"Jadi dapothonon ni angka bangso parbegu ma panondangmu dohot angka raja mandapothon sinondang naung binsar di ho.

Bangsa-bangsa berduyun-duyun datang kepada terangmu, dan raja-raja kepada cahaya yang terbit bagimu."

Jesaya 60 : 3

PPD HKBP DISTRIK XXXI MEDAN UTARA PHD BERSAMA JEMAAT INA HKBP PERCUT

Percut( 05/07/2022), Persekutuan Perempuan Distrik (PPD) XXXI Medan Utara untuk pertama sekali mengadakan PHD (Patanakhon Hata Ni Debata) ke gereja-gereja yang termasuk dalam Distrik XXXI Medan Utara setelah dua tahun terhenti akibat pandemi covid-19 yang melanda dunia termasuk Indonesia. Setelah pemerintah menetapkan New Normal PPD tetap mengadakan PHD yang bertempat di kantor Distrik XXXI Medan Utara. 


Selama masa pandemi PPD juga di layani oleh Pelayan Penuh Waktu (fulltimer) di kantor distrik. Kerinduan seluruh PPD untuk mengunjungi gereja-gereja untuk mengadakan PHD sekali dalam sebulan dimulai pada selasa, 05 juli 2022. 


Kunjungan pertama dilakukan di HKBP PERCUT Resort Percut yang di pimpin oleh Pdt. Nelson Tambun. Dalam Ibadah perdana itu terlihat semangat dan antusias seluruh anggota PPD dan Ina Huria HKBP Percut hadir 65 orang secara keseluruhan.


Ibadah tersebut dilayani oleh Biblevrow Merti Panjaitan,  pendoa syafaat Herlina Simamora dai HKBP Nommensen Pulo Brayan dan Pelayan Firman yaitu Praeses Distrik XXXI Medan Utara Pdt. Suwandi Sinambela, S.Th, M.Psi. Melalui Firman Tuhan dari 1 Korintus 12:11-14a;  "seluruh ina HKBP Distrik XXXI Medan Utara untuk senantiasa bersama-sama melayani di Distrik Medan Utara karena sebagai manusia kita hanya alat Allah untuk menyatakan KasihNya kepada seluruh manusia dan sebagai ina huria harus senantiasa mau dipakai Allah untuk melakukan ragam pelayanan di kehidupan kaum perempuan", ajakan praeses dalam Khotbahnya. 


Bentuk dari pelayanan PPD kepada kaum perempuan yang hadir dalam ibadah tersebut dengan mengadakan pelatihan merangkai bunga altar hidup untuk di buat dalam setiap peribadahan di gereja yang dipimpin langsung oleh Ketua PPD Distrik XXXI Medan Utara Rosdiana Sinaga. "Harapannya agar melalui merangkai bunga hidup altar gereja kaum perempuan mampu memberikan hatinya melayani Tuhan melalu partisipasi dalam merangkai bunga tersebut sehingga terlihat kasih yang dari pada Allah hidup di dalam peribadahan-peribadahan di setiap gereja", ujar Rosdiana. 


Koresponden: 

Pdt. Suwandi Sinambela, S.Th, M.Psi

CPdt. Willyam Limbong, S.Th