PEARAJA (23/2) – Rapat Majelis Pekerja Sinode (MPS) HKBP resmi dimulai melalui ibadah khidmat dan Perjamuan Kudus sebagai fondasi spiritual dalam pengambilan keputusan strategis gereja. Fokus utama persidangan ini adalah menyelaraskan berbagai fungsi dan karunia pelayanan untuk merumuskan kebijakan yang responsif terhadap kebutuhan jemaat. Melalui kepekaan akan kehendak Allah, setiap keputusan yang diambil diarahkan untuk memperkuat komitmen pelayanan dan memastikan keberlanjutan misi HKBP di tengah tantangan zaman yang dinamis. Persidangan ini menjadi momentum penting untuk memperdalam kasih dan memperbarui kesetiaan para pelayan dalam mengelola ladang pelayanan yang dipercayakan Tuhan. Dengan mengedepankan hikmat dan persaudaraan, rapat MPS bertujuan menghasilkan rumusan program yang transformatif demi kemajuan kesaksian gereja di dunia. Sinergi seluruh elemen Majelis Pekerja Sinode diharapkan mampu melahirkan langkah-langkah konkret yang menjadi berkat nyata bagi seluruh warga jemaat dari generasi ke generasi.

Scroll to Top