"Di ari uju na jongjong ho di adopan ni Jahowa, Debatam, di Horeb, uju na nidok ni Jahowa tu ho; paluhut ma bangso i di Ahu, asa Ahu patubegehon tu nasida hatangKu, angka siparateatehononnasida, asa marhabiaran nasida mida Ahu saleleng mangolu nasida di tano on, asa diajarhon huhut tu angka anakhonnasida.

Yakni hari itu ketika engkau berdiri di hadapan Tuhan, Allahmu, di Horeb, waktu Tuhan berfirman kepadaku: suruhlah bangsa itu berkumpul kepada-Ku, maka Aku akan memberi mereka mendengar segala perkataan-Ku, sehingga mereka takut kepada-Ku selama mereka hidup di muka bumi dan mengajarkan demikian kepada anak-anak mereka."

5 Musa 4:10

Kunjungan Pastoral Kadep Diakonia HKBP ke HKBP Sei Rampah Resort Sei Rampah

Sei Rampah, 22 November 2021

Kepala Departemen Diakonia HKBP, Ibu Pdt. Debora Sinaga, M. Th. cepat tanggap setelah mendengarkan berita bencana banjir bandang yang terjadi di Sei Rampah. Kadep Diakonia pun segera mengomandokan kepada tim Charitas Emergency untuk mengkoordinir pemberian bantuan kepada jemaat HKBP yang terdampak banjir bandang tersebut. Setelah beragam bantuan berhasil dikumpulkan, tim Departemen Diakonia pun akhirnya bergegas untuk meluncur ke lokasi yang hendak dituju.


Dalam percakapan dengan warga jemaat HKBP Sei Rampah dan Bpk. Pdt. Santo Marpaung, Pimpinan Resort Sei Rampah menuturkan bahwa luapan air ini terjadi berulang. Pada hari Sabtu (20 November 2021) sebenarnya air sudah menyurut sehingga ibadah Minggu dapat berjalan. Namun pada Senin dini hari air kembali meluap dan menggenang. Mereka juga mengatakan bahwa banjir ini menjadi banjir terbesar selama 30 tahun terakhir.

 


Ketika tim Departemen Diakonia datang, air terlihat masih tergenang mencapai lebih dari mata kaki, di beberapa titik termasuk di jalan menuju pintu masuk gereja HKBP Sei Rampah. Jemaat HKBP Sei Rampah mengakui bahwa mereka begitu gembira dengan kedatangan Kadep Diakonia sebagai pimpinan HKBP yang mengunjungi, mendoakan dan memberikan bantuan kepada mereka. Mari kita doakan saudara-saudara kita yang terdampak banjir bandang, terkhusus jemaat HKBP Sei Rampah.




HKBP menjadi berkat

Pustaka Digital