"Ai Ahu do donganmu,” ninna Jahowa, “laho paluahon ho; ai sun siap do bahenonHu saluhut bangso parbegu haambolonganmu na Hubahen i na sai laon, alai anggo ho ndang siap bahenonHu; ingkon pinsangonHu do ho nian hombar tu uhum, jala ndang tarbahen so toruanHu ho.

Sebab Aku menyertai engkau, demikianlah firman TUHAN, untuk menyelamatkan engkau: segala bangsa yang ke antaranya engkau Kuserahkan akan Kuhabiskan, tetapi engkau ini tidak akan Kuhabiskan. Aku akan menghajar engkau menurut hukum, tetapi Aku sama sekali tidak memandang engkau tak bersalah."

Jeremia 30:11

Pemberdayaan Sekretaris Dan Bendahara Huria HKBP Distrik X Medan Aceh


Medan (26/5/2021), Program pemberdayaan yang menjadi program utama HKBP tahun 2021 terus bergulir. Kali ini majelis perbendaharaan dan sekretariat jemaat di Distrik Medan Aceh memperoleh pemberdayaan dari Sekretaris Jenderal HKBP, Pdt. Victor Tinambunan.

Tema yang diangkat serupa dengan tema Tahun Pemberdayaan HKBP 2021 yang tertulis dalam Yohanes 15:16, dengan sub tema, ditengah Pandemi Covid 19, kita berbenah dan bertransformasi menunaikan tugas Gereja dengan Kewaspadaan.


Sebagai narasumber, Pdt. Tinambunan, membuka sesinya dengan mengajak warga gereja untuk bermetamorfosa dalam beradaptasi menghadapi perubahan dunia yang signifikan. "Gereja harus bermetamorfosa (bertransformasi) laiknya kupu-kupu, dari kepompong menjadi keindahan, kupu-kupu. HKBP juga demikian. Tetapi HKBP harus tetap menjadi HKBP namun pelayanannyalah yg bertransformasi menjadi HKBP yang  lebih baik. HKBP yang lebih lincah, HKBP yang lebih cerdas, yang mampu mengikuti perkembangan zaman namun tidak menjadi serupa dengan keadaan zaman," papar Pdt. Tinambunan.

Menekankan pemahaman Teologi Persembahan, Pdt. Tinambunan mengatakan bahwa orang Kristen memberi persembahan adalah "karena," bukan "supaya." Artinya demikian, kita memberikan persembahan adalah karena telah menerima berkat, bukan supaya menerima berkat.

Dalam kesempatan ini Pdt. Tinambunan juga memaparkan bagaimana sistem kerja pengelolaan keuangan HKBP saat ini, dimana sudah menuju tercapainya pengelolaan keuangan yang akuntabel dan transparan. "Sekarang tinggal bagaimana kita meningkatkan rasa saling percaya tiap jemaat, huria, resort, dan  distrik serta pusat agar tercapai pengelolaan keuangan yg terpercaya," terang Pdt. Tinambunan. 

Seperti biasa kunjungannya ke distrik-distrik, Pdt. Tinambunan dalam kesempatan ini juga menunjukkan bagaimana keadaan laporan keuangan Diatrik X Medan Aceh ke Kantor Pusat dalam rangka evaluasi bersama demi tranparansi dan kebaikan bersama.


Menutup pemaparannya Pdt. Tinambunan mengutip ucapan Pdt. Dr. Justin Sihombing "Gereja tidak hidup karena uang, tetapi gereja yang hidup pasti punya uang yang cukup."

Di akhir sesi, diadakan penyerahkan piagam penghargaan dari Kantor Pusat HKBP kepada jemaat di Distrik Medan Aceh yang pertama menggunakan virtual account dan yang dinilai baik dalam pengiriman kewajiban ke Kantor Pusat HKBP:

1. HKBP HELVETIA SADA. Pengguna Virtual ACCOUNT BRI pertama pengiriman Pelean II/namarboho dari Distrik X Medan Aceh.

2. HKBP Indra Kasih. Pengguna Virtual Account Bank Mandiri pertama pengiriman Pelean II/namarboho dari Distrik X Medan Aceh.

3. Piagam Penghargaan kepada HKBP Resort Medan, penyetoran Pelean II/namarboho yang baik pada tahun 2020.


Korespondensi: Kantor Sekjend HKBP

Pustaka Digital