PEARAJA (26/2) – Ephorus HKBP, Pdt. Dr. Victor Tinambunan, M.ST., menekankan pentingnya sikap ramah terhadap diri sendiri sebagai bentuk tanggung jawab rohani atas anugerah kehidupan dari Tuhan. Fokus pesan pastoral ini adalah mendorong jemaat untuk merawat batin agar tetap tenang di tengah tekanan status sosial dan kebisingan media sosial. Sikap ini diwujudkan melalui disiplin doa yang setia, gaya hidup sehat sebagai bait Roh Kudus, serta pengayaan intelektual. Tujuannya adalah membangun kesehatan spiritual dan emosional yang stabil guna menciptakan pribadi yang bijaksana dalam melayani sesama. Penguatan karakter ini bertujuan agar setiap individu jemaat mampu menghadirkan dampak positif bagi keluarga dan lingkungan sekitar melalui hati yang terawat. Dengan menerima diri sebagai ciptaan Allah yang berharga namun terbatas, jemaat diajak untuk menjaga pikiran dari jerat kebencian dan iri hati. Transformasi batin ini merupakan langkah nyata dalam mewujudkan syukur atas kehidupan, sehingga kehadiran warga HKBP dapat menjadi terang yang meneduhkan dan pembawa damai dalam persekutuan gereja maupun masyarakat luas.