"Manang ise na mangarupa halak na parir, mangaleai Sitompa ibana do; alai manang ise na pasangap Ibana, asi do rohana mida na pogos.

Siapa menindas orang yang lemah, menghina Penciptanya, tetapi siapa menaruh belas kasihan kepada orang miskin, memuliakan Dia."

Poda 14:31

Pemuda/i Menuju Ending AIDS 2030

Selasa, 23 November 2021 secara virtual melalui Zoom, HKBP AIDS Ministry (HAM) menyelenggarakan Seminar HIV AIDS dan Kesehatan Reproduksi kepada pemuda/i. Seminar dihadiri sebanyak 68 pemuda/i dari berbagai Distrik HKBP, mahasiswa, serta partisipan dari gereja lain yang dimoderasi oleh C. Diak. Nadia Manurung, S. Ag. Seminar ini adalah salah satu kegiatan yang dilakukan oleh HKBP (dalam hal ini lembaga HKBP AIDS Ministry) guna menyongsong peringatan Hari AIDS Sedunia (HAS) pada 01 Desember 2021 mendatang. Tujuannya adalah untuk membangun kesadaran masyarakat dan gereja dalam penanggulangan dan pencegahan HIV, khususnya untuk kaum pemuda/i.


Seminar diawali dengan doa pembuka dari seorang peserta, Yosua Manurung (PND XVIII Jabartengdiy). Setelahnya, seminar dibuka oleh Diak. Berlina Sibagariang (Sekretaris Eksekutif HAM).

Sesi pertama disampaikan oleh dr. Basaria Lumbangaol, M. Kes. Menyampaikan tentang “Kesehatan Reproduksi”, beliau mengajak para pemuda untuk menjaga kesehatan reproduksi masing-masing.

Kemudian, sesi kedua dilanjutkan oleh Diak. Berlina Sibagariang dengan pemaparan “Bersama Pemuda Menuju Ending AIDS 2030”. Beliau mengajak pemuda untuk menjadi bagian dari pengendalian dan pencegahan HIV, mengingat kasus HIV paling banyak dialami oleh kalangan pemuda. Ditekankan juga agar seluruh pemuda/i bersiap untuk tidak menjadi pelaku stigma dan diskriminasi kepada Orang dengan HIV AIDS (ODHA). Baiklah pemuda menjadi pendamping dan merangkul, serta mendukung kesehatan Orang-orang dengan HIV.





Seluruh peserta antusias dalam seminar, dengan mengajukan pertanyaan baik melalui room chat maupun dialog langsung. Mereka juga mengusulkan supaya HAM di setiap distrik semakin ditingkatkan pelayanannya agar ending AIDS 2030 dapat tercapai. Lalu, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian doorprize kepada tiga orang pemenang yang berhasil menjawab 3 pertanyaan dengan benar. Seminar ditutup oleh Kepala Departemen Diakonia HKBP, Pdt. Debora Purada Sinaga, M. Th, serta ditutup dengan doa oleh Diak. Melda Simanjuntak, S. Ag.


Semoga kegiatan ini dapat mendorong kebijakan gereja serta pemuda/i untuk peduli dalam pencapaian ending AIDS 2030.

HKBP menjadi berkat


Pustaka Digital