"Asa tung ditanda hamu, Ahu do Jahowa, ia dung Hubahen tu hamu hombar tu goarHu, ndada hombar tu dalanmuna angka na jahat i, jala ndada hombar tu pambahenanmuna angka na busuk i, hamu ale pinompar ni Israel, ninna Tuhan Jahowa.

Dan kamu akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN, pada masa Aku, oleh karena nama-Ku, tidak memperlakukan kamu selaras dengan tingkah lakumu yang jahat dan yang busuk, hai kaum Israel, demikianlah firman Tuhan ALLAH."

Hesekiel 20: 44

MENGUATKAN KELUARGA SIMANUNGKALIT YANG SEDANG BERDUKA

Ompu i Ephorus HKBP Pdt. Dr. Darwin Lumbantobing bersama rombongan melayat dan memberikan penghiburan kepada Keluarga Besar Simanungkalit pada Rabu (24/4/2019) di Lumban Rang, Simanungkalit atas meninggalnya Drs. Tupa Simanungkalit (Orangtua dari Bapak Pdt. Rahmad Simanungkalit – Pendeta  HKBP Ressort Citra Indah Jonggol Distrik XXVIII Deboskab). Yang turut mendampingi Ompu i Ephorus diantaranya Pendeta HKBP Ressort Simanungkalit Pdt. Amir Sitorus, Kepala Staff Kantor Pdt. Robert Hutapea, Kepala Biro Smirna Pdt. Morhan Doloksaribu, Kepala Biro Oikoumene Pdt. Lelim Limbong, Kepala Biro Informasi Pdt. Arthur Lumbantobing, Sekretaris BPP HKBP Pdt. Bernandus Siahaan, Wakil Kepala Biro Informasi Pdt. Yudi Simangunsong, Sekhus Pdt. Alter Pernando Siahaan, serta pegawai.

Ompu i Ephorus HKBP memberikan penguatan kepada keluarga berdasarkan Firman Roma 8: 38 -39 “Sebab aku yakin, bahwa baikmaut, maupun hidup, baik malaikat – malaikat, maupun pemerintah – pemerintah, baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang, atau kuasa – kuasa, baik yang diatas, maupun yang dibawah, ataupun sesuatu mahkluk lain, tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan Kita”. Yesus telah melewati semua penderitaan dan kematian, dan Tuhan telah membuktikan kuasaNya, kepemilikanNya atas kehidupan kita. Kita pun semua yang ada disini, juga memperoleh kasih karunia Tuhan berupa kehidupan, kesempatan terbaik. Namun Amang Drs. Tupa Simanungkalit ini, jelas saya kenal, sejak kami di Semianarium ini, demikian dengan anak – anaknya, apalagi yang Pendeta, jelas saya kenal sejak mahasiswa juga. Kurang begitu ingat jelas, bagaimana perjumpaan kami terakhir, tetapi tidak sangka justru itu menjadi perjumpaan terakhir, memang banyak hal yang bisa terjadi yang tidak kita duga sama sekali seperti perpisahan ini, kata Ompu i Ephorus.

Tentu kita bersedih dengan kematian orangtua kita, tetapi karena kebangkitan Yesus Kristus, kita bersukacita atas kemenangan Yesus mengalahkan kematian, kematian bukan akhir dari kehidupan tetapi jutru akan bersama dengan Tuhan. Walaupun orangtua kita telah meninggal dunia, tetapi kasih karunia Tuhan tidak berhenti dan akan terus berlanjut kepada kita semua asal kita percaya kepadaNya, Tuhan senantiasa memberkati kita semua, kata Ompu i.

Keluarga yang diawakili oleh Pdt. A. Simanungkalit, menyampaikan terimakasih atas kedatangan Ompu i Ephorus HKBP bersama rombongan. Keluarga sangat senang dan terhibur atas kehadiran Ompu i Ephorus bersama rombongan dari Kantor Pusat HKBP. Ini menjadi kebanggaan kami, kami tidak dapat membalaskan kebaikan dan perhatian dari Ompu i Ephorus HKBP, tetapi kami berdoa kiranya Tuhan senantiasa menyertai Ompu i Ephorus dalam memimpin gerejaNya HKBP. Kami perlu memberitahukan informasi kalau acara adat dan pemakaman direncanakan hari Jumat ini, kata keluarga.

Acara tersebut berlangsung dipandu oleh Pendeta HKBP Ressort Simanungkalit Pdt. Amir Sitorus, kemudian doa pembuka oleh Pdt. Morhan Doloksaribu, dan doa penutup langsung dibawakan oleh Ompu i Ephorus. Marilah kita bapak/ibu mendoakan keluarga, kiranya Tuhan menguatkan semua keluarga. (APS)

 

 

comments

Leave a Reply

Pustaka Digital