Renungan Harian HKBP | 24 Juli 2024

Iman Dasar dari Segala Sesuatu

Doa Pembuka: Terpujilah Engkau Tuhan atas hari yang baru yang masih Tuhan berikan bagi kami saat ini, sebelum memulai segala aktivitas kami, terlebih dahulu kami hendak mendengarkan firmanMu agar apapun yang akan kami lakukan semuanya seturut dengan kehendakMu, di dalam Kristus Yesus kami berdoa, amin.

Firman Tuhan bagi kita hari ini Rabu, 24 Juli 2024, tertulis pada kitab Ibrani 11:1, demikian bunyinya:

Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat"

 Bapak/Ibu, saudara/i yang dikasihi Kristus, Satu bangunan akan tetap berdiri teguh ketika memiliki pondasi yang kuat, yang menopang seluruh bangunan, sehingga ketika ada angin kencang, banjir bandang, bahkan gempa sekalipun tidak akan meruntuhkan bangunan tersebut. Demikianlah Firman Tuhan hari ini menggambarkan apa itu iman bagi setiap orang yang percaya pada Kristus. Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat. Iman yang membuat kita semua dapat bertahan hidup walau apapun yang terjadi, iman yang membuat kita tetap kuat berjalan di tengah badai kehidupan yang kita jalani, iman yang membuat kita tetap setia menaruh pengharapan pada Tuhan Yesus Kristus sebagai satu-satunya Penolong dan Penyelamat kita. Iman yang membuat kita tetap tersenyum menapaki setiap langkah kehidupan kita yang diterpa kegagalan dan kekecewaan. Iman yang membuat kita tetap melakukan kebaikan kepada siapa saja bahkan kepada orang membuat kita terluka dan menangis. Iman yang membuat kita tetap bertahan mengasihi orang lain walau dunia mengatakan bahwa itu adalah kebodohan. Iman yang membuat kita tetap melakukan Firman Tuhan walaupun seluruh dunia menertawai kita. Iman membuat kita tetap tenang dan damai menjalani kehidupan kita,

 Jemaat yang dikasihi Kristus, sikap hidup kita bahkan kualitas hidup kita ditentukan oleh seberapa besar iman kita pada Kristus. Orang yang beriman pasti akan tetap tersenyum dan ceria walau banyak pergumulan yang dihadapinya, mengapa? Sebab iman membuatnya yakin bahwa Tuhan pasti menolongnya, iman membuatnya yakin bahwa ada Tuhan yang menopangnya, ada Tuhan yang membelanya, ada Tuhan yang pasti memberikan yang terbaik baginya, ada Tuhan yang pasti tidak pernah meninggalkannya walau semua orang bahkan keluarga terdekat telah meninggalkannya sehingga orang yang beriman tidak akan pernah jatuh pada keputusasaan apalagi sampai meniadakan Tuhan. Sebab iman yang membuat kita mau mengampuni sehingga hidup kita jauh dari balas dendam, sebaliknya penuh kasih mesra dan pasti akan dirindukan banyak orang kehadirannya.

 Bapak, ibu, saudara/i yang dikasihi Kristus, Firman Tuhan hari ini mengajak kita semua untuk jujur melihat bagaimana sesungguhnya hidup kita sehari-hari. Sosok yang tetap menjadi teladan bagi kita adalah Yesus Kristus, yang tetap penuh kasih walau dihina, dicaci bahkan dilukai, Yesus yang selalu menjadi berkat di manapun berada, Yesus selalu memberitakan dan melakukan kebenaran dan keadilan, Yesus bahkan berdoa bagi orang yang melukainya, Yesus yang tetap setia melaksanakan kehendak Allah walau Ia tahu bahwa penderitaan dan kesakitan bahkan hidupnya akan dipertaruhkan, karena Yesus percaya bahwa kehendak Allah di atas segala-galanya bahwa melakukan kehendak Allah menjadikan Yesus sebagai Juruselamat dunia. Marilah kita semua mau menjadi orang yang memiliki iman teguh sehingga hidup kita pasti akan baik-baik saja karena imanlah yang menjadi dasar dalam menjalani kehidupan kita, Amin.

Doa Penutup: Terima kasih Tuhan atas firmanMu yang mengingatkan kami semua bahwa iman adalah fondasi bagi kami dalam menjalani kehidupan ini sehingga kualitas hidup kami akan sangat nyata melalui iman kami masing-masing sehingga dimanapun kami berada, kepada siapapun kmi bertemu hidup kami tetap menjadi saluran berkatMu dan nama Tuhan ditinggikan dimuliakan, dalam Kristus Yesus kami berdoa, Anugerah Tuhan kita Yesus Kristus, kasih setia dari Allah Bapa dan Persekutuan Roh Kudus, kiranya menyertai saudara/i sekalian, Amin.


Pdt. Emilda Sibarani – Melayani di Biro Sending HKBP

Pustaka Digital