"Arga do hamu ditobus; unang ma olo hamu parhatobanon ni jolma!

Kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar. Karena itu janganlah kamu menjadi hamba manusia."

1 Korint 7:23

Pembinaan Sintua HKBP Se-Resort Lintong ni Huta, Distrik XVI Humbang Habinsaran

HKBP Resort Lintong ni Huta terdiri dari 5 Huria (Jemaat), yaitu HKBP Sabungan, HKBP Sigompul, HKBP Bonan Dolok, HKBP Dame dan HKBP Lobutua. Jumlah majelis dan calon penatua yang melayani di 5 gereja ini sebanyak 44 orang, termasuk pelayan penuh waktu, Pendeta Resort, Pdt. Bulman Manalu, S.Th, MM, Gr. Parlaungan Sipahutar dan Diak. Hebat Saing.


Sesuai dengan program, HKBP Resort Lintong ni Huta mengadakan pembinaan kepada majelis penatua dan calon penatua yang dilaksanakan pada Senin (1/11/2021) di gereja induk, HKBP Sabungan, Lintong Ni Huta, Tapanuli Utara. Kegiatan diawali dengan ibadah pembuka yang dipimpin oleh Pdt. Grace Metaria Sihombing (pendeta fungsional di HKBP Distrik XVI Humbang Habinsaran), dan khotbah dilayankan oleh Pdt. Darna Lumbangtobing (Praeses HKBP Distrik XVI Humbang Habinsaran).

 

Sesi pertama dimulai pukul 10.15 WIB oleh Kepala Departemen Koinonia HKBP. Dalam ceramahnya, Pdt. Dr. Deonal Sinaga menyampaikan topik “Sintua Zaman Now: Menjadi Pempimpin (parhalado) yang Melayani dari Hati (Marhobas sian nasa Roha).” Dalam ceramahnya Pdt. Deonal Sinaga memaparkan 10 nilai-nilai yang perlu dikembangkan para sintua di era zaman now. Para sintua diharapkan mempunyai integritas kepribadian, kerendahan hati, keramahtamahan, keterbukaan, berpikir positif, gemar bertanya, compassionate, pendamai, berkeadilan, dan harus visioner. “Jika para sintua memiliki dan mampu mengembangkan nilai-nilai tersebut, maka secara tidak langsung para sintua sudah mampu menjadi pemimpin yang melayani dari hati,” ujar Pdt. Sinaga.

 

Materi kedua disampaikan Kepala Biro TIK, Pdt. Fortunate SMM Siagian, S.Th dengan topik " Teknologi Informasi berguna melayan Tuhan dan Sesama.". Kecanggihan teknologi informasi sekarang telah menempatkan manusia di dua dunia, yakni dunia pisik dan dunia virtual. Manusia telah dapat melakukan interaksi dengan sesamanya di kedua dunia ini. Untuk itu, gereja di masa sekarang sudah harus memaksimalkan teknologi informasi dalam pelayanannya. Dengan teknologi informasi, gereja telah dapat melakukan komunikasi, komunitas dan pemuridan. Gereja sangat terbantu melaksanakan tri tugas panggilannya melalui kemajuan teknologi yang berkembang di masa sekarang, jelas Pdt. Fortunate.

 

Pembinaan yang berlangsung satu hari yang diperkaya oleh Cal. Pdt. Cintya PardedeS.Th staf di Biro TIK, lewat materi yang berjudul Melayani Tuhan di Era Digital. “Banyak gereja telah mempergunakan media digital dalam pelayanannya. Orang-orang muda yang paham media digital dipercayakan mengelola multimedia di dalam pelayanan gereja,” jelas Cintya.

 

Peserta yang hadir merasa tercerahkan untuk memahami arti pelayanan dan penggunaan teknologi di dalam.pelayanan gereja. Hal itu diungkapkan para peserta melalui pertanyaan-pertanyaan yang diajukan kepada pemateri. (B-TIK)

Pustaka Digital