"Dibahen i, ndang marnaloja hami; ai lam tu burukna pe hajolmaonnami parduru i, anggo parbagasan i ariari do dipaimbaru.

Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari."

2 Korint 4:16

Webinar sehari Pemberdayaan Petani HKBP Distrik XXIV Tanah Jawa, Maju

Tanah Jawa, 29/5/2021

Kepala Departemen Diakonia HKBP, Pdt. Debora Purada Sinaga, M.Th berikan pemberdayaan kepada petani HKBP Distrik XXIV Tanah Jawa. Kegiatan diikuti oleh 138 orang secara inside dari dalam gedung gereja HKBP Tanah Jawa dan 27 secara outside lewat virtual yang diikuti oleh dua pembicara dan undangan dari Pengurus Naposobulung HKBP serta pemerhati Tanah Jawa baik dari dalam negeri Indonesia dan Australia. Webinar berlangsung mulai pukul 09:00 - 17:00 WIB dimoderasi oleh C.Pdt. Jonedi Pakpahan, S.Th.

Panitia menyampaikan bahwa Jemaat HKBP Distrik XXIV Tanah Jawa yang terdiri dari 11 resort dari 69 gereja merupakan mayoritas petani yang potensial dikembangkan untuk kembali mempedulikan alam yang berkelanjutan lewat pertanian organik. Sebab menurut pengalaman M. Silalahi yang berasal dari Tanah Jawa dan sekarang tinggal di Jakarta menceritakan lewat virtual bahwa dulu Tanah Jawa terkenal pada tahun 60-an sebagai penghasil lumbung padi, penghasil buah - buahan seperti durian, menghasilkan ikan mas dan ikan lele dan menghasilkan susu kerbau. Akan tetapi sekarang pengalihan fungsi lahan telah banyak dialihfungsikan menjadi bertanam sawit dan kerbau tidak ada lagi sehingga tidak ada lagi menghasilkan susu kerbau. Satu kerinduan disampaikan  oleh M.Silalahi bahwa Tanah Jawa dapat kembali menjadi lumbung Padi, menghasilkan buah-buahan, ikan mas, ikan lele dan menghasilkan susu kerbau lewat pemetaan kembali daerah Tanah Jawa untuk diberdayakan.

 Hal itu dapat tercapai dengan mengajak agar petani menciptakan keseragaman berpikir/satu pola/satu komitmen terkait kesuburan tanah, efisiensi budidaya serta perlindungan tanaman dalam peningkatan produktivitas yang maksimal. Sebagaimana Tema webinar mengangkat Pemberdayaan petani dengan mengoptimalkan kesuburan tanah, perawatan tanaman dan pemanfaatan potensi setempat menuju masyarakat sejahtera. Dan tujuannya agar petani kembali ke alam, "back to nature".

Di pembuka acara turut hadir Bupati Kab. Simalungun, Radiapoh Hasiholan Sinaga, SH memberikan motivasi lewat kata sambutan secara virtual. Dilanjut dengan pemaparan dari 3 narasumber yang menginspirasi peserta .

Prof. Dr. Bostang Rajagukguk seorang yang  ahli pertanian dan tentang pertanahan menyampaikan hal yang menarik petani tidak sekedar memikirkan kesejahteraan tetapi hendak sadar akan gizi.

Ir. Kadiman Pakpahan, MM, pemerhati kehidupan sosial ekonomi petani.

Pdt. Debora Purada Sinaga, MTh sebagi kepala Departemen Diakonia HKBP menyampaikan setelah memaparkan materi dan diskusi menyimpulkan bahwa dengan adanya kerinduan untuk membentuk komunitas petani. Maka HKBP Distrik Tanah Jawa di dorong untuk memperlengkapi struktur, penguatan kapasiti building dan adanya ADRT untuk dapat mengakses dana. Oleh karena itu perlu ada anggota yang jelas. Melalui Departemen Diakonia siap untuk membantu memfasilitasi komunitas petani lewat Pengembangan Masyarakat yang dapat mendampingi dan siap membantu memberikan bibit buah-buahan dan bibit kopi.

Di penghujung acara dilaksanakan launching piala Praeses, satu program yang menarik untuk aplikasi webinar. Piala Pertanian Praeses, Praeses Distrik XXIV Tanah Jawa membagikan kepada peserta 200 polibed untuk bertanam sayuran - sayuran. Dan polibed itu akan di isi dengan kompos hasil olahan sendiri dan akan ditanam bibit sayuran. Secara teratur membuat dokumentasi proses perkembangan sampai menghasilkan. Diharapkan di bulan Agustus Penilaian.

Demikian juga pemuda HKBP Distrik XXIV Tanah Jawa membuat program bertani jahe dalam goni dan mengelolah 3 rantai untuk bertanam. Mewakili peserta juga, St. Pangaribuan akan mengajarkan anak-anak untuk memulai bertanam dalam polibed.

Yel yel menarik membangkitkan petani:

Petani, Organik

Petani, Maju

Petani, Suburkan tanah mu

 Selama kegiatan diliput oleh Radio Suara Diakonia. (SKD-DAT)


Pustaka Digital