Pemberdayaan Wisata dan Integrated Farming di Distirk III Humbang Hasundutan


Jumat
(26/03/21) Kepala Biro (Kabiro) Pembinaan HKBP, Pdt. Dr. Enig S. Aritonang meng
adakan sosialosasi dan pembekalan
pemberdayaan
pada
konven
Distrik III Humbang Hasundutan yang diadakan di HKBP Sirisirisi. Dalam
pertemuan ini turut hadir Praeses Distrik III Humbang Hasundutan, Pdt. Dammina
Lumbansiantar, S.Th, para pelayan penuh waktu, calon pelayan, beserta keluarga
distrik III.

Enig menyampaikan
tentang pentingnya kegiatan pemberdayaan yang diadakan oleh Kantor Pusat
, terutama pemberdayaan
yang dilakukan bagi para pelayan dan warga
khususnya di daerah wisata Danau Toba.
Pemerintah memberikan perhatian khusus kepada pengembangan daerah wisata Danau
Toba, dengan demikian persiapan serta perhatian khusus harus diberikan oleh
gereja-gereja di sekitar daerah wisata Danau Toba. Posisi distrik III Humbang
Hasundutan yang memiliki daerah potensial pengembangan integrated farming system yang luas perlu menjadi perhatian untuk
dikembangkan. Bila dikembangkan secara baik dan benar maka akan menjadikan
daerah Humbang Hasundutan menjadi daerah yang memiliki kekuatan stok pangan
yang baik dan juga menambah daya tarik wisata tersendiri. HKBP tidak boleh
menyia-nyiakan kesempatan yang ada dengan menjadikan Gereja Kristen Protestan
Bali (GKPB) menjadi contoh di mana gereja turut berperan serta dalam menjadikan
daerahnya kawasan wisata. Pelayanan gereja harus menyentuh kehidupan masyarakat
dalam hal ini membangun perekonomian jemaat dan juga masyarakat sekitar.
Terutama ditengah masa pandemi covid-19 persiapan untuk membangun perekonomian
masyarakat tidak boleh berhenti melainkan harus semakin dipersiapkan dengan
matang sehingga ketika pandemi ini berakhir daerah wisata Danau Toba sudah siap
untuk menerima kunjungan wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara.

Para pelayan penuh waktu, calon pelayan, serta
keluarga yang mengikuti pertemuan konven memberikan respon baik terhadap
program pemberdayaan yang diberikan oleh Kabiro Pembinaan HKBP. Bersama dengan
Praeses Distrik III Humbang Hasundutan akan dibentuk kelompok kerja (pokja)
untuk menindaklanjuti seluruh rencana, mulai dari seminar virtual untuk para
pelayan dan warga untuk pengembangan wawasan kepariwisatawan. Untuk jangka
panjang, akan dibentuk daerah pertanian yang terintegrasi dengan peternakan dan
perikanan yang mampu menghasilkan produk-produk untuk meningkatkan stok pangan
dan juga nilai pariwisata di daerah Humbang Hasundutan.

Scroll to Top