Menuju Sinode Godang 2026: Ephorus Lantik Panitia Pelaksana dengan Semangat Pembaruan Paskah

Dokumentasi Foto

Pearaja (7/4) – “Setiap peserta adalah bagian krusial dalam sejarah dan perjalanan gereja.” Merupakan pesan dari Ephorus HKBP, Pdt. Dr. Victor Tinambunan, MST, saat memimpin ibadah pelantikan panitia pelaksana Sinode Godang ke-68 HKBP di Pearaja, pada Selasa (7/4). Pimpinan HKBP ini secara tegas mendorong seluruh panitia agar mampu menciptakan atmosfer persidangan yang khidmat, di mana setiap kontribusi dari para utusan diapresiasi secara penuh sebagai elemen penting bagi kemajuan pelayanan HKBP ke depan.

Pelantikan strategis ini merupakan tindak lanjut resmi dari Surat Keputusan (SK) Ephorus Nomor: 307/L08/III/2026 yang telah ditetapkan sebelumnya pada 13 Maret 2026. Berdasarkan ketetapan di dalam surat tersebut, perhelatan Sinode Godang ke-68 HKBP dijadwalkan akan berlangsung selama empat hari, yakni pada tanggal 5 hingga 8 Oktober 2026, yang dipusatkan di Kompleks Seminarium Sipoholon, Tapanuli Utara.

Guna menyukseskan acara tersebut, susunan Panitia Harian dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal HKBP, Pdt. Rikson M. Hutahaean, M.Th., yang dipercaya sebagai Ketua Umum, dan didampingi oleh Pdt. Drs. Donald Sianturi, M.Div. sebagai Ketua I serta Pdt. Pahala Sitorus, S.Th. sebagai Sekretaris Umum. Panitia ini diberikan tugas pokok yang komprehensif, mulai dari mempersiapkan segala kelengkapan persidangan, membenahi sarana dan prasarana di Kompleks Seminarium Sipoholon, hingga kewajiban untuk melaporkan progres kerjanya kepada Ephorus secara teratur. Masa bakti kepanitiaan ini akan resmi berakhir 14 hari setelah pelaksanaan Sinode Godang usai dan seluruh pertanggungjawaban diserahkan.

Sinode Godang ke-68 ini diproyeksikan menjadi peristiwa iman yang sangat krusial bagi Gereja HKBP. Salah satu agenda utama yang akan dibahas dan diputuskan adalah amandemen Aturan dan Peraturan (AP) HKBP. Upaya amandemen ini digerakkan oleh semangat transformasi, sebuah ikhtiar bersama agar institusi gereja dapat terus diperbarui, bertumbuh secara relevan, dan melangkah lebih baik di dalam terang kehendak Tuhan.

Kegiatan pelantikan panitia ini terasa istimewa karena diselenggarakan dalam suasana masa Paskah. Pada Pesan Paskah HKBP 2026, Ephorus mengingatkan bahwa kebangkitan Kristus adalah bukti nyata bahwa kedaulatan Allah sedang menuntun dunia menuju pemulihan, bukan membiarkannya pada kehancuran. Semangat kebangkitan yang membawa kemenangan, pengharapan, dan pembaruan hidup inilah yang diharapkan menyala dalam hati setiap anggota panitia. Visi “pemulihan” Paskah ini sangat relevan dengan salah satu agenda utama Sinode Godang, yakni amandemen Aturan dan Peraturan (AP) HKBP, yang merupakan ikhtiar transformasi agar institusi gereja terus diperbarui, bertumbuh, dan melangkah lebih baik dalam terang kehendak Tuhan. Semangat kebangkitan ini diharapkan terus menyala dalam hati setiap anggota panitia yang bertugas, dari tingkat penasihat hingga seksi-seksi teknis. Dengan sinergi pengabdian, seluruh rangkaian Sinode Godang diharapkan dapat terselenggara dengan sukses demi kemuliaan nama Tuhan.

Scroll to Top