MEDAN (24/11) – Ephorus HKBP Pdt. Dr. Victor Tinambunan, M.S.T., sebagai salah seorang Pembina Sekber Gerakan Oikumenis Keadilan Ekologis Sumut, menanggapi pertemuan dengan Gubernur Bobby Nasution, tindak lanjut Aksi Damai 10 November. Sekber memaparkan dampak serius TPL (korban, trauma, dan kerusakan alam), yang disimpulkan Gubernur bahwa dampak negatif TPL jauh melampaui manfaatnya, dan prinsipnya layak ditutup. Pertemuan tersebut dihadiri 41 tokoh, termasuk Praeses HKBP Distrik V Pdt. AAZ Sihite. Ephorus menambahkan, penutupan TPL penting untuk mengakhiri keresahan, menciptakan suasana kondusif, dan memungkinkan Sumut memasuki babak pembangunan yang bersih dan manusiawi, serta membangkitkan pariwisata Danau Toba. Pemprov Sumut akan segera menerbitkan rekomendasi resmi penutupan TPL kepada Pemerintah Pusat.