kampus. Aksi Perduli Lingkungan ini merupakan kerjasama Departemen Diakonia HKBP, UEM, Team Satuan Tugas Khusus (TSTK) Lingkungan dan UMKM.

 

Dalam sambutannya Kepala Departemen Diakonia menyatakan bumi yang hijau menjadi salah satu pra syarat membuat udara lebih bersih dan menyehatkan. Terlebih dengan keberadaan Indonesia yang dikenal sebagai paru-paru dunia yang kini semakin terancam dengan beragam aksi pencemaran lingkungan. Tidak hanya karena peningkatan beragam polutan yang berbahaya bagi hidup manusia tapi juga penggundulan hutan secara liar dan tidak bertanggungjawab dari beragam pihak.Bumi sudah terancam dan oleh karena itulah kita perlu menyelamatkan bumi lewat beragam aksi perduli lingkungan yang dapat kita lakukan.

Jika dulu pahlawan kita bertempur melawan penjajah di medan tempur, namun kini kita diperhadapkan pada pertempuran melawan beragam pihak yang abai, tidak perduli dan mengancam keindahan bumi. Kita tidak lagi harus bertempur di medan perang yang terbuka seperti pahlawan dulu tapi saat ini kita dapat menjadi pahlawan lingkungan untuk menyelamatkan bumi dan lingkungan yang terancam.

"Kita dapat melakukannya dengan beragam aksi, misalnya dengan tidak membuang sampah sembarangan, tidak menggunduli hutan, melakukan aksi penanaman pohon seperti yang kita lakukan hari ini", seru Kadep Diakonia dalam pernyataan sambutannya. Bibit pohon yang ditanamkan di SMA Kampus adalah bibit sirsak (50 bibit) dan bibit alpokat (50 bibit). Kepsek, Guru, staf dan seluruh siswa SMA Kampus menyambut gembira aksi perduli lingkungan yang dilakukan oleh team Departemen Diakonia.

Setelah selesai dari SMA Kampus, Kadep Diakonia bersama dengan rombongannya serta Ibu Ujianna Sianturi berangkat ke HKBP Ress. Parapat yang dipimpin oleh Bpk. Pdt. Parinsan Simanungkalit. Penanaman pohon dilakukan di lokasi gereja HKBP Parapat dan pagaran yang ada dalam tubuh HKBP Parapat yakni HKBP Sibaganding dan HKBP Girsang. Pohon yang ditanam di HKBP Parapat, HKBP Sibaganding dan HKBP Girsang adalah bibit pohon Ingul, bibit pohon Mahoni dan alpokat. Tidak hanya penanaman pohon, di Parapat juga dilakukan aksi penebaran benih ikan di pinggiran Danau Toba.

 


Kegiatan aksi perduli lingkungan ini berakhir di Wisma Tabor HKBP. Di Wisma Tabor ini ditanamkan bibit pohon alpokat. Marilah kita doakan agar aksi perduli lingkungan ini dapat berhasil, agar benih ikan yang ditebar dapat berkembang dan pohon-pohon yang ditanam dapat bertumbuh dengan baik.

Pustaka Digital