PURWAKARTA (11/10) — Dalam rangka Jubileum ke-50, HKBP Purwakarta, Distrik XVIII Jabartengdiy, merayakan syukur dengan cara yang unik dan bermakna. Alih-alih membangun gedung megah atau tugu peringatan, jemaat memilih mendirikan Rumah Duka serta menyediakan lahan pemakaman seluas hampir satu hektar. Kehadiran Ephorus HKBP, Pdt. Dr.,Victor Tinambunan jmenyampaikan bahwa langkah ini lahir dari kebutuhan nyata jemaat yang sebagian besar tinggal di lingkungan padat, serta sebagai wujud kasih dan penghormatan terhadap sesama, termasuk yang berbeda agama. “Meski disebut Rumah Duka, sesungguhnya ini adalah Rumah Penghiburan,” ujarnya. Sebagai tanda syukur, jemaat beserta Ephorus HKBP, Pdt. Dr.,Victor Tinambunan juga menanam pohon di sekitar lokasi, sebagai simbol iman yang hidup—tidak hanya memelihara jiwa, tetapi juga merawat bumi sebagai ciptaan Tuhan.