Rapat Tahunan HKBP Aids Ministry

[caption id="attachment_10486" align="alignnone" width="696"] Seusai rapat, steering commitee dan pengurus berfoto bersama di depan Kantor HKBP Aids Ministry, di RS HKBP Balige[/caption]

HKBP Aids Ministry (Pelayanan HKBP bagi pengidap Aids) telah mengadakan rapat tahunannya di Rumah Sakit HKBP di Balige, Kabupaten Toba Samosir. Rapat ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal HKBP Pdt David Farel Sibuea MTh DMin bersama dengan Kepala Departemen Diakonia Pdt Debora Purada Sinaga MTh.

Dalam pembukaannya, Sekjen menyampaikan beberapa hal kepada pengurus yang mengikuti rapat tahunan ini. Dalam kaitannya dengan esensi pelayanan, Sekjen menguatkan pengurus, terutama pelayan dan staf yang langsung terjun ke daerah-daerah supaya tetap mengandalkan Tuhan. Ia menyatakan, pelayanan yang sedang dijalani di dalam HKBP Aids Ministry ini merupakan pelayanan diakonia yang menyentuh langsung pergumulan jemaat dan warga masyarakat.

Selain itu, Sekjen juga menyampaikan pesan bagi pemegang administrasi HKBP Aids Ministry bekerja dan melayani dengan sungguh dan mengutamakan transparansi administrasi. Ia mengatakan ini sebab pelayanan HKBP Aids Ministry banyak didukung oleh berbagai pihak dan mitra HKBP, baik di dalam maupun luar negeri, seperti Evangelical Lutheran Church in America (ELCA). Kepercayaan itu harus kita jaga dan pertanggungjawabkan secara kredibel, kata Sekjen.

Melihat perkembangan pelayanan HKBP Aids Ministry dari Januari – Desember 2018, Sekjen mengapresiasi dan berterima kasih atas kerja keras pelayanan tim yang tanpa mengenal lelah.

Seusai Sekjen memberikan sambutan, Ketua HKBP Aids Minitry dr Tihar Hasibuan MARS dan Sekretaris Eksekutif HKBP Aids Ministry Diakones Berliana Sibagariang memberikan laporan dan data perkembangan pelayanan HKBP Aids Ministry.

Pdt Debora Sinaga juga menyampaikan perkembangan pelayanan HKBP Aids Ministry terkait dengan hubungan kemitraan dengan lembaga pelayanan di dalam dan luar negeri. United Evangelical Mission (UEM) melakukan perkunjungan ke House of Love di Nainggolan, Kabupaten Samosir yang secara langsung melihat anak-anak yang hidup dengan HIV dan ke Pematangsiantar melihat rencana pembangunan shelter kedua tempat anak dengan HIV. Shelter yang berada di Pematangsiantar ini telah selesai dibangun dan kini disebut dengan Rumah Diakonia.

Selain itu, Kadep melakukan pertemuan dengan ELCA mengadakan rapat tentang pelayanan HKBP Aids Ministry ke depannya.

Rapat tahunan ini mengundang seluruh pengurus untuk memikirkan pelayanan HKBP Aids Ministry ke depannya melalui program kerja dan anggaran 2019, seperti Ketua HKBP Aids Minitry dr Tihar Hasibuan MARS dan Sekretaris Eksekutif Diakones Berliana Sibagariang, dr Maya Damanik MARS, Bendahara Tamba Edwin Hutagaol SE, Manajer Kasus Diakones Oka Harianja, Pekerja Lapangan Sitto Sihite, Alfian Samosir, Praeses Distrik III Humbang Pdt Renova Sitorus STh, Praeses Distrik XI Toba Hasundutan Pdt Donda Simanjuntak STh, perwakilan Praeses Distrik II Silindung, Kepala Biro Smirna Pdt Morhan Doloksaribu MTh, Kepala Biro Perempuan Pdt Imelda Pakpahan STh, Kepala Biro Oikumene Pdt Lelim Limbong MTh, Sekretaris Mitra Pdt Sondang Napitupulu MTh, Direktur Radio Bonapasogit HKBP Pdt Bintahan Harianja STh MSi, Kabag Biro Pembinaan Pdt Hendrik Simanjuntak Ssi, Kabag Biro Informasi Pdt Daniel Manalu MSi, Diakones Mathilda Nainggolan MPd, Staf Sekretariat Mitra CPdt Grace Sihombing STh, Sekhus Sekjen Pdt Jona Togatorop STh, Sekhus Kadep Diakonia Pdt Erwin Hutauruk STh, Staf Departemen Diakonia Pdt Rido Parhusip STh, Staf House of Love Diakones Br Simanjuntak dan beberapa pegawai Kantor Pusat HKBP. Biro Informasi – DM

 

 

 

 

 

comments

Leave a Reply