"Pesta Parningotan Ari Hananaek Ni Tuhan Jesus
Topik: Gabe Sitindangi Ni Kristus Tu Sandok Portibi On (Menjadi Saksi Kristus Sampai ke Ujung Bumi)"

Ev: Ulaon ni Apostel 1:6-11/Ep: Psalmen 68:8-19

PANGGILAN TUHAN BAGI SETIAP ORANG ISTIMEWA: HKBP Binjai, Resort Binjai

Minggu, 30 Januari 2022, Kepala Departemen Koinonia, Pdt. Dr. Deonal Sinaga, melayankan khotbah di HKBP Binjai, Resort Binjai, Distrik XXIII Binjai-Langkat. Terdapat 6 sesi kebaktian, dan Ka. Dep. Koinonia melayankan khotbah pada ibadah pukul 10.30 WIB. HKBP Binjai adalah resort induk di Distrik XXIII Binjai Langkat. Jemaat ini dilayani oleh pendeta resort, Pdt. Hendra Victor Lumbantobing, M.Si, Pdt. Ferry Pakpahan, Bvr. Edon Gurning, S.Mis., Gr. Hotman Napitupulu, dan 68 orang sintua. Jumlah jemaatnya terdiri dari 1.150 KK dan terbagi ke dalam 13 wijk.



Pada kebaktian minggu 30 Januari 2022, kapasitas gedung gereja sekitar 550 seat terisi hampir merata dengan menerapkan jarak menurut prokes. Salah satu yang istimewa dari pelayanan kebaktian Minggu ini adalah kepiawaian para remaja dan naposobulung bermain musik tiup dalam mengiringi kebaktian.



Seorang Ibu menghampiri Kepala Departemen Koinonia, Pdt. Dr. Deonal Sinaga, seraya berakata, “na binoto na sai laon passion show do Amang, hape adong do passion guru, passion polisi, passion tentara, passion perawat, passion petani,” lalu mereka tertawa sembari bersalaman. Dalam khotbahnya, Pdt. Deonal Sinaga memang menyampaikan, “Panggilan Tuhan bagi setiap orang sangat penting dan istimewa. Karena itu, setiap orang harus meresponsnya dengan iman, ketaatan, dan kesetiaan seperti yang Yeremia lakukan. Kita harus merespons panggilan kita dengan pemahaman yang mendalam bahwa Tuhan mengharapkan sesuatu yang istimewa dari kita. Kita perlu mendengar suara hati kita. Kita harus peka terhadap suara Tuhan. Tuhan menunjukkan pemanggilannya dengan cara dan jalan yang beragam.


Cara dan jalan Tuhan memanggil saudara dan saya pasti berbeda. Berbeda dengan orang lain. Karena itu, yang utama adalah bahwa kita mengimani panggilan kita. Saya mengimani bahwa Tuhan memanggil saya sebagai seorang pendeta dan saya harus meresponsnya dengan iman, kasih, kesetiaan, dan ketaatan. Demikian juga dengan saudara. Mungkin saudara Tuhan panggil menjadi guru, polisi, tentara, perawat, petani, orang tua, pedagang, nelayan, atau apa pun itu, dan itu harus kita pandang sebagai panggilan Tuhan yang sangat mulia. Itu sangat penting dan sama pentingnya dengan panggilan nabi, pengkhotbah, atau guru di bait suci Allah. Karena itu, panggilan itu harus direspons dengan iman, kasih, dan kesetiaan kepada Tuhan.”


Seusai kebaktian, inang pendeta resort, br. Tambunan bersama-sama dengan beberapa parhalado menjamu rombongan Ka. Dep. Koinonia makan siang bersama di rumah dinas pendeta resort kendati Pdt. Hendra Victor Lumbangtobing sedang dinas luar ke Pulau Samosir. Acara diakhiri dengan foto bersama. (DK-NXC)


Pustaka Digital