MEDAN (10/11) – Aksi Damai menuntut “Tutup PT Toba Pulp Lestari (TPL)” yang melibatkan ribuan peserta, termasuk kontingen besar dari HKBP dan lintas iman, di depan Kantor Gubernur Sumut (10/11/2025) berlangsung tanpa kehadiran Gubernur Bobby Nasution. Ribuan jemaat, termasuk Praeses, Pendeta, dan mahasiswa dari seluruh perguruan tinggi HKBP, menyuarakan keadilan ekologis dan penolakan terhadap perusakan alam Tano Batak. Mereka mendesak Gubernur agar berpihak pada rakyat dan mengeluarkan surat rekomendasi pencabutan konsesi TPL. Sayangnya, Pemimpin Sumut dikabarkan berada di Istana Negara, menghadiri acara kenegaraan. Ketidakhadiran Gubernur di hadapan ribuan rakyat, yang dipimpin oleh nurani HKBP dan rohaniawan lainnya, menuai kekecewaan massa.