TAPUT (25/11) – Ephorus HKBP Pdt. Dr. Victor Tinambunan, M.S.T., menyampaikan keprihatinan mendalam atas bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Tapanuli baru-baru ini. Beliau mengimbau masyarakat untuk tetap waspada di tengah meningkatnya curah hujan. Ephorus secara tegas menyoroti bencana tersebut sebagai dampak pahit berkurangnya tutupan hutan akibat operasional TPL dan aktivitas masyarakat. Beliau mengkritik keras keuntungan triliunan rupiah yang diraup pemilik TPL, sementara masyarakat menderita dan alam terluka. Menurutnya, seruan “Tutup TPL” yang menggema luas lahir karena dampak sosial dan ekologis yang dahsyat. Gerakan yang melibatkan berbagai elemen—dari tokoh gereja, ulama, hingga akademisi—ini bertujuan mewujudkan Tapanuli Raya yang sejahtera, adil, dan lestari.

Scroll to Top