PEARAJA (26/2) – Forum Konferensi Perempuan (FKP) HKBP menyelenggarakan ibadah syukur awal tahun di Gedung Raja Pontas Lumbantobing sebagai bentuk pengabdian rohani dan rasa syukur atas penyertaan Tuhan bagi pelayanan perempuan hingga tahun 2026. Kegiatan yang dipimpin oleh Ketua Umum Dra. Sandra Sidabutar ini menghadirkan 40 penenun ulos dari wilayah Rura Silindung untuk mengikuti seminar pemberdayaan. Fokus utama acara ini adalah mengintegrasikan semangat iman dengan penguatan ekonomi kreatif, memastikan para perempuan penenun memiliki kapasitas yang tangguh dalam melestarikan budaya sekaligus menopang kesejahteraan keluarga melalui hasil karya yang berkualitas. Sinergi pemberdayaan ini didampingi oleh pimpinan HKBP dan istri pimpinan guna memberikan dukungan nyata terhadap kemandirian jemaat. Diskusi mendalam mengenai pengembangan mutu ulos menjadi instrumen penting dalam mewujudkan transformasi pelayanan yang menyentuh aspek ekonomi jemaat di akar rumput. Melalui pertemuan ini, HKBP berkomitmen menciptakan ekosistem pemberdayaan yang berkelanjutan, di mana spiritualitas dan produktivitas berjalan beriringan. Diharapkan, peran strategis perempuan penenun semakin berdampak luas bagi kemajuan kesaksian gereja dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Silindung secara menyeluruh.