"Arga do hamu ditobus; unang ma olo hamu parhatobanon ni jolma!

Kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar. Karena itu janganlah kamu menjadi hamba manusia."

1 Korint 7:23

Rangkaian kerja dan Pelayanan Departemen Diakonia di Distrik IX Sibolga Tapanuli Tengah

Edukatif, Transformatif, dan Pro-Aktif

Ketiga kata di atas sepertinya mewakili serangkaian kegiatan yang dilakukan oleh Departemen Diakonia HKBP selama berkunjung di Sibolga. Menjawab panggilan melayani di tengah-tengan pandemi yang melanda, Ibu Kepala Departemen Diakonia, Pdt. Debora Purada Sinaga M.Th dan jajaran Biro dan unit di dalamnya telah melakukan Berbagai kegiatan yang kita harapkan berdampak pada kehidupan jemaat yang dikunjungi. Bersama dengan Departemen Diakonia, turut serta tokoh-tokoh inspiratif dan kreatif diantaranya, Praeses HKBP distrik IX Sibolga-TapTeng, Pdt. Donda Simanjuntak S.Th, koordinator RBM PK. Hephata Bvr. Rosdiery Sibarani, para pelayan full-timer HKBP, stake holder RBM dan Pemuda distrik. Dan hadir secara khusus Kapolres Sibolga, AKBP Taryono Raharja.



Beberapa kegiatan yang dilakukan di antaranya:

1. Penyerahan bibit ikan lele kepada pemuda distrik, dalam rangka ketahanan pangan

2. Pelatihan ketahanan pangan

3. Penyerahan sembako dan alat bantu kursi roda kepada RBM PK. Hephata Sibolga (kapolres sibolga)

4. Penyerahan sembako dan mesin jahit kepada RBM PK. Hephata

5. Penyerahan sembako dan kunjungan pastoral RBM PK. Hephata Di HKBP Sipeapea dan HKBP Sirau

6. Kunjungan gerejawi (pelayanan kotbah)



Di dalam hati yang bersyukur dan rasa optimis membuat tim kerja melakukan setiap kegiatan dengan sangat baik. Tidak ada kekuatan yang berasal dari diri, namun semangat berkobar melihat kerinduan jemaat terlebih orang-orang spesial dampingan PK. Hephata. Nasihat, arahan dan semangat senantiasa diberikan kepada setiap orang yang dikunjungi agar mampu bertahan di masa sulit ini, dan itulah yang menjadi fokus dari Kepala Departemen Diakonia Pdt. Debora Purada Sinaga M.Th yaitu menanamkan harapan di dalam diri setiap orang dan kepercayaan bahwa Tuhan memampukan orang-orang yang berharap kepada-Nya.



Setiap kegiatan ini, sembari menyentuh kehidupan para jemaat, kiranya dapat memberi impuls positif dan ajakan kepada warga jemaat HKBP secara keseluruhan untuk lebih peduli dan menjawab panggilan hati memperhatikan kehidupan jemaat yang benar-benar membutuhkan perhatian seperti saudara-saudari difabel.


Pada hari Minggu tanggal 19 September 2021, setiap pendeta dari Departemen Diakonia yang mengikuti perjalanan kerja ini melayankan kotbah di setiap gereja yang telah ditentukan. Diharapkan, bahwa jemaat HKBP merasakan kehadiran, dan pelayanan Departemen Diakonia di tengah-tengah kehidupan. HKBP menjadi berkat.


Pustaka Digital