"Arga do hamu ditobus; unang ma olo hamu parhatobanon ni jolma!

Kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar. Karena itu janganlah kamu menjadi hamba manusia."

1 Korint 7:23

Menjadi Pelayan HKBP yang Rendah Hati dan Selalu Belajar

SILALAHI, hkbp.or.id - Cepatnya perkembangan pengetahuan manusia juga menghadirkan ragam tantangan yang kadangkala mendatangkan rasa heran. Tak luput ragam tantangan dalam kehidupan bergereja di HKBP.

Mengantisipasi ragam tantangan tersebut, HKBP Distrik Dairi, dipimpin oleh Praeses Pdt. Sampur Manullang, mengadakan pemberdayaan kepada seluruh Pelayan Penuh Waktu se-Distrik Dairi (28/9/2021).




Sekretaris Jenderal HKBP, Pdt. Victor Tinambunan hadir memaparkan tentang Transformasi HKBP. "Transformasi menjadi gerak lebih lincah dan indah, bukan hanya  organisasi melainkan juga  personel (pelayan penuh waktu HKBP -red)," terang Pdt. Tinambunan.


Cepatnya arus informasi dan perkembangan kehidupan harus diimbangi oleh para pelayan penuh waktu dengan cara mengembangkan kemampuan diri. Menurut Pdt. Tinambunan, cara mengembangkan kemampuan diri yang paling sederhana adalah dengan cara membaca buku. "Seorang pelayan harus terus membaca buku, sedikitnya 1 buku dalam 1 bulan," kata Pdt. Tinambunan kepada 73 peserta yang hadir di gedung gereja HKBP Silalahi tempat kegiatan dilaksanakan.

Dalam kegiatan kali ini hadir juga Pdt. (Em.) W.T.P. Simarmata (Ephorus HKBP 2012-2016/Anggota DPD RI 2019-2024) memaparkan "Resolusi Konflik dan Kecakapan Pastoral."



Pdt. Tinambunan juga menyampaikan piagam penghargaan kepada HKBP Persiapan Resort Huta Raja yang dilayani oleh Pdt. Sabdu Tambunan sebagai resort pertama di Distrik Dairi yang menggunakan fasilitas virtual account dari Bank BRI dalam mengirimkan dana Persembahan II ke Kantor Pusat HKBP.

Menutup paparannya, Pdt. Tinambunan menekankan agar para pelayan penuh waktu selalu rendah hati membuka diri untuk belajar, bercermin, berubah, dan berbuah sebagai bagian dari iman dan kesetiaan kepada Tuhan.


*SKS-NS/ERHS*

Pustaka Digital