"Martua ma sibahen dame, ai goaron do nasida anak ni Debata!

Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah."

Mateus 5:9

Spiritualitas Parhalado di Tengah Tantangan Zaman


BARUS, hkbp.or.id – Sekretaris Jenderal HKBP, Pdt. Victor Tinambunan membekali 197 Penatua yang melayani di HKBP se-Persiapan Distrik Barus Raya. Pembekalan kali ini mengusung topik “Spiritualitas Parhalado di Tengah Tantangan Zaman.” Penting bagi penatua gereja untuk mengenali ragam tantangan yang merintangi pelayanan gereja pada masa kini.

 

Pdt. Tinambunan menyebutkan, sedikitnya ada 4 tantangan yang paling nyata di hadapan pelayanan gereja kita bersama yaitu, 1) Pergeseran motivasi bergereja, 2) Tingkat stress yang makin tinggi, 3) Dampak negaif teknologi komunikasi, 4) Jual-Beli kematian. Pergeseran motivasi umat bergereja terjadi di beberapa gereja tak luput HKBP. Menurut data yang dipaparkan oleh Pdt. Tinambunan, hal tersebut dapat terjadi salah satunya karena “Perasaan tidak percaya terhadap para pelayan gereja, seperti yang terjadi di Gereja Korea,” (25/9/2021).

 

Sebagai Persiapan Distrik, para penatua di HKBP se-Barus Raya juga dibekali dengan pemahaman akan pentingnya pemanfaatan teknologi dengan bijaksana. “Salah satu tantangan akibat perkembangan teknologi komunikasi adalah gangguan game disorderyang umumnya diderita oleh generasi muda gereja kita,” kata Pdt. Tinambunan.

 

Menurut laman resmi WHO, game disorder adalah perilaku bermain gim yang ditandai oleh gangguan kontrol motorik saat bermain. Penderita gangguan ini juga lebih mengutamakan bermain gim dibanding aktivitas lainnya.

 

Setelah sesi pemaparan dan tanya jawab, Pdt. Tinambunan beserta Panitia Persiapan Distrik Barus Raya pergi meninjau lahan yang sedang dipersiapkan untuk menjadi Kantor Distrik Barus Raya. (SKS-NS/ERHS)

Pustaka Digital