"Di ari uju na jongjong ho di adopan ni Jahowa, Debatam, di Horeb, uju na nidok ni Jahowa tu ho; paluhut ma bangso i di Ahu, asa Ahu patubegehon tu nasida hatangKu, angka siparateatehononnasida, asa marhabiaran nasida mida Ahu saleleng mangolu nasida di tano on, asa diajarhon huhut tu angka anakhonnasida.

Yakni hari itu ketika engkau berdiri di hadapan Tuhan, Allahmu, di Horeb, waktu Tuhan berfirman kepadaku: suruhlah bangsa itu berkumpul kepada-Ku, maka Aku akan memberi mereka mendengar segala perkataan-Ku, sehingga mereka takut kepada-Ku selama mereka hidup di muka bumi dan mengajarkan demikian kepada anak-anak mereka."

5 Musa 4:10

Pdt. Dr. Deonal Sinaga: Sukacita Paskah, Kristus Telah Bangkit

Dalam tradisi liturgi Kristen, Perayaan Paskah dimulai dari ibadah-ibadah Passion, Jumat Agung, Buhabuha Ijuk (ibadah subuh) dan Paskah. Penderitaan, kematian Yesus Kristus tidak terpisahkan dari kebangkitan-Nya, maka Paskah merupakan perayaan besar kekristenan.


Kepala Departemen Koinonia, Pdt. Dr. Deonal Sinaga melayankan khotbah pada Ibadah Perayaan Paskah I (17/4/2022) di HKBP Pearaja Tarutung yang diselenggarakan pada jam 09.00 WIB. Sebelumnya telah diadakan ibadah buhabuha ijuk (ibadah subuh) yang dipimpin Pendeta HKBP Resort Pearaja Tarutung, Pdt. Saor Hutagaol, S.Th, jemaat dewasa, dan anak-anak Sekolah Minggu. 


"Sukacita Paskah ialah Kristus telah bangkit," tegas Pdt. Dr. Deonal Sinaga. 

Pdt. Deonal memaparkan dalam khotbahnya, "di tengah dunia yang gelap dan mencekam, dibutuhkan secercah sinar yang memberi harapan dan menunjukkan arah. Di tengah dunia yang penuh kekerasan dan perang, dibutuhkan hikmat dan kemampuan menahan diri. Di tengah dunia yang penuh kebencian dan rasa curiga, dibutuhkan kesejukan dan pikiran positif. Di tengah dunia yang sangat kacau dan nampaknya orang sudah kehilangan harapan, dibutuhkan kekuatan untuk bertahan dan berita yang memberikan harapan."


"Karena itu, dunia ini membutuhkan sesuatu yang dapat mengubah hati manusia. Dunia ini membutuhkan sesuatu yang dapat mengubah pola pikir manusia. Dunia ini membutuhkan secercah sinar yang dapat membawa kesejukan, memberikan harapan dan menunjukkan arah sejarah. Itu datangnya hanya dari Tuhan Allah saja. Itu sudah terjadi. Once for all – Sekali untuk semua. Itulah yang kita rayakan hari ini! Paskah: kebangkitan Yesus," jelas Pdt. Deonal.


Jemaat HKBP yang hadir pada ibadah pukul 09.00 WIB sangat tekun dan antusias mendengar khotbah yang disampaikan Pdt. Deonal. 

Saat Pdt. Deonal mengatakan "Nunga Hehe Kristus (Kristus telah bangkit)," Jemaat menyambutnya serentak, "i do tutu, nunga bangkit Kristus i" (ya, benar, Kristus telah bangkit). (B-TIK)



Pustaka Digital