PEMATANGSIANTAR (5/12) – Dalam Dies Natalis ke-8 dan Wisuda Universitas HKBP Nommensen (UHN) Pematangsiantar, Ephorus HKBP, Pdt. Dr. Victor Tinambunan, M.S.T., menegaskan bahwa bencana di Sumatera adalah bencana ekologis atau buatan manusia akibat habisnya hutan, bukan ujian dari Tuhan. Ephorus mengungkapkan duka mendalam atas ribuan korban jiwa dan lebih dari 6.100 KK jemaat HKBP yang mengungsi karena rumah rusak. Ia menyerukan penghentian perusakan hutan karena bukti kehancuran sudah jelas melalui citra satelit dan truk pengangkut kayu. Kepada wisudawan, Pdt. Victor berpesan agar mereka mengamalkan prinsip CKS: Cerdas, Kritis, Santun. Beliau meminta wisudawan menjadi benih terang yang mampu berpikir jernih, berani mengutarakan kritik konstruktif, dan selalu menghargai sesama.

Scroll to Top