"Jadi diboto saluhut halak Jahudi ma i ro di halak Gorik na maringanan di huta Epesus, gabe songgop ma biar tu rohanasida saluhut, jadi tongam ma goar ni Tuhan Jesus.

Hal itu diketahui oleh seluruh penduduk Efesus, baik orang Jahudi maupun orang Yunani, maka ketakutanlah mereka semua dan makin masyurlah nama Tuhan Yesus."

Ulaon ni apostel 19: 17

Rapat Perdana KPSDP Tahun 2019 Dihadiri Pimpinan HKBP

[caption id="attachment_9725" align="alignnone" width="720"] Ephorus Pdt Darwin Lumbantobing memberikan bimbingan dan arahan[/caption]

Hari ini, Kamis (10/1/2019), Komisi Pengembangan Sumber Daya Pelayan (KPSDP) mengadakan rapat bersama Pimpinan HKBP bertempat di Ruang Oval Kantor Pusat HKBP. Turut hadir, Ompu i Ephorus HKBP Pdt. Dr. Darwin Lumbantobing, Kepala Departemen Koinonia HKBP Pdt. Dr. Martongo Sitinjak, Sekretaris Jenderal HKBP Pdt. David Farel Sibuea, M.Th, D.Min, Kepala Departemen Marturia HKBP Pdt. Dr. Anna V. Pangaribuan, Kepala Departemen Diakonia HKBP Pdt. Debora P. Sinaga, M.Th, Ketua KPSDP Pdt. Horas M. Purba, M.Th, Biv. Sentria Sitorus, Diak. Rosmauli Hutahaean, St. Andar Siburian, SH, MH, Kepala Biro Personalia, Kepala Biro Pembinaan, dan Kepala Biro Jemaat. Adapun tiga anggota KPSDP tidak bisa hadir dikarenakan pelayanan di tempat masing – masing, kata Ketua KPSDP.

Rapat yang berlangsung sejak Pk. 10.00 Wib ini berlangsung dengan serius dan penuh keakraban satu sama lain, mengingat ini juga merupakan pertemuan awal di tahun 2019. Ompu i Ephorus HKBP Pdt. Dr. Darwin Lumbantobing memberikan bimbingan agar KPSDP memikirkan langkah – langkah strategis menjawab pergumulan pelayan termasuk tentang mutasi pelayan. Ada banyak pergumulan pelayan, apakah itu tentang keluarga, apakah itu tentang mutasi, apakah itu tentang sakit fisik dan kejiwaan, apakah itu tentang balanjo dan lainnya, demikian bagaimana upaya kita menjawab para pelayan yang bermasalah apakah itu masalah karena pribadinya maupun keluarga dan bahkan yang berkaitan dengan pelayanan di tengah – tengah jemaat, bahkan bila diperlukan pengadaan tempat pembinaan ataupun menghadirkan para pembina/konselor yang berkompeten untuk ini, bisa direkomendasikan agar ada tindakan konkret, itu semua masih seputar tentang yang perlu dipercakapkan di Komisi Pengembangan Sumber Daya Pelayan ini.

[caption id="attachment_9726" align="alignnone" width="720"] Tim KPSDP[/caption]

KPSDP diharapkan agar serius melaksanakan uraian tugas sesuai dengan arahan Ompu i Ephorus HKBP sebagaimana diaturkan tetap bertanggung – jawab kepada Ephorus HKBP. Termasuk tentang pengadaan buku panduan tentang rekrutmen pelayan HKBP sampai masa pembinaan supaya bisa terkoordinasi dengan baik, kata Sekjend HKBP. Sebenarnya sudah jelas diterangkan Ompu i Ephorus, dan sudah jelas juga keterangan uraian tugas KPSDP sesuai Aturan Peraturan HKBP. Memang tentang pelayan yang kurang sehat, ada kurang sehat secara fisik, dan ada kurang sehat secara kejiwaan, demikian kesejahteraan juga, agar dibuatkan panduan dengan jelas dan adil.

Kesejahteraan di praktisi Zending masih sangat kurang, apalagi berhubungan dengan mutasi juga, sudah belasan tahun mereka berada di daerah Zending supaya memperoleh perhatian. Secara khusus tentang pembinaan calon pelayan, agar ada upaya kita memuat materi tentang zending agar tercipta kecintaan pelayan akan zending HKBP, kata Kadep Marturia. Lalu Kadep Diakonia mengatakan, memang sangat membutuhkan kerja keras yang luar biasa, apalagi memang hingga saat ini database masih dalam proses pengerjaan. Jumlah pelayan yang sakit sudah sangat banyak, dan justru yang sehat juga berpotensi untuk terkena sakit juga. Selain itu ada lagi banyaknya CUM yang bermasalah, sehingga ini juga menjadi beban pelayanan baik secara pribadi, kantor, jemaat, bahkan di tingkat pusat.

[caption id="attachment_9727" align="alignnone" width="720"] Ketua KPSDP HKBP Pdt Horas Purba[/caption]

Kemudian Kadep Koinonia menambahkan, terkesan seperti gereja itu yang dipanggil Tuhan untuk pelayan padahal sebaliknya Pelayan yang dipanggil Tuhan untuk melayani di jemaat. Memang menyelesaikan pergumulan ini harus secara serius dan membutuhkan waktu, jadi terimakasih kepada kita yang mau memberikan hati dan pikiran untuk menyelesaikan ini. Sudah ada sistem, padahal belum ada sistem yang jelas, bagaimana kita mengurai masalah ini dengan rapi dan jelas. Memang kita harus berani mengambil keputusan dan sikap seperti yang dikatakan Ompu i Ephorus untuk menyelesai masalah tersebut bukan saling menyalahkan.

Ketua KPSDP Pdt. Horas M.Purba, M.Th, menyambut bimbingan dan pesan dari Pimpinan HKBP, memang tentang apa yang sudah dikerjakan KPSDP belum benar – benar saya pahami, tetapi begitu saya dipilih menjadi ketua KPSDP, saya langsung mencoba memahami uraian tugas dan berkoordinasi dengan anggota KPSDP. Apalagi dengan bimbingan dan pesan dari Pimpinan HKBP, ini menjadi bekal kami untuk mengerjakan uraian tugas kami. Tentu harapan kami KPSDP ini kami bisa maksimal melaksanakan tugas untuk menjawab pergumulan seluruh pelayan HKBP. Kami akan melanjutkan percakapan kami intern KPSDP usai pertemuan bersama ini, dan pasti tidak selesai hari ini, tetapi membutuhkan proses panjang. Tetapi kami sungguh berterimakasih atas kepercayaan dari Pimpinan HKBP untuk mengemban tugas ini bersama dengan team KPSDP, demikian kata Ketua KPSDP.

Rapat Komisi Pengembangan Sumber Daya Pelayan ini direncanakan akan berlangsung dalam satu hari ini, dan akan berlanjut sesuai dengan percakapan dalam rapat tersebut. Dalam rapat ini juga turut hadir, Kepala Staff Kantor Ephorus Pdt. Robert Soni Hutapea, S.Th, Kabag Personalia Pdt. Tommi Tampubolon, S.Th, dan Para Staff Pimpinan HKBP. Penulis: Pdt. Alter P. Siahaan

 

 

 

 

comments

Leave a Reply