Renungan Harian HKBP | Evangelium | 31 Agustus 2025

Doa Pembuka: “Damai sejahtera dari Allah Bapa, yang melampaui segala akal, itulah yang memelihara hati dan pikiran saudara/i, dalam Kristus Yesus, Tuhan kita. Amin”.

 

Marilah kita memberikan hati dan Pikiran kita untuk disapa oleh Firman Tuhan yang tertulis pada kitab Ibrani 13: 7-17.

Beginilah Firman Tuhan.

  1. Ingatlah akan pemimpin-pemimpin kamu, yang telah menyampaikan firman Allah kepadamu. Perhatikanlah akhir hidup mereka dan contohlah iman mereka.
  2. Yesus Kristus tetap sama, baik kemarin maupun hari ini dan sampai selama-lamanya.
  3. Janganlah kamu disesatkan oleh berbagai-bagai ajaran asing. Sebab yang baik ialah, bahwa hati kamu diperkuat dengan kasih karunia dan bukan dengan pelbagai makanan yang tidak memberi faedah kepada mereka yang menuruti aturan-aturan makanan macam itu.
  4. Kita mempunyai suatu mezbah dan orang-orang yang melayani kemah tidak boleh makan dari apa yang di dalamnya.
  5. Karena tubuh binatang-binatang yang darahnya dibawa masuk ke tempat kudus oleh Imam Besar sebagai korban penghapus dosa, dibakar di luar perkemahan.
  6. Itu jugalah sebabnya Yesus telah menderita di luar pintu gerbang untuk menguduskan umat-Nya dengan darah-Nya sendiri.
  7. Karena itu marilah kita pergi kepada-Nya di luar perkemahan dan menanggung kehinaan-Nya.
  8. Sebab di sini kita tidak mempunyai tempat tinggal yang tetap; kita mencari kota yang akan datang.
  9. Sebab itu marilah kita, oleh Dia, senantiasa mempersembahkan korban syukur kepada Allah, yaitu ucapan bibir yang memuliakan nama-Nya.
  10. Dan janganlah kamu lupa berbuat baik dan memberi bantuan, sebab korban-korban yang demikianlah yang berkenan kepada Allah.
  11. Taatilah pemimpin-pemimpinmu dan tunduklah kepada mereka, sebab mereka berjaga-jaga atas jiwamu, sebagai orang-orang yang harus bertanggung jawab atasnya. Dengan jalan itu mereka akan melakukannya dengan gembira, bukan dengan keluh kesah, sebab hal itu tidak akan membawa keuntungan bagimu.

Demikian Firman Tuhan.

 

Saudara-saudari yang dikasihi Tuhan Kita Yesus Kristus. Melalui nats renungan kita hari ini, secara garis besar mengajak kita untuk menjadikan Yesus sebagai pemimpin hidup kita. Yesus Kristuslah pemimpin yang kekal. Oleh sebab itu, siapa dan bagaimanapun pemimpin yang duduk di posisi kepemimpinan duniawi ini, pertama kita harus percaya bahwa pemimpin itu adalah pilihan Tuhan. Namun yang kedua, baik buruknya suatu kepemimpinan yang ada di dunia ini adalah tanggungjawab penuh yang bersangkutan sebagai pemimpin. Maka seperti yang yang diterangkan pada Epistel hari ini, pemimpin yang baik adalah pemimpin yang melakukan kebijakannya atas dasar penyelidikan serta bersekutu dengan Firman Tuhan. Itu sebabnya, baik pemimpin, baik warga biasa, awam, dan siapapun yang mengaku dirinya pengikut Kristus haruslah menjadikan Yesus Kristus sebagai pemimpin yang kekal.

Kita harus menjadi warga yang taat, setia, dan patuh terhadap pemimpin. Orang yang lebih tua, guru, pimpinan, dan sebagainya yang merasa dirinya memimpin orang lain atau sesuatu hal harus mendasarkan ketaatan yang lebih tinggi kepada Allah. Kita harus lebih dahulu membangun ketaatan personal kepada Allah. Dimana di dalamnya termasuk taat kepada kebenaran, kesetiaan, dan firman-Nya. Maka dari itu, karena kita telah menjadi orang-orang yang diselamatkan-Nya melalui darah-Nya yang kudus. Kita bukan lagi fokus pada persembahan altar, yang mungkin saja dianggap sebagai ibadah di gereja saja. Namun, mari kita menjangkau persembahan yang lebih luas lagi. Bergerak keluar, menunjukkan kepada dunia ini bahwa hidup kita adalah wujud nyata dari kehidupan yang dipimpin oleh Yesus Kristus. (ay.13). Jangan lupa untuk senantiasa mengucap syukur, menyuarakan kebenaran dan kebaikan, berbuat baik dan saling menolong, sebab inilah kurban-kurban yang menyenangkan hati Allah. (ay.15-16). Amin.

 

Doa Penutup: Marilah kita berdoa! Terima kasih Tuhan atas segala berkat dan pernyertaan Mu di dalam hidup kami. Terimakasih atas firman-Mu yang telah kami dengarkan, tuntunlah hidup kami agar senantiasa ada dalam naunganMu. Ajarlah kami untuk selalu berbuat baik dan saling menolong dalam hidup kami. Dalam nama Anak-Mu, Tuhan Yesus Kristus, kami berdoa dan mengucap syukur. Amin.

 

Pdt. Filemon Sigalingging, S.Th- Staf di Kantor Pusat HKBP

 

Scroll to Top