"Molo ingkon mamujimuji ahu, angka hagaleonki ma hupapujipuji.

Jika aku harus bermegah, maka aku akan bermegah atas kelemahanku."

2 Korint. 11:30

Sekretaris Jenderal HKBP Sampaikan Khotbah di HKBP Sri Gunting


Minggu III setelah Trinitatis (20/6/2021), Sekretaris Jenderal HKBP, Pdt. Victor Tinambunan menyampaikan Firman Tuhan dalam kebaktian di HKBP Sri Gunting, Medan. Ayat Alkitab sebagai dasar khotbah dari 2 Korintus 6:1-10 (Toba). "Mengapa Paulus bisa bertahan dalam penderitaan yang seperti itu? Karena dia tetap terhubung kepada Tuhan, sumber kekuatan dan kasih," terang Pdt. Tinambunan. 


Pdt. Tinambunan menyampaikan Firman Tuhan pada kebaktian pagi dan siang. Liturgis pada kebaktian pagi dilayani oleh majelis perempuan, St. DL. Siregar dan liturgis kebaktian siang dilayani oleh majelis laki-laki, St. P. Simanjuntak. 


Dalam khotbahnya, Pdt. Tinambunan mendorong warga jemaat untuk menyadari posisinya sebagai Pemberita Injil dalam kehidupan sehari-hari. "Paulus adalah Pemberita Injil dalam kehidupannya masa itu dan kita semua juga adalah Pemberita Injil dalam kehidupan kita masing-masing, melalui pikiran, perkataan, dan perbuatan," terang Pdt. Tinambunan. 

Pdt. Tinambunan juga mengajak warga jemaat untuk menempatkan iman paling pertama dan utama dengan mewujudkan 3 tinggi 1 rendah: tinggi iman, tinggi pengetahuan, tinggi perbuatan baik, dan rendah hati. Dengan demikian warga jemaat Tuhan akan memancarkan terang Kristus di manapun dan tidak menjadi batu sandungan bagi orang lain, seperti Paulus (ay. 3). 

Dalam khotbahnya, Pdt. Tinambunan menekankan, baik majelis maupun warga jemaat, semua dipakai Tuhan sebagai alat-Nya untuk memberitakan Firman Tuhan dan menyalurkan kasih yang berasal dari Tuhan. "Manang didia hita, naeng ma nian patar holongni rohani Debata marhite holongni rohanta, marhite panghataionta, dohot marhite parangenta," jelas Pdt. Tinambunan. 

Korespondensi: Kantor Sekjend HKBP


Pustaka Digital