"Arga do hamu ditobus; unang ma olo hamu parhatobanon ni jolma!

Kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar. Karena itu janganlah kamu menjadi hamba manusia."

1 Korint 7:23

Pelayanan Kepala Departemen Koinonia Pada Parheheon Ina Dan Perayaan Ulang Tahun HKBP Pasar Onan Manduamas

Minggu, 12 September 2021, HKBP Pasar Onan (P.O.) Manduamas, Resort Manduamas, Distrik IX Sibolga-Tapteng-Nias merayakan Pesta Puncak Parheheon Ina se-Resort Manduamas sekaligus ulang tahun gereja yang ke-84 tahun. HKBP Pasar Onan Manduamas terletak di Kecamatan Manduamas, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Mayoritas warga kecamatan Manduamas memeluk agama Kristen dan Islam. Selain gereja HKBP, juga terdapat denominasi gereja lainnya, yaitu Katolik dan HKI. Kata Manduamas sendiri berasal dari pohon manduamas yang banyak ditanam di pinggir jalan.


Pada kebaktian minggu ke-XV setelah trinitatis ini, Kepala Departemen Koinonia HKBP, Pdt. Dr. Deonal Sinaga, diundang untuk melayankan khotbah yang tertulis dalam Markus 8:31-38. Praeses HKBP Distrik IX Sibolga-Tapteng-Nias, Pdt. Donda Simanjuntak, S.Th., melayani sebagai liturgis, sedangkan pendeta resort, Pdt. Edward M. Siahaan, S.Th., M.M., bertugas sebagai pembaca warta sekaligus sejarah singkat HKBP P.O. Manduamas, dan Pdt. Robert Siahaan, S.Th., pendeta Resort Manduamas Barat, bertugas sebagai pendoa syafaat.


Di dalam sejarah singkat tersebut dipaparkan bahwa peribadahan pertama kali dilakukan di Manduamas yaitu pada pertengahan bulan September tahun 1937 yang dilayani oleh evangelis Sihotang. Melalui tanah yang diberikan oleh keluarga Op. Gani Bako (Naibaho) yang beragama Islam, jemaat mampu membangun gereja darurat. Pada tahun 1944, ruas Manduamas telah mencapai angka 45 KK. Sepanjang perjalanan sejarah gereja HKBP P. O. Manduamas, peletakan batu pertama (Mameakhon Batu Ojahan) dilakukan pada 10 Juli 1994. Tahun 2016, untuk memudahkan pelayanan, maka Resort Manduamas dibagi menjadi 3 regional, yakni Regional I, HKBP P.O. Manduamas dan Manduamas SP.2; Regional II, HKBP Tumba Jae, HKBP Pardomuan Nauli dan HKBP Tumba Paranginan; Regional III, HKBP Binjohara, HKBP Saragih dan HKBP Nanjur.



Kebaktian Minggu dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan yang telah dihimbau oleh pemerintah. Sesuai kebaktian Minggu, seluruh jemaat yang hadir, yang didominasi kaum Ibu, makan bersama yang telah disediakan panitia, lalu dilanjutkan dengan launching lagu “Tano Manduamas” yang dikarang oleh Pdt. E. M. Siahaan dan Tagor Tampubolon, dan pembagian hadiah perlombaan-perlombaan yang telah diadakan beberapa minggu sebelum pesta puncak tersebut. (DK-AAS)


Pustaka Digital