"Ai Ahu do donganmu,” ninna Jahowa, “laho paluahon ho; ai sun siap do bahenonHu saluhut bangso parbegu haambolonganmu na Hubahen i na sai laon, alai anggo ho ndang siap bahenonHu; ingkon pinsangonHu do ho nian hombar tu uhum, jala ndang tarbahen so toruanHu ho.

Sebab Aku menyertai engkau, demikianlah firman TUHAN, untuk menyelamatkan engkau: segala bangsa yang ke antaranya engkau Kuserahkan akan Kuhabiskan, tetapi engkau ini tidak akan Kuhabiskan. Aku akan menghajar engkau menurut hukum, tetapi Aku sama sekali tidak memandang engkau tak bersalah."

Jeremia 30:11

Seminar Virtual Kemitraan Gereja Anggota UEM Regional Asia

Menyambut 25 Tahun Internasionalisasi United Evangelical in Mission (UEM) tahun 2021, Departemen Asia mengadakan Seminar secara Virtual Kemitraan Gereja Anggota UEM Regional Asia, Kamis 22 April 2021 pukul 14.00 -17.00 (WIB). Seminar tersebut dihadiri oleh pengurus UEM dari Wuppertal, Jerman, yaitu Sekretris Jenderal UEM, Pdt . Volker Dally, Sekretaris Departemen  Asia Pdt. Dr. Dyah Krismawati, Kepala Departemen Pelatihan dan Pemberdayaan, Pdt Dr Andar Pasaribu. Hadir juga Sekretaris Departemen Afrika, Pdt Dr. Kabango, Wakil Sekretaris Departemen Asia, Pdt Petrus Sugito (Pematangsiantar) yang memoderasi Seminar tersebut. 

 



Pimpinan Sinode dan Pengurus Kemitraan gereja Anggota UEM Asia yang hadir yaitu mewakili HKBP Kepala Biro Oikumene, Pdt Sondang Napitupulu, Bishop GKPI, Pengurus Kemitraan GKPS, Ephorus GKPPD, Ephorus HKI, Ephorus GKPA, Sekum BNKP, Ketua Moderamen GBKP, GKJTU, GKJW,  Sekum GKPM, Sekum GKE, Pengurus Kemitraan GKI Tanah Papua, Sekum Methodis Srilanka, Sekretaris Jenderal UCCP Filipina dan Sekum CRC Hongkong.

Rapat tersebut dimulai dengan pembacaan nas dari Mazmur 34:5 dan doa pembuka oleh Rido Simamora, Staff UEM Regional Asia. Selanjutanya, Sekretaris Jenderal UEM menyampaikan presentasinya tentang perkembangan kemitraan dalam kurun waktu 25 tahun masa Internasionalisasi UEM. Presentasi yang berikutnya adalah Naskah tentang “Tantangan dan peluang untuk Internasionalisasi dan Kemitraan yang setara” yang telah di rumuskan oleh tiga orang tim yaitu Pdt. Dr. Andar Pasaribu, Pdt. Dr. Dyah Krismawati dan Pdt. Dr. Kabango. 

 



Setelah pemaparan tersebut, dilanjutkan dengan diskusi kelompak dibagi menjadi 4 grup dalam zoom tersebut. Diskusi berlangsung selama 45 menit dan masing-masing peserta menyampaikan ide dan pendapatnya tentang naskah tersebut, serta langkah-langkah apa yang dapat dilakukan dalam mewujudkan kemitraan yang setara ke depan. Setelah Diskusi selesai, kembali ke pleno dan masing-masing grup melaporkan hasil diskusinya. Secara umum para peserta setuju pada apa yang telah di paparkan dalam Naskah Kemitraan tersebut. Prinsip dasar kemitraan yang setara adalah saling menerima, saling memberi, saling menghargai dalam kasih, sebagaimana Kristus telah mengasihi dan menyatukan semua gerejaNya menjadi satu kesatuan yang setara di dalam tubuh Kristus. Seminar tersebut di akhiri dengan doa penutup oleh Sekum BNKP Pdt Dorkas Daeli. Selamat merayakan 25 Tahun Internasionalisasi UEM. Tuhan semakin dipermuliakan. (DK/Sekmit/SN)

Pustaka Digital