"Ai Ahu do donganmu,” ninna Jahowa, “laho paluahon ho; ai sun siap do bahenonHu saluhut bangso parbegu haambolonganmu na Hubahen i na sai laon, alai anggo ho ndang siap bahenonHu; ingkon pinsangonHu do ho nian hombar tu uhum, jala ndang tarbahen so toruanHu ho.

Sebab Aku menyertai engkau, demikianlah firman TUHAN, untuk menyelamatkan engkau: segala bangsa yang ke antaranya engkau Kuserahkan akan Kuhabiskan, tetapi engkau ini tidak akan Kuhabiskan. Aku akan menghajar engkau menurut hukum, tetapi Aku sama sekali tidak memandang engkau tak bersalah."

Jeremia 30:11

Rapat Persiapan Menuju Konferensi Perempuan Asia Tenggara

Pematangsiantar, (5/8/2021Rapat Persiapan Menuju Konferensi  Perempuan Asia Tenggara dengan tema : "Women Empowerment in Church and Society: Pemberdayaan Perempuan di tengah Gereja dan Masyarakat yang akan dilaksanakan secara semi virtual di gedung Raja Pontas Lumbantobing pada tgl 28-30 September 2021 oleh 75 orang peserta  perempuan gereja anggota LWF se Asia Tenggara. Persiapan yg diadakan secara virtual 05 Agustus 2021 mulai dr jam 14.00 s/d 15.30  kemarin diadakan secara virtual antara Panitia Konferensi dan perwakilan dari Evangelical Lutheran Church in America (ELCA) yaitu Pdt. Dr. Mayuko Yasuda.


Konferensi tersebut disponsori oleh ELCA sebagai tindak lanjut Konferensi Perempuan Se-Asia Tenggara yang diadakan di Hyderabad India pada tahun 2019 dan merupakan salah satu dari program Gender Justice Policy (GJP) Departemen Diakonia HKBP. Lewat diskusi virtual  bersama Mayuko Yasuda  fokus mengupas goal yang akan dicapai untuk jangka pendek dan jangka panjang.

Konferensi yang akan dibuka Ompu i Ephorus HKBP sekaligus sebagai Keynote Speech dan unsur narasumber,  Tomoko Arakawa, director Asian Rural Institute Jepang mengupas tema: Kepemimpinan Perempuan Di tingkat Komunitas. Untuk panel diskusi 3 orang narasumber, Gusti Ayu Bintang Darmavati, Minister of Woman and Children Empowerment of the Republic of Indonesia,   Kepemimpinan Perempuan Menurut PB oleh Pdt. Masuko Yasuda (ELCA),  Pdt. Dr. Deonal Sinaga, Kepala Departemen Konia, Kepemimpinan Perempuan di HKBP dan  Pdt. Dr. Paul Chandran Martin Kepemimpinan Perempuan menurut Perjanjian Lama. Sedangkan Kepala Dept Diakonia bersama Sekretaris Executive Gender Justice Policy (GJP) Dept. Diakonia HKBP, Pdt. Hotnida Siagian, MM berbicara tentang pelayanan GJP selama 2 tahun mendampingi gereja HKBP, anggota gereja LWF dan juga agama lainnya.


Sebagai rangkaian acara akan diawali dengan ibadah pembukaan akan dibawakan oleh Pdt. Dr. Franklin Ishida dari ELCA. Kemudian dilanjutkan pemaparan narasumber, diskusi kelompok dan ibadah penutupan yang dibawakan oleh Pdt. Dr. Benny Sinaga, Ketua Sekolah Bibelvrouw HKBP. Kita berharap melalui Konferensi ini kebersamaan antar sesama perempuan di Asia Tenggara terlebih dengan rekan kerjanya laki-laki akan semakin nampak.

Tuhan memberkati semua persiapan menjadi kemuliaan bagi nama Tuhan serta sukacita bagi kita semua. (SKD-DAT)

Pustaka Digital