Tahun Pemberdayaan HKBP 2021 di Aras Pelayanan HKBP Distrik X Medan Aceh


Sabtu (01/05/2021).Dalam rangka Tahun Pemberdayaan HKBP 2021, Gereja HKBP Pagaran Nauli Ressort Medan Millenium dan Gereja HKBP Putri Deli Ressort Medan Johor mengadakan Pembekalan / Pembinaan Penatua, Dewan, serta seluruh seksi kategorial dalam hari yang bersamaan namun ditempat yang berbeda

Dalam kesempatan tersebut Praeses HKBP Distrik X Medan Aceh diundang dan diminta untuk memberikan pembekalan di masing masing Gereja tersebut.


            Gereja HKBP Pagaran Nauli Ressort Medan Millenium merupakan Gereja yang pertama dihadiri oleh Praeses HKBP Distrik X Medan Aceh. Dalam kegaiatan tersebut Praeses HKBP Distrik X Medan Aceh terlebih dahulu mengikuti ibadah pembukaan yang dilayani oleh Pdt. W. Aritonang, S.Th, selepas ibadah pembukaan Pdt. Henri Napitupulu, M.Th memulai pembekalan dengan Sesi 1 pada pukul 09.30 - 11.30 yang mengangkat judul "Gereja Sebagai Tubuh Kristus Dalam Hubungannya Kepada Tri Tugas Panggilan Gereja". Dalam materi yang disampaikan, Bapak Pdt. Henri mengatakan bahwa Gereja yang dikatakan Sebagai Tubuh Kristus, haruslah hidup didalam pola yang "Teratur, Rapi, &  Tersusun" seperti halnya tertulis dalam (Efesus 2 : 21 - 22). Seperti yang boleh kita rasakan bersama bahwa dalam Gereja Kita HKBP memiliki dasar berangkat akan setiap pelayanan dan administrasi Gereja-Nya, yang diaturkan oleh (AGENDA, ATURAN PERATURAN, RPP, KONFESSI) HKBP.


            Kemudian Pada Gereja HKBP Putri Deli Ressort Medan Johor, Praeses HKBP Distrik X Medan Aceh, diberikan kesempatan memberikan pembinaan pada Sesi III yang dimana dimulai pada pukul 16.30 - 18.30, Sesi ini terlebih dahulu dibuka dengan Nyanyian yang dipandu oleh Pdt. Binahar Sihombing. Dalam kesempatan sesi yang ke III ini, Bapak Pdt. Henri diminta untuk menyampaikan pembekalan kepda Penatua bersama dengan Keluarga Pelayan HKBP Putri Deli, dengan judul "Komitmen Seorang Pelayan Dalam Menunaikan Tugas Panggilan-Nya", hal ini merupakan hal yang wajib diketahui dan dimiliki seorang Penatua, dimna seorang Penatua harus berjalan dalam tugas dan aturan seorang Penatua seperti yang dituliskan didalam Agenda Dan AP HKBP. Sebelum menutup sesi yang III dan merupakan sesi yang terakhir, Bapak Pdt. Henri menekankan kepada para Pelayan dan keluaraga, bahwa bilamana seorang pelayan telah menunaikan tugas Panggilan-Nya tersebut, biarlah itu sebagai jalan kita Membesarkan nama Tuhan saja, bukan membesarkan diri kuta sendiri ( Yoh. 3: 30 "Ia harus semakin besar, tetapi aku harus semakin kecil")


  Kiranya melalui pembekalan dan pembinaan para Pelayan dikalangan (Penatua, Dewan Dan Seksi kategorial)  boleh semakin menambah iman kepercayaan seorang pelayan dalam melayani Tuhan dan boleh menjadi bekal dalam menunaikan Tugas Panggilan masing masing Pelayan Tuhan. (𝑫. 𝑿. 𝑴𝑨 - 𝑴_𝑺)