PEARAJA (5/1) – Dalam ibadah pengucapan syukur Tahun Baru 2026 di Pearaja, Ephorus HKBP Pdt. Dr. Victor Tinambunan menyampaikan duka mendalam atas bencana ekologis di Aceh dan Sumatera yang merenggut 73 nyawa warga HKBP serta merusak ribuan rumah. Sebagai respons cepat, Tim Peduli Kasih HKBP menggelar rapat koordinasi untuk mempercepat tahap pemulihan fisik dan ekonomi bagi para korban. Tahun ini, HKBP resmi menetapkan orientasi pelayanan “Transformasi: Pengajaran Iman di Tengah Keluarga”. Fokus utama kegiatan diarahkan pada penguatan keluarga sebagai sekolah iman pertama guna membentengi umat dari krisis sosial seperti narkoba dan judi. Melalui kepemimpinan kolektif bersama pimpinan lembaga, HKBP berkomitmen hadir sebagai solusi nyata bagi persoalan bangsa dan lingkungan hidup.