TANJUNGBALAI (27/2) – Pendekatan pelayanan holistik yang menyentuh aspek fisik dan rohani menjadi inti dari aksi sosial HKBP Sirantau melalui program skrining kesehatan bagi warga jemaat. Fokus utama dari inisiatif ini adalah mendorong kesadaran akan pentingnya pemeliharaan tubuh sebagai “Bait Allah” yang sehat, sehingga jemaat memiliki kualitas hidup yang optimal untuk menjalankan peran mereka dalam keluarga dan pelayanan. Dengan menyediakan pemeriksaan parameter kesehatan vital secara gratis, gereja memberikan kemudahan bagi jemaat, terutama kelompok lansia, untuk memonitor kondisi kebugaran mereka tanpa hambatan biaya. Pemberdayaan potensi internal gereja menjadi motor penggerak kegiatan ini, di mana para tenaga medis yang berasal dari kalangan jemaat sendiri turun tangan secara sukarela untuk melayani sesama. Pimpinan HKBP Sirantau, Pdt. Frans Julu Sianturi, S.Th., memfasilitasi sinergi ini sebagai wujud nyata dari diakonia transformatif yang peduli pada kebutuhan dasar manusia. Melalui deteksi dini terhadap berbagai risiko kesehatan, diharapkan jemaat dapat membangun pola hidup yang lebih disiplin dan teratur. Langkah nyata ini mempertegas peran gereja sebagai mitra kesejahteraan yang tidak hanya memberikan asupan spiritual, tetapi juga memastikan kesehatan raga tetap terjaga demi keberlangsungan misi di tengah masyarakat.

Scroll to Top