HURIA KRISTEN BATAK PROTESTAN

SIANTAR (18/3) – HKBP Batu Opat, Resort Pardomuan Nauli, menyelenggarakan ibadah perdana pemberangkatan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA yang akan menghadapi ujian akhir tahun 2026. Acara ini dipimpin langsung oleh Pendeta Resort melalui doa pastoral dan tradisi upa-upa penyajian dekke (ikan mas) sebagai simbol berkat bagi para pelajar. Kegiatan ini bertujuan memberikan dukungan spiritual serta motivasi agar anak-anak jemaat dapat mengikuti ujian dengan lancar, sehat, dan sukses. Fokus pelayanan ini mencerminkan komitmen gereja dalam mendukung pendidikan dan masa depan generasi muda di lingkungan HKBP Resort Pardomuan Nauli.

JAKARTA (16/3) – Panitia Tahun Transformasi HKBP Distrik VIII DKI Jakarta menggelar Rapat Pleno untuk mematangkan program pelayanan sepanjang tahun 2026. Rapat yang dipimpin oleh Praeses Pdt. Oloan Nainggolan dan Ketua Panitia Dra. Sandra Sidabutar ini dihadiri oleh 35 pengurus bertempat di Kantor Distrik VIII. Agenda utama berfokus pada persiapan Pelatihan Transformasi bagi Pelayan Penuh Waktu guna mencetak fasilitator pembinaan keluarga yang terampil. Selain itu, dibahas pula rencana Lokakarya Pembinaan Keluarga Muda bertajuk “Klinik Keluarga” yang menargetkan 350 peserta pada 4 Juli 2026 mendatang. Melalui sinergi ini, HKBP Distrik VIII berkomitmen menghadirkan gereja yang transformatif dalam menjawab tantangan keluarga modern.

JAKARTA (16/3) – HKBP Resort Menteng menyelenggarakan Pelatihan Transformasi Khotbah bagi para pelayan pada Senin (16/03/2026) di Gereja HKBP Menteng. Kegiatan yang diikuti oleh 30 peserta—termasuk pendeta HKBP, HKI, dan GKPS—ini bertujuan meningkatkan kualitas pemberitaan Firman agar lebih hidup dan relevan di era digital. Pelatihan menghadirkan narasumber teolog seperti Pdt. Dr. Anwar Tjen dan Pdt. Prof. Dr. Binsar Pakpahan yang membekali peserta dengan teknik hermeneutik kontekstual, struktur khotbah yang menarik, serta penggunaan narasi storytelling. Melalui inisiatif ini, HKBP Menteng berkomitmen mendukung Tahun Transformasi 2026 dengan mencetak pengkhotbah yang mampu mengintegrasikan kebenaran Alkitab dengan dinamika isu kontemporer jemaat urban.

PEARAJA (16/3) – Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) HKBP resmi meluncurkan Call for Papers untuk edisi perdana Lux Dei: Jurnal Teologi dan Kehidupan Bergereja di HKBP. Inisiatif ini mengundang para teolog, pendeta, akademisi, dan peneliti untuk berkontribusi melalui artikel ilmiah yang berfokus pada refleksi teologis serta kajian kehidupan bergereja dalam konteks Huria Kristen Batak Protestan. Jurnal ini mencakup berbagai ruang lingkup, mulai dari teologi biblika hingga kajian budaya Batak. Batas pengiriman artikel ditetapkan hingga 30 Maret 2026 melalui sistem OJS resmi. Langkah strategis ini diharapkan mampu memperkuat basis intelektual dan literatur teologi HKBP dalam merespons dinamika zaman, sekaligus menjadi wadah edukasi ilmiah bagi seluruh jemaat dan pelayan Tuhan.

TARUTUNG (16/3) – Persekutuan Parompuan Distrik (PPD) II Silindung menyelenggarakan acara Bona Taon di Gedung Raja Pontas, Pearaja, dengan tema inspiratif “Soripada Nabisuk Jala Pangondian” (1 Samuel 25:32-35). Kegiatan yang dihadiri langsung oleh Praeses Pdt. Drs. Donald Sianturi, M.Div., ini diawali dengan ibadah khidmat yang dipimpin oleh Pdt. Toho Sinaga, S.Th., M.I.Kom. Selain persekutuan doa, acara diisi dengan seminar edukatif yang menghadirkan tiga narasumber ahli. Bvr. Risma Sinaga (Kepala Biro Parompuan HKBP) memaparkan pedoman organisasi perempuan HKBP, Ibu Omega Sitorus (Ny. Kadep Koinonia) membahas kesehatan keluarga, dan Dr. Marni Siregar memberikan pembekalan mengenai kesehatan perempuan. Dukungan dari Ketua FKP HKBP, Dra. Sandra Sidabutar, turut memperkuat komitmen PPD Silindung dalam mencetak sosok perempuan yang bijak dan menjadi pendoa bagi keluarga serta gereja.

SINAKSAK (15/3) – Anak-anak Sekolah Minggu HKBP Distrik V Sumatera Timur merayakan Hari Doa Sedunia (HDS) Anak 2026 dengan fokus mendoakan bangsa Nigeria pada Minggu, 15 Maret 2026. Acara yang dihadiri langsung oleh Praeses Pdt. Amir Zaitun Sihite, M.Th. ini diselenggarakan melalui kemitraan Perkampungan Bibelvrouw Pensiun HKBP Eben Eser Sinaksak dan NiederKassel Jerman. Mengusung tema “Aku akan memberikan kelegaan kepadamu, datanglah!” (Matius 11:28), kegiatan ini bertujuan menumbuhkan empati global sejak dini. Melalui momentum ini, anak-anak diajak menyadari bahwa doa mereka memiliki kuasa besar untuk mendatangkan damai sejahtera bagi keluarga dan gereja di Nigeria, sekaligus mempererat solidaritas oikumene internasional di lingkungan HKBP.

BEKASI (15/3) – Praeses HKBP Distrik XIX Bekasi, Pdt. Henri Napitupulu, M.Th., memimpin ibadah Minggu Letare sekaligus upacara pisah sambut Pendeta Resort di HKBP Palmarum Pejuang. Dalam suasana penuh sukacita, gereja resmi memberangkatkan Pdt. Nuraidah Siregar, Sm.Th., memasuki masa purnabakti (pensiun) dan menyambut Pdt. Rohara Panjaitan, M.Si., sebagai Pendeta Resort yang baru. Melalui khotbah dari Efesus 5:8-14, Praeses menekankan pentingnya jemaat hidup sebagai “anak-anak terang” yang meninggalkan kehidupan lama untuk menjadi pelita, mulai dari keluarga hingga lingkungan luas. Estafet kepemimpinan ini, yang ditandai dengan pembacaan SK oleh Sekretaris Distrik Pdt. Sarihon Nelson Silaban, diharapkan membawa semangat transformasi berkelanjutan bagi seluruh jemaat HKBP Resort Palmarum Pejuang.

BEKASI (15/3) – Praeses HKBP Distrik XIX Bekasi, Pdt. Henri Napitupulu, M.Th., memimpin ibadah Minggu Letare sekaligus upacara pisah sambut Pendeta Resort di HKBP Palmarum Pejuang. Dalam suasana penuh sukacita, gereja resmi memberangkatkan Pdt. Nuraidah Siregar, Sm.Th., memasuki masa purnabakti (pensiun) dan menyambut Pdt. Rohara Panjaitan, M.Si., sebagai Pendeta Resort yang baru. Melalui khotbah dari Efesus 5:8-14, Praeses menekankan pentingnya jemaat hidup sebagai “anak-anak terang” yang meninggalkan kehidupan lama untuk menjadi pelita, mulai dari keluarga hingga lingkungan luas. Estafet kepemimpinan ini, yang ditandai dengan pembacaan SK oleh Sekretaris Distrik Pdt. Sarihon Nelson Silaban, diharapkan membawa semangat transformasi berkelanjutan bagi seluruh jemaat HKBP Resort Palmarum Pejuang.

TORGAMBA (15/3) – Praeses HKBP Distrik XXVI Labuhanbatu, Pdt. Herbin Silaban, M.Th., melaksanakan kunjungan pastoral ke HKBP Batu Mamak Resort Batu Mamak–Torgamba pada Minggu Letare. Agenda utama kunjungan ini adalah memimpin ibadah Minggu sekaligus mengukuhkan (mangojakon) Pdt. Rahmat Simanungkalit, S.Th., sebagai Pendeta Fungsional di gereja setempat. Dalam khotbahnya yang didasarkan pada Efesus 5:8-14, Praeses menekankan pentingnya jemaat hidup sebagai “Anak-anak Terang” dengan meninggalkan perilaku lama dan mewujudkan kasih melalui kemurahan hati serta keadilan. Dengan dukungan 380 Kepala Keluarga dan 18 Sintua, pengukuhan ini diharapkan membawa semangat baru bagi pertumbuhan iman jemaat di wilayah Labuhanbatu, agar HKBP terus bertransformasi menjadi berkat yang nyata bagi dunia.

SAMOSIR (15/3) – HKBP Distrik VII Samosir sukses menyelenggarakan Kebaktian Kebangunan Iman (KKI) khusus Pemuda/i Wilayah Timur pada Minggu, 15 Maret 2026. Bertempat di HKBP Resort Sinaga Uruk sebagai tuan rumah, acara ini berlangsung khidmat dengan fokus penguatan spiritual bagi generasi muda di tengah tantangan zaman. Ibadah KKI ini dilayani oleh Pdt. Tinorva Bento Hutabalian yang menyampaikan Firman Tuhan, didampingi para pelayan fulltimer serta parhalado setempat. Kehadiran antusias dari rekan-rekan pemuda/i se-wilayah timur Samosir diharapkan mampu membangkitkan semangat baru dalam pelayanan, mempererat persekutuan, serta menjadikan kaum muda HKBP sebagai garam dan terang yang berdampak bagi masyarakat luas.

MEDAN (15/3) – Praeses HKBP Distrik X Medan Aceh, Pdt. Suwandi Sinambela, S.Th., M.Psi., memimpin ibadah Minggu Letare sekaligus upacara pisah sambut Pendeta Resort di HKBP Immanuel Medan Patumbak. Dalam khotbahnya yang berdasar pada Efesus 5:8-14, Praeses mengajak jemaat untuk hidup sebagai “Anak-anak Terang” yang memancarkan kasih Kristus melalui perkataan dan perbuatan di tengah dunia. Acara ini menandai serah terima jabatan dari Pdt. Nelly Hutasoit, S.Th., M.M., yang berpindah tugas ke HKBP Diski, kepada Pdt. Tiurlina Manurung, M.Th., sebagai Pendeta Resort HKBP Medan Patumbak yang baru. Melalui mutasi pelayan ini, diharapkan koordinasi dan kualitas pelayanan di Resort Medan Patumbak semakin berkembang, membawa transformasi rohani yang nyata bagi seluruh jemaat.

KLANG (15/3) – Praeses HKBP Distrik XX Kepulauan Riau memimpin ibadah Minggu Letare sekaligus seremoni parborhathon (pelepasan) Pdt. Rahmat Simanungkalit dan mangojakon (pelantikan) Pdt. Tri Suandi Gultom di HKBP Klang Resort Singapura. Pergantian tugas ini tercatat sebagai yang tercepat karena kendala administrasi izin tinggal di wilayah Klang. Dalam khotbahnya, Praeses menekankan agar jemaat HKBP Klang terus hidup dalam terang dan semakin bersemangat dalam pelayanan bersama pimpinan yang baru. Momentum ini menjadi pengingat penting bagi jemaat untuk tetap solid dan adaptif di tengah tantangan birokrasi, demi memastikan kelangsungan pelayanan firman Tuhan bagi warga HKBP di wilayah Malaysia dan Singapura.

TAPANULI UTARA (15/3) – Gereja HKBP Pansurnapitu di Kecamatan Siatas Barita bersukacita merayakan persiapan Ulang Tahun ke-159 melalui Ibadah Minggu yang khidmat pada 15 Maret 2026. Momen istimewa ini turut dihadiri oleh Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, beserta jajaran pemerintah daerah. Dalam kunjungannya, Bupati menyerahkan donasi khusus untuk mendukung perayaan hari jadi gereja tersebut. Kehadiran pemerintah daerah ini menegaskan sinergi yang kuat antara gereja dan negara. Melalui persekutuan ini, jemaat HKBP Pansurnapitu didorong untuk terus menjadi berkat, mendukung program pembangunan daerah, serta menjaga kelestarian lingkungan demi kemuliaan nama Tuhan di Tapanuli Utara

JAMBI (14/3) – Praeses HKBP Distrik XXV Jambi, Pdt. Kamson R.A. Pasaribu, M.Th., melaksanakan kunjungan pastoral di HKBP Sei Bahar, Resort Jambi, melalui gelaran Mini Seminar bertajuk “Pengajaran Iman di Tengah Keluarga”. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program strategis Distrik XXV tahun 2026 yang fokus pada penguatan fondasi teologi dalam lingkup rumah tangga jemaat. Disambut hangat oleh Pimpinan Jemaat, Cal. Pdt. Daniel Arthur Hutagalung, S.Th., serta kaum bapak dan ibu, seminar ini menjadi ruang diskusi interaktif bagi jemaat dan parhalado. Melalui bimbingan pastoral ini, Praeses menekankan pentingnya peran orang tua sebagai pengajar iman utama, guna memastikan nilai-nilai kekristenan tetap tumbuh kuat di tengah tantangan zaman, sekaligus menyelaraskan pelayanan gereja dengan kebutuhan keluarga di wilayah Sei Bahar.

DUMAI (14/3) – HKBP Distrik XXX Riau Pesisir (Regional Dumai) menggelar ibadah doa bersama bagi seluruh pelajar jemaat yang akan menempuh Ujian Akhir dan Ujian Kenaikan Kelas. Bertempat di HKBP Immanuel Dumai pada Sabtu (14/03), kegiatan ini menjadi wadah penguatan spiritual bagi anak-anak sekolah di berbagai tingkatan. Melalui dukungan doa kolektif dari para pelayan dan orang tua, gereja berharap para siswa dapat menghadapi tantangan akademis dengan ketenangan batin dan hasil yang maksimal. Program ini mempertegas komitmen Distrik XXX Riau Pesisir dalam mendampingi masa depan generasi muda, memastikan mereka tetap mengandalkan Tuhan dalam setiap tahapan pendidikan di wilayah Dumai dan sekitarnya.

PEMATANGSIANTAR (13/3) – STT HKBP Pematangsiantar menjadi tuan rumah Rapat Evaluasi dan Penyusunan Program Yayasan Perguruan Tinggi Teologi HKBP pada 12–13 Maret 2026. Kegiatan strategis ini melibatkan empat sekolah tinggi (STT HKBP, STGH, STB, dan STD) untuk menyinergikan program kerja serta anggaran masa depan. Ketua Yayasan, Ir. Ido Hutabarat, menekankan pentingnya evaluasi berkala guna meningkatkan kualitas pendidikan teologi. Selain penetapan program, dilakukan penyerahan bantuan “Good Bless Amotek” dari STT HKBP kepada STB dan STD. Langkah ini bertujuan memperkuat kolaborasi antarlembaga dalam mencetak pelayan gereja yang kompeten dan berdedikasi bagi kemajuan pelayanan HKBP.

CIKARANG (13/3) – Memperkuat semangat toleransi di bulan Ramadan, HKBP Distrik XIX Bekasi bersinergi dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bekasi menggelar aksi berbagi 10.000 paket takjil gratis di kawasan Stadion Wibawa Mukti. Kegiatan ini dihadiri oleh Kabid Diakonia Distrik sekaligus Anggota FKUB, St. RZ. Simanjuntak, S.E., bersama perwakilan pelayan dan jemaat dari 23 gereja HKBP di wilayah Kabupaten Bekasi. Aksi nyata ini merupakan wujud kehadiran gereja dalam merajut kerukunan dan menghormati masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa. Melalui kolaborasi ini, HKBP menegaskan komitmennya untuk terus bergandengan tangan dengan seluruh elemen lintas agama demi menjaga stabilitas dan harmoni sosial di Bekasi. Semangat kebersamaan ini diharapkan menjadi teladan bagi masyarakat dalam merawat keberagaman dan toleransi antarumat beragama di Indonesia.

BEKASI (12/3) – Praeses HKBP Distrik XIX Bekasi, Pdt. Henri Napitupulu, M.Th., mengapresiasi langkah strategis Yayasan HKBP Distrik XIX Bekasi yang diketuai St. RZ. Simanjuntak, S.E., dalam menjalin kerja sama dengan PT Foresight Global. Kolaborasi ini bertujuan menyediakan lowongan pekerjaan di dalam maupun luar negeri bagi jemaat yang membutuhkan, sebagai wujud nyata pelayanan sosial gereja. Program penyediaan lapangan kerja ini diselenggarakan sepenuhnya tanpa biaya guna membantu jemaat yang belum bekerja. Para pelamar dapat langsung mendatangi Kantor Distrik XIX Bekasi atau Gedung Graha Tiara, Cikarang, untuk mendapatkan surat rekomendasi khusus. Rekomendasi ini menjadi tanda prioritas bagi jemaat agar lebih mudah terserap di perusahaan tujuan, sekaligus mempertegas komitmen HKBP dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi warganya.

PEARAJA (12/3) – Kepala Departemen Diakonia HKBP, Pdt. Eldarton Simbolon, menerima kunjungan resmi calon pendeta dari Evangelical Lutheran Church in America (ELCA), Ms. Ashley Teter. Pertemuan ini menjadi ajang pertukaran inspirasi mengenai dinamika pelayanan sosial dan kemanusiaan yang dikelola oleh Departemen Diakonia HKBP di berbagai wilayah. Dalam diskusi tersebut, Pdt. Eldarton berbagi pengalaman mengenai keberhasilan kolaborasi antara HKBP dan ELCA yang telah lama terjalin. Ms. Ashley menyambut baik berbagai strategi pelayanan HKBP, khususnya dalam pemberdayaan masyarakat dan aksi diakonia inklusif. Pertemuan ini memperkuat kemitraan oikumene internasional sekaligus memperluas wawasan calon pelayan ELCA mengenai implementasi kasih melalui pelayanan nyata di tengah jemaat dan masyarakat Indonesia.

BINJAI (12/3) – HKBP Resort Binjai sukses menyelenggarakan sosialisasi program dan manfaat BPJS Ketenagakerjaan yang ditujukan bagi seluruh Parhalado. Kegiatan ini bertujuan memberikan kepastian perlindungan jaminan sosial bagi para pelayan gereja dalam menjalankan tugas panggilannya. Melalui pemaparan ini, Parhalado dibekali pemahaman mengenai pentingnya jaminan kecelakaan kerja dan kematian sebagai bentuk mitigasi risiko selama masa pelayanan. Langkah strategis ini mencerminkan kepedulian HKBP Resort Binjai terhadap kesejahteraan dan keamanan kerja para Parhalado. Dengan adanya jaminan sosial yang terintegrasi, diharapkan seluruh pelayan Tuhan dapat fokus melaksanakan tugas pastoral dan administrasi dengan lebih tenang, aman, dan profesional demi pertumbuhan iman jemaat di lingkungan HKBP Resort Binjai.

BINJAI (12/3) – HKBP Resort Binjai sukses menyelenggarakan sosialisasi program dan manfaat BPJS Ketenagakerjaan yang ditujukan bagi seluruh Parhalado. Kegiatan ini bertujuan memberikan kepastian perlindungan jaminan sosial bagi para pelayan gereja dalam menjalankan tugas panggilannya. Melalui pemaparan ini, Parhalado dibekali pemahaman mengenai pentingnya jaminan kecelakaan kerja dan kematian sebagai bentuk mitigasi risiko selama masa pelayanan. Langkah strategis ini mencerminkan kepedulian HKBP Resort Binjai terhadap kesejahteraan dan keamanan kerja para Parhalado. Dengan adanya jaminan sosial yang terintegrasi, diharapkan seluruh pelayan Tuhan dapat fokus melaksanakan tugas pastoral dan administrasi dengan lebih tenang, aman, dan profesional demi pertumbuhan iman jemaat di lingkungan HKBP Resort Binjai.

JAKARTA (11/3) – Praeses HKBP Distrik VIII DKI Jakarta, Pdt. Oloan Nainggolan, S.Th., meresmikan hasil renovasi Gedung Lembaga Pendidikan dan Pemberdayaan (Sekolah Alkitab Perempuan) di Jakarta. Acara peresmian yang berlangsung khidmat ini ditandai dengan penandatanganan prasasti sebagai simbol selesainya pemugaran fasilitas pendidikan tersebut. Proyek renovasi ini dipimpin oleh Normaline br. Nababan selaku Ketua Tim Renovasi dan didukung penuh oleh Yayasan yang diketuai Dra. Sandra br. Sidabutar. Mengutip 1 Korintus 15:58, peresmian ini menjadi momentum penguatan bagi kaum perempuan HKBP untuk semakin giat dalam pekerjaan Tuhan. Kehadiran gedung yang lebih representatif ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pemberdayaan dan pembinaan iman bagi perempuan di lingkungan Distrik VIII DKI Jakarta.

JAKARTA (11/3) – Ephorus HKBP, Pdt. Dr. Victor Tinambunan, MST., menyambut hangat perayaan syukur ulang tahun ke-30 United Evangelical Mission (UEM). Sebagai penerus misi RMG sejak 1828, UEM memiliki ikatan historis kuat dengan HKBP dalam pengabaran Injil di Tanah Batak. Dalam perayaan yang bertuan rumah GKPS ini, HKBP diundang aktif mendukung kesuksesan acara di Ballroom NT Tower, Jakarta. Ephorus mengapresiasi dukungan keluarga Dr. Nurdin Tampubolon atas penyediaan fasilitas tersebut. Momentum ini diharapkan mempererat persekutuan 17 gereja anggota UEM di Indonesia, sekaligus memperkokoh komitmen transformasi pelayanan misi gerejawi di era modern demi kemuliaan Tuhan.

HUTABAYU RAJA (10/03) – Kepala Departemen Marturia HKBP melaksanakan kunjungan pastoral dalam Konvent Distrik XXIV Tanah Jawa di HKBP Bangun Putih. Pertemuan yang dihadiri pelayan penuh waktu dan keluarga ini bertujuan memperkuat sinergi serta kesetiaan dalam menjalankan tugas pelayanan di tengah dinamika jemaat saat ini. Fokus utama kunjungan ini adalah sosialisasi Tahun Pengajaran Iman di Tengah Keluarga 2026. Kadep Marturia menegaskan bahwa keluarga adalah agen terkecil namun paling mendasar dalam pewarisan nilai iman, merujuk pada pesan Ulangan 6:6-7 dan komitmen Yosua 24:15. Beliau mengajak para pelayan untuk mendorong setiap rumah tangga jemaat menjadi pusat doa dan pembacaan Firman setiap hari. Melalui diskusi yang antusias, konvent ini menjadi momentum kebangkitan visi bagi para pelayan untuk membangun gereja yang kuat melalui fondasi keluarga yang kokoh secara rohani.

SIDIKALANG (10/3) – Memasuki bulan Maret 2026, situasi darurat menyelimuti SMK HKBP Sidikalang setelah sebanyak 218 siswanya diduga mengalami keracunan makanan massal pasca menyantap menu Makanan Bergizi Gratis (MBG). Gejala mual, muntah, dan diare mulai dirasakan para pelajar sejak Senin malam hingga Selasa pagi, yang mengakibatkan fasilitas kesehatan di Dairi sempat mengalami lonjakan pasien (overload). Kepala Sekolah SMK HKBP, Melanton Sirait, bergerak cepat melakukan koordinasi dengan tim medis untuk memastikan 133 siswa yang membutuhkan perawatan intensif tertangani di RSUD Sidikalang dan puskesmas setempat. Hasil uji lab mengonfirmasi adanya bakteri Staphylococcus aureus dan Bacillus cereus pada sampel nasi. Menanggapi insiden ini, pihak sekolah dan otoritas terkait telah menghentikan sementara distribusi makanan guna menjamin keselamatan serta kesehatan seluruh siswa di bawah naungan yayasan HKBP.

TAPANULI UTARA (10/3) – Ephorus HKBP, Pdt. Dr. Victor Tinambunan, MST., memberikan apresiasi tinggi kepada Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., atas respons cepat dalam menangani keluhan infrastruktur di wilayah Tapanuli Utara. Dalam hitungan jam setelah menerima informasi, Kapolda langsung menindaklanjuti kondisi jembatan menuju HKBP Nagasaribu. Kapolda telah menginstruksikan Kapolres Tapanuli Utara untuk meninjau lokasi dan mempertimbangkan bantuan pembangunan jembatan permanen oleh Brimob. Ephorus menyambut baik inisiatif ini sebagai harapan baru bagi mobilitas jemaat dan masyarakat, menggantikan jembatan kayu swadaya yang selama ini digunakan. Ephorus mendoakan agar Kapolda senantiasa dalam lindungan Tuhan dalam menjalankan tugas mulia di Sumatera Utara.

TANJUNG PINANG (10/3) – Praeses HKBP Distrik XX Kepulauan Riau mengadakan audiensi dengan Walikota Tanjung Pinang guna melakukan koordinasi terkait rencana pelaksanaan Sidang Wilayah PGI (Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia) Wilayah Kepulauan Riau yang dijadwalkan berlangsung pada April mendatang. Melalui pertemuan ini, HKBP Distrik XX mengharapkan dukungan dari pemerintah daerah demi kelancaran agenda gerejawi tersebut. Sinergi antara otoritas gereja dan pemerintah kota diharapkan dapat memperkuat kerukunan antarumat beragama serta menyukseskan perhelatan tingkat wilayah ini sebagai bentuk nyata kontribusi gereja bagi pembangunan spiritualitas dan keharmonisan di seluruh wilayah Kepulauan Riau.

PEMATANGSIANTAR (10/3) – HKBP Suka Dame sukses menyelenggarakan kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis bagi jemaat lansia. Layanan ini terlaksana berkat sinergi antara pimpinan (Uluan), Dewan, dan Seksi Kesehatan HKBP Suka Dame dengan Dinas Kesehatan Pematangsiantar melalui Puskesmas Bane. Kegiatan ini merupakan bentuk perhatian gereja terhadap kesejahteraan fisik umat, khususnya bagi warga senior. Pihak gereja menyampaikan apresiasi tinggi kepada tim medis Puskesmas Bane atas dedikasi dan pelayanannya. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan terus berlanjut guna mendukung peningkatan derajat kesehatan jemaat, sebagai perwujudan nyata pelayanan kasih gereja yang holistik bagi masyarakat di Pematangsiantar.

BALIKPAPAN (10/03) – Jemaat HKBP Balikpapan Ressort Kalimantan Timur menyelenggarakan ibadah Hari Doa Sedunia (HDS) 2026 yang difokuskan bagi pergumulan di Nigeria. Mengangkat tema “Datanglah, Aku Akan Memberi Kelegaan Kepadamu”, ibadah ini menjadi bentuk aksi ekumenis global untuk mendoakan perdamaian, keadilan, dan kesejahteraan bagi masyarakat Nigeria yang terdampak kekerasan serta kemiskinan. Dalam khotbahnya, Pendeta Ressort Pdt. Pansur Sijabat mengajak jemaat, khususnya kaum perempuan yang hadir dengan busana khas Nigeria, untuk saling menguatkan dan memikul beban sesama. Melalui kegiatan ini, HKBP Balikpapan menegaskan komitmennya dalam mempererat persatuan gereja sedunia dan menghadirkan kasih Allah bagi bangsa-bangsa yang menderita.

PAKKAT (10/03) – Praeses HKBP Distrik III Humbang, Pdt. Robinsarhot Lumbangaol, S.Th., MM., memimpin peletakan batu pertama pembangunan gedung Gereja HKBP Panggugunan, Resort Rambe. Ibadah syukur ini dilayani oleh Sekretaris Distrik Pdt. Rahmat Sianturi sebagai liturgis dan Pdt. Okuli Sitohang sebagai pengkhotbah. Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Kemenag Humbahas dan Kepala Desa Panggugunan melalui bantuan material bangunan. Selain memulai konstruksi fisik, Praeses menyerahkan bantuan sembako bagi jemaat terdampak bencana ekologis serta memberikan Agenda HKBP sebagai inventaris gereja. Sinergi ini diharapkan mempercepat pembangunan sarana ibadah sekaligus memperkuat solidaritas jemaat dalam menata kembali pelayanan pascabencana.

DOLOKSANGGUL (10/3) – HKBP Tipang Resort Bakara, Distrik III Humbang, memulai pembangunan rumah dinas yang ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan dan tokoh masyarakat. Acara diawali ibadah syukur yang dipimpin oleh Pdt. Harapan Lumban Gaol. Pembangunan gedung pelayanan ini bertujuan memperkuat infrastruktur gereja demi kelancaran tugas pelayanan rohani bagi jemaat. Bupati Humbahas melalui Staf Ahli Parman Lumban Gaol berharap fasilitas ini segera rampung untuk mengoptimalkan aktivitas gerejawi. Sinergi antara jemaat, pemerintah, dan anggota DPRD Poltak Purba dalam proyek ini mencerminkan komitmen bersama dalam meningkatkan pelayanan iman di wilayah Baktiraja.

TARUTUNG (9/3) – Biro Perempuan HKBP bersinergi dengan UPTD PPA Kabupaten Tapanuli Utara mengeluarkan imbauan tegas menyusul percobaan penculikan anak di wilayah Simorangkir. Kejadian bermula saat seorang siswa SD berusia 13 tahun dipancing pelaku menggunakan permen dan minuman bius, namun berhasil melarikan diri saat mobil berhenti di Hutaraja. Tim perlindungan anak Pemkab Taput bersama pemerintah desa telah mengunjungi korban untuk memberikan pendampingan. Kegiatan ini merupakan edukasi preventif bagi orang tua agar meningkatkan kewaspadaan terhadap keselamatan anak dari ancaman predator. Biro Perempuan HKBP menekankan pentingnya mengajarkan anak untuk tidak menerima apa pun atau mengikuti orang asing. Sinergitas ini bertujuan memastikan lingkungan yang aman serta memberikan perlindungan maksimal bagi generasi muda di Tapanuli Utara.

PADANGSIDIMPUAN (9/3) – HKBP Habinsaran menggelar acara peletakan batu pertama pembangunan menara gereja pada Senin, 9 Maret 2026. Prosesi ini dipimpin langsung oleh Praeses HKBP Distrik I Tabagsel-Sumbar, Pdt. Jahor Purba, M.Th., didampingi Pendeta Resort HKBP Habinsaran, Pdt. Lunar Siregar, serta Pdt. Aida Minarma Nainggolan, S.Th. Acara tersebut turut melibatkan partisipasi aktif dari unsur panitia pembangunan, perwakilan parhalado, serta jemaat setempat. Substansi kegiatan ini merupakan perwujudan komitmen jemaat dalam pengembangan sarana fisik rumah Tuhan guna menunjang kewibawaan dan operasional gereja. Pembangunan menara ini diharapkan menjadi simbol pertumbuhan iman sekaligus memperkuat identitas pelayanan HKBP di wilayah Padangsidimpuan. Sinergi antara pimpinan distrik, pelayan resort, dan jemaat dalam proyek ini menegaskan semangat kemandirian serta kebersamaan dalam menata infrastruktur gereja demi kemuliaan Tuhan.

PEARAJA (9/3) – Kantor Pusat HKBP mencatatkan peristiwa historis melalui penyerahan hibah lahan secara tulus oleh keturunan St. Kornelius Lumbantobing. Lahan tersebut diperuntukkan bagi perluasan akses jalan dan penataan taman di kawasan gerbang utama demi menciptakan lingkungan yang asri dan teduh bagi setiap pengunjung. Proses ini merupakan buah dari komunikasi intensif yang dilakukan oleh Pimpinan HKBP bersama pihak keluarga. Substansi kegiatan ini merefleksikan warisan iman keluarga St. Kornelius yang secara turun-temurun telah berkontribusi bagi gereja, termasuk menghibahkan lahan Makam Misionaris di masa lampau. Dengan penyerahan aset ini, HKBP dapat segera merealisasikan penataan kawasan pusat yang lebih representatif dan estetis. Peristiwa ini menjadi kesaksian nyata tentang kedermawanan warga jemaat dalam mendukung pengembangan infrastruktur pelayanan gereja secara berkelanjutan.

TEBING TINGGI (9/3) – Seluruh pelayan penuh waktu (Fulltimer) beserta keluarga di HKBP Distrik XIV Tebing Tinggi Deli mengikuti Konvent Distrik di HKBP Parsaoran Resort Sukadamai. Dipimpin oleh Praeses Pdt. Arthur M. Sitorus, S.Th., MM., kegiatan ini menjadi wadah penguatan teologis dan persaudaraan bagi para pelayan di tengah tantangan era digital yang kian kompleks. Puncak acara diisi dengan pembinaan oleh Pdt. Pintor Marihot Sitanggang, Ph.D., yang memaparkan pentingnya dokumen teologi HKBP sebagai benteng dan identitas pelayanan. Di era unthinkable changing, pelayan diharapkan menguasai doktrin gereja agar tidak terjadi penyimpangan ajaran. Konvent diakhiri dengan aksi kasih berupa pemberian sosial bagi pelayan yang sakit serta perkenalan pelayan mutasi baru, menegaskan komitmen Distrik XIV untuk tetap solid dan setia dalam perlindungan kuasa Kepala Gereja, Yesus Kristus.

BANTEN (9/3) – Retret Paduan Suara (Padus) Lydia HKBP Distrik XXI Banten resmi dibuka dengan penuh sukacita. Mengangkat tema “Bijak dalam Berkata, Dewasa dalam Bertindak”, kegiatan ini menjadi wadah penguatan spiritual dan emosional bagi para anggota koor perempuan di wilayah Banten. Acara ini dihadiri langsung oleh Praeses HKBP Distrik XXI Banten, Pdt. Sumihar Sinaga, bersFama Kabid Koinonia Pdt. Lamhot Silalahi. Pelaksanaan retret hari pertama ini juga didukung penuh oleh jajaran pengurus Persatuan Parompuan Distrik (PPD) Banten, di bawah pimpinan Ketua PPD Ny. Uli Gultom dan Sekretaris Ny. Ria Margaretha. Melalui persekutuan ini, diharapkan para pelayan melalui puji-pujian tidak hanya bertumbuh dalam kualitas olah vokal, tetapi juga memiliki kedewasaan karakter kristiani yang nyata dalam kehidupan sehari-hari, selaras dengan tema yang diusung.

PEKANBARU (9/3) – Persatuan Parompuan Distrik (PPD) HKBP Distrik XXII Riau menggelar Ibadah Bulanan dengan penuh sukacita di HKBP Beringin Indah, Senin sore. Selain sebagai wadah persekutuan spiritual, pertemuan ini juga diisi dengan sesi pembekalan khusus mengenai cara mengenali dan mengasah talenta anak sejak dini bagi para kaum ibu jemaat. Kegiatan ini menekankan peran strategis perempuan dalam mendampingi tumbuh kembang generasi muda. Melalui pembekalan ini, PPD Distrik XXII Riau berharap para orang tua semakin peka dalam mengarahkan bakat anak agar dapat dipergunakan demi kemuliaan Tuhan. Kebersamaan ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus mempererat tali persaudaraan antarperempuan di seluruh wilayah Distrik Riau.

SUNGAI PAMPANG (9/3) – Keceriaan mewarnai wajah anak-anak Suku Anak Dalam saat menerima hadiah boneka dari jemaat HKBP Rawamangun. Pemberian ini diserahkan langsung oleh pelayan Zending Riau, C.Diak. Nella Simorangkir dan C.Diak. Agustri Saragih, sebagai wujud nyata empati jemaat kota terhadap pelayanan di pedalaman. Meski bantuan telah diterima sejak November 2025, pembagian baru terlaksana Senin lalu menunggu masyarakat kembali dari tradisi Manda (berburu). Aksi sederhana ini menjadi sarana kesaksian iman yang mempererat persaudaraan oikumene. Melalui kepedulian HKBP Rawamangun, pelayanan Zending di Riau semakin dikuatkan dalam menyampaikan kasih Kristus yang menjangkau hingga pelosok terpencil.

NAGASARIBU (8/3) – HKBP Nagasaribu, Resort Onanrunggu, Distrik II Silindung, merayakan Jubileum 125 tahun sebagai momentum syukur atas penyertaan Tuhan selama lebih dari satu abad. Perayaan ini memiliki makna mendalam karena jemaat kini telah mendapatkan kembali kebebasan akses ke ladang mereka setelah sebelumnya sempat mengalami pembatasan. Kehadiran pimpinan gereja dalam ibadah syukur ini disambut sukacita oleh warga yang terus menjaga keteguhan iman di tengah keterbatasan akses infrastruktur dan teknologi. Substansi kegiatan ini adalah kesaksian hidup tentang ketabahan dan kesetiaan jemaat di wilayah terpencil. Perayaan Jubileum menjadi simbol kemenangan iman dan pemulihan bagi masyarakat Nagasaribu dalam mengolah tanah sumber kehidupan. HKBP menegaskan bahwa keterbatasan fisik tidak menghalangi pertumbuhan spiritual, melainkan memperkuat ketergantungan umat kepada hadirat Tuhan yang terus memelihara pelayanan dari generasi ke generasi.

TEBING TINGGI (9/3) – STT HKBP Pematangsiantar melaksanakan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) melalui diskusi teologis bersama para pelayan penuh waktu (fulltimer) HKBP Distrik XIV Tebing Tinggi Deli. Bertempat di HKBP Parsaoran Resort Sukadamai, kegiatan ini mengangkat tema “Dokumen-Dokumen Teologi HKBP” sebagai bagian dari agenda Konvent Pelayan Distrik. Pelaksanaan PkM ini merupakan tindak lanjut nyata dari MoU dan Perjanjian Kerjasama antara STT HKBP dan Distrik XIV. Melalui bimbingan LPPM STT HKBP, diskusi ini bertujuan memperdalam pemahaman doktrinal pelayan guna memperkuat fondasi pelayanan di jemaat. Pihak kampus menyampaikan apresiasi kepada Praeses dan seluruh pelayan atas sinergi yang terjalin demi kemuliaan Tuhan.

JAKARTA (9/3) – HKBP Distrik VIII DKI Jakarta menggelar Konvent Distrik perdana tahun 2026 di HKBP Resort Kebayoran Lama. Kegiatan ini diikuti para pelayan penuh waktu, pelayan pensiun, serta Persekutuan Ina Sarfat. Praeses Pdt. Oloan Nainggolan memimpin agenda dengan sosialisasi buku pedoman “Syema! Pengajaran Iman di Tengah Keluarga” sebagai fokus pelayanan tahun ini. Selain penguatan program Tahun Transformasi 2026, konvent menjadi ajang koordinasi kepengurusan Badan Pemulihan Aset, media gereja, dan persiapan rangkaian kegiatan seperti Paskah serta Sekolah Alkitab. Pertemuan ini bertujuan menyelaraskan visi pelayanan gereja di tengah keluarga, sekaligus mempererat persekutuan antar pelayan dalam mendukung efektivitas misi HKBP di Jakarta.

PEMATANGSIANTAR (9/3) – HKBP Immanuel Tomuan, Ressort Immanuel Tomuan, resmi memulai proyek renovasi gedung gereja pada Senin pagi. Mengawali tahapan fisik ini, dilaksanakan ibadah singkat dan doa bersama yang dipimpin oleh Pendeta Ressort, Pdt. M. Simbolon, guna memohon penyertaan Tuhan atas kelancaran proses pembangunan. Kegiatan ini dihadiri oleh bibelvrouw H. Simanungkalit, jajaran Sintua, serta seluruh Panitia Pembangunan. Renovasi ini merupakan komitmen jemaat dalam memperbarui sarana ibadah demi kenyamanan pelayanan umat. Semangat gotong royong dan kesatuan hati antar-pelayan serta panitia menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan gedung gereja yang lebih representatif bagi pertumbuhan iman jemaat di masa depan.

PEMATANGSIANTAR (9/3) – HKBP Immanuel Tomuan, Ressort Immanuel Tomuan, resmi memulai proyek renovasi gedung gereja pada Senin pagi. Mengawali tahapan fisik ini, dilaksanakan ibadah singkat dan doa bersama yang dipimpin oleh Pendeta Ressort, Pdt. M. Simbolon, guna memohon penyertaan Tuhan atas kelancaran proses pembangunan. Kegiatan ini dihadiri oleh bibelvrouw H. Simanungkalit, jajaran Sintua, serta seluruh Panitia Pembangunan. Renovasi ini merupakan komitmen jemaat dalam memperbarui sarana ibadah demi kenyamanan pelayanan umat. Semangat gotong royong dan kesatuan hati antar-pelayan serta panitia menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan gedung gereja yang lebih representatif bagi pertumbuhan iman jemaat di masa depan.

LAGUBOTI (8/3) – Kepala Departemen Koinonia HKBP, Pdt. Dr. Deonal Sinaga, memimpin ibadah Minggu Okuli di HKBP Laguboti Kota. Kehadiran beliau disambut penuh sukacita oleh jemaat yang dipimpin oleh Pdt. Renny Juwita Simanjuntak dalam suasana yang penuh semangat dan tertib. Pelayanan ini menjadi momen kebersamaan yang istimewa bagi jemaat setempat dalam menghayati iman di pertengahan masa Pra-Paskah. Terlihat ketertiban dan antusiasme ibadah di Laguboti mencerminkan pertumbuhan spiritualitas yang sehat di tengah jemaat perkotaan. Melalui pelayanan ini, HKBP terus berupaya menjalin kedekatan antara pimpinan pusat dengan akar rumput guna memastikan arah pelayanan yang selaras dan berdampak.

MEDAN (8/3) – Kepala Departemen Marturia HKBP melaksanakan kunjungan pastoral ke HKBP Griya Martubung, Distrik XXXI Medan Utara, yang melayani 504 kepala keluarga atau sekitar 1.882 jiwa. Ibadah yang dipimpin oleh Pdt. Janti Hutauruk bersama jajaran pelayan ini menjadi momentum penguatan iman bagi jemaat yang terbagi dalam 13 sektor pelayanan. Dalam khotbahnya, Bapak Kepala Departemen Marturia menekankan pentingnya menumbuhkan kerinduan umat untuk bersekutu, baik di dalam gereja maupun di tengah keluarga. Substansi kegiatan ini adalah penegasan peran marturia (kesaksian) dalam membangun spiritualitas yang hidup melalui pesan “lului among inongmu, lului gereja, lului tondong”. Jemaat diajak untuk memelihara kasih kepada orang tua, gereja, serta sesama sebagai wujud perjumpaan nyata dengan Tuhan. Kunjungan ini diharapkan mampu memperbarui semangat pelayanan 40 orang penatua dan seluruh jemaat agar tetap setia menjadi saksi Kristus yang saling menopang di tengah masyarakat.

PONTIANAK (8/3) – Menjelang peringatan 78 tahun berdirinya HKBP Pontianak pada 13 Juni 2026, jemaat diajak untuk merefleksikan perjuangan para pendiri gereja sembari menatap masa depan pelayanan di wilayah tersebut. Momentum bersejarah ini ditandai dengan rencana peresmian HKBP Distrik XXXIII Kalimantan Barat yang dijadwalkan pada 14 Juni 2026. Langkah strategis ini bertujuan untuk memperluas jangkauan pelayanan hingga ke daerah-daerah yang belum terjangkau melalui penambahan tenaga pelayan Tuhan. Substansi kegiatan ini adalah ajakan bagi generasi jemaat tahun 2026 untuk berperan aktif dan berpartisipasi nyata (pasidohot) dalam menorehkan sejarah baru bagi gereja. Melalui pembentukan distrik baru ini, HKBP berkomitmen menyatukan langkah seluruh jemaat demi kemandirian dan perluasan pelayanan di Kalimantan Barat. Panitia peresmian saat ini tengah mempersiapkan seluruh rangkaian acara agar prosesi transisi administratif dan spiritual ini dapat terlaksana dengan baik demi kemuliaan Tuhan.

BEKASI (8/3) – Praeses HKBP Distrik XIX Bekasi, Pdt. Henri Napitupulu, M.Th., melaksanakan kunjungan pastoral sekaligus melayani Ibadah Minggu Okuli di HKBP Papan Mas Resort Duta Permai. Dalam khotbah yang berlandaskan 1 Tawarikh 22:14-19, Praeses mengajak jemaat yang dipimpin oleh Pdt. Jhon Seven Manihuruk, S.Th., M.Si. ini untuk senantiasa mengarahkan pandangan dan hati hanya kepada Tuhan di tengah segala pergumulan hidup. Meski kehadiran jemaat terkendala cuaca dan banjir yang menggenangi akses jalan, ibadah tetap berlangsung dengan khidmat. Substansi kegiatan ini merupakan penguatan spiritualitas dan motivasi bagi para pelayan serta 188 kepala keluarga jemaat dalam membangun gereja, baik secara fisik maupun kualitas pelayanan. Praeses menekankan bahwa Minggu Okuli harus menjadi momentum refleksi diri untuk meyakini bahwa hanya kehendak Tuhan yang terbaik dalam hidup orang percaya. Kunjungan ini mempertegas kehadiran pimpinan distrik dalam mendampingi jemaat yang sedang berjuang mengembangkan sarana peribadatan di tengah tantangan lingkungan.

LAWE SIGALAGALA (8/3) – Kepala Departemen Diakonia HKBP, Pdt. Eldarton Simbolon, didampingi Kepala Biro Caritas Emergency, Osten Matondang, melaksanakan kunjungan pelayanan di HKBP Distrik XII Tanah Alas (Alaska) pada 7–8 Maret 2026. Kegiatan yang dipusatkan di HKBP Lawe Sigalagala ini dihadiri oleh sekitar 1.500 anggota jemaat dan para pelayan dari berbagai huria serta resort di wilayah tersebut. Substansi kegiatan ini berfokus pada penguatan kapasitas jemaat melalui pesan firman Tuhan dan pembekalan khusus. Dalam arahannya, Kadep Diakonia mempertegas peran strategis orang tua sebagai garda terdepan dalam membangun fondasi iman generasi muda, baik di lingkup keluarga, gereja, maupun bangsa. Melalui pemberdayaan ini, HKBP berkomitmen memperkokoh ketahanan spiritual keluarga kristiani dalam menghadapi tantangan zaman.

MEDAN (8/3) – Kepala Departemen Marturia HKBP melaksanakan kunjungan pastoral ke HKBP Griya Martubung, Distrik XXXI Medan Utara, untuk memperkuat iman 1.882 jiwa jemaat yang terbagi dalam 13 sektor pelayanan. Ibadah yang dipimpin oleh Pdt. Janti Hutauruk ini berlangsung penuh sukacita, menjadi momen refleksi bagi 504 Kepala Keluarga dan 40 orang penatua yang melayani di sana. Dalam khotbahnya, Bapak Kadep Marturia menekankan filosofi “lului among inongmu, lului gereja, lului tondong”—ajakan untuk senantiasa mencari dan mengasihi orang tua, gereja, serta sesama. Beliau mengingatkan bahwa ibadah bukan sekadar kewajiban, melainkan kerinduan untuk berjumpa dengan Tuhan. Melalui kunjungan ini, jemaat HKBP Griya Martubung didorong untuk menjadi gereja yang hidup, saling menopang, dan menjadi saksi Kristus yang nyata di tengah masyarakat Medan Utara.

BALIGE (8/3) – Sekolah Tinggi Diakones (STD) HKBP sukses melaksanakan program live-in bersama Ms. Ashley Teter, seorang Intern Pastor dari Evangelical Lutheran Church in America (ELCA). Selama sepekan (1–8 Maret 2026), Ms. Ashley tinggal bersama para mahasiswa untuk membangun kebersamaan melalui diskusi lintas budaya, latihan seni tari, hingga pelayanan langsung kepada anak-anak dan lansia di pedesaan. Selain berinteraksi dengan mahasiswa, Ms. Ashley juga diperkenalkan secara mendalam pada ranah pelayanan Diakones HKBP, mulai dari pelayanan medis di Rumah Sakit, pendidikan anak usia dini di Taman Kanak-kanak, hingga pelayanan liturgis di Gereja. Program ini diharapkan memperkuat hubungan oikumene dan memberikan wawasan internasional bagi calon Diakones dalam melayani sesama dengan sukacita.

Renungan Harian HKBP

Renungan Terkini

Renungan Harian HKBP: Jumat, 20 Maret 2026

 

Syalom, bapak/ibu saudara/i dan seluruh jemaat yang terkasih, sebelum kita mendengarkan Firman Tuhan di hari ini,  kita berdoa.

  1. Doa Pembuka :

Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita, dan dari Tuhan Yesus Kristus menyertai kamu. Amin.

  1. Renungan

Nats Renungan kita pada hari ini tertulis dalam Nahum 1:3. Demikian Firman Tuhan.

“TUHAN itu panjang sabar dan besar kuasa, tetapi Ia tidak sekali-kali membebaskan dari hukuman orang yang bersalah. Ia berjalan dalam puting beliung dan badai, dan awan adalah debu kaki-Nya.”

 

Saudari-saudari yang terkasih di dalam nama Tuhan Yesus Kristus, mungkin kita pernah merasa kesal melihat orang yang hidup dalam kejahatan justru hidupnya semakin makmur? Atau mungkin saat ini kita sedang merasa diperlakukan tidak adil oleh pimpinan di tempat kita bekerja, oleh rekan kerja, atau bahkan oleh keluarga sendiri? Rasanya kita ingin protes dan berkata, “Tuhan, apakah Engkau melihat ini? Kenapa mereka dibiarkan?”

Nah, hari ini kita belajar dari Nahum 1 : 3 yang menjadi “obat” untuk hati kita yang sedang bingung melihat dunia yang kacau ini. Dari ayat ini, ada dua hal yang dapat kita pelajari: Pertama, Tuhan itu “Panjang Sabar”. Kita dapat melihat kesabaran Tuhan dari Kota Niniwe. Kota yang diceritakan Nabi Nahum ini, jahatnya luar biasa. Mereka kejam dan sombong. Tapi Tuhan tidak langsung menghancurkan mereka, karena Tuhan itu Maha Kasih. Dia memberikan kesempatan agar orang bertobat.

Jadi, kalau hari ini kita melihat kejahatan masih terjadi, itu bukan karena Tuhan tidur atau Tuhan setuju. Itu karena Tuhan masih sayang, Dia masih memberikan waktu supaya orang-orang itu sadar. Termasuk kepada kita, Tuhan begitu sabar menunggu agar kita berubah.

Kedua, Sabar bukan berarti “Bebas dari Hukuman“. “Ia tidak sekali-kali membebaskan orang bersalah.” Tuhan kita itu Maha Adil. Dia bukan hakim yang bisa disogok. Di dunia ini, mungkin orang bisa lolos dari hukum karena punya uang atau jabatan. Tapi di hadapan Tuhan, tidak ada yang bisa bersembunyi.  Keadilan Tuhan itu pasti. Dia tidak akan membiarkan kejahatan menang selamanya. Kita tidak perlu balas dendam, karena ada Tuhan yang akan menindak semuanya pada waktu-Nya.

Saudara-saudari yang terkasih, Tuhan kita itu Maha Kasih, maka marilah kita menghargai kesabaran-Nya dengan hidup benar. Tapi Tuhan kita juga Maha Adil, maka jangan takut kalau hari ini kita merasa tidak diperlakukan adil. Serahkan semuanya kepada Tuhan. Ingatlah, badai apapun ayang yang sedang kita hadapi hari ini tidak dapat membenarkan kita untuk menjauh dari kehendak Allah, semua yang kita hadapi hanyalah debu kecil di bawah kaki Tuhan. Maka mari mendekatkan diri kepada Allah sang pengasih yang selalu menantikan kita kembali kepada jalan dan kehendak-Nya. Amin.

  • Doa Penutup

Marilah kita berdoa. Kami bersyukur ya Tuhan Allah kami untuk hari baru yang Engkau berikan. Saat ini kami boleh bersekutu bersama untuk mendengarkan firmanMu. Ajar kami ya Tuhan untuk selalu berharap dan berpegang teguh hanya kepadaMu. Biarlah rohMu ya Tuhan menguatkan kami untuk tetap berdiri dengan teguh di dalam iman kami kepadaMu. Biarlah hidup kami ya Tuhan menjadi berkat bagi banyak orang, lewat pekerjaan, pelayanan dan seluruh cara hidup kami. terimalah doa dan permohonan kami, di dalam nama anakMu Tuhan Yesus Kristus, kami berdoa. Amin.

 

Pdt. Nazar Nainggolan

Renungan Harian HKBP: Kamis, 19 Maret 2026

Shalom. Selamat Pagi ibu/bapak, saudara/i yang terkasih di dalam Kristus Yesus, di mana pun saat ini kita berada. Sebelum kita memulai segala aktifitas kita, marilah kita bersekutu dengan Tuhan, melalui FirmanNya, untuk itu kita saat teduh sejenak, kita berdoa:

Bapa kami yang bertahta di dalam Kerajaan Surga, yang kami kenal di dalam Yesus Kristus yang mengorbankan diriNya menyelamatkan kami. Kami bersyukur untuk hari baru yang Tuhan berikan kepada kami. Kami boleh menikmati malam yang indah, begitu juga dengan pagi yang indah ini, semua itu hanya karena AnugerahMu yang selalu mengalir dalam kehidupan kami. Sebelum kami memulai segala aktifitas kami hari ini, kami bersekutu denganMu melalui Firman yang akan kami dengar, kiranya Tuhan membuka hati kami dan berilah kami hikmat agar kami mengerti dan memahaminya, serta berikan kami Roh KudusMu, sehingga kami dimampukan melakukan FirmanMu dalam kehidupan kami. Di dalam Kristus Yesus, kami berdoa, Amin.

Firman Tuhan yang menyapa kita hari ini tertulis dalam 3 Yohanes 1 : 4 “Bagiku tidak ada sukacita yang lebih besar dari pada mendengar, bahwa anak-anakku hidup dalam kebenaran”.

Hidup untuk Menyukakan Hati Tuhan

Ibu/Bapak, saudara/i yang terkasih di dalam Kristus.

Apresiasi dunia yang hadir karena keberhasilan, kemenangan, pencapaian itu sifatnya semu dan palsu. Namun apresiasi orang tua yang melihat anak-anaknya hidup dalam kebenaran, yang menyaksikan bahwa kehidupan anaknya bertumbuh dan berbuah dalam Firman Allah, adalah apresiasi surgawi yang bahkan bisa menambah sehasta dari usia orangtuanya.

Begitu jugalah yang dirasakan oleh Rasul Yohanes dalam surat ini. Yohanes bersukacita bukan karena Gayus yang adalah anak rohaninya menjadi terkenal, tetapi karena Yohanes mendengar kesaksian dari saudara-saudaranya, bahwa Gayus menyatakan terang Kristus dalam hidupnya. Dimana Gayus tidak hanya teguh dalam ajaran Kristus, tetapi juga hidup sebagai anak-anak terang yang mencerminkan karakter Kristus.

Terang tidak disembunyikan, tetapi dinyatakan supaya mampu menerangi sekeliling. Sehingga terang Kristus harus dinyatakan dalam hidup kita sehari-hari. Ketika hidup kita mencerminkan kasih, kebenaran dan kekudusan Tuhan, orang lain dapat melihat terang Kristus melalui kita sehingga mereka memuliakan Tuhan.

Sama seperti Gayus yang hidup dalam terang hingga membawa sukacita bagi Yohaes, demikian juga hidup kita yang seharusnya memancarkan terang Kristus. Ketika kita hidup sebagai anak-anak terang, tentu juga memberi sukacita bagi orang-orang yang telah menuntun kita kepada iman, terlebih Kristus yang adalah terang itu pasti bersukacita karena kita menyatakan kebenaran, dan terang kasihNya kepada dunia. Maka berjalanlah sebagai anak-anak terang. Amin

Kita berdoa: Ya Tuhan Allah kami, terimakasih untuk Firman yang telah kami dengar hari ini. Ajarlah kami untuk hidup sesuai dengan kehendak Tuhan dan mampu menyatakan kebenaranMu kemanapun kaki kami melangkah, mampu memberi penghiburan dari setiap kata kami, dan biarlah tindakan kami boleh menjadi saluran cahayaMu bagi orang yang risau penat. Amin

Kasih setia dari Tuhan Yesus Kristus, anugerah dari Allah Bapa dan persekutuan Roh Kudus yang menyertai kita sekalian, Amin.

CPdt. Mariani Siagian

Renungan Harian HKBP: Rabu, 18 Maret 2026

Shalom Saudara/i terkasih dalam Yesus Kristus, sebelum kita mendengarkan renungan pada hari ini marilah kita berdoa: Kasih karunia dari Tuhan kita Yesus Kristus dan damai sejahtera dari Tuhan Allah kiranya memberkati kamu sekalian. Amin

Firman Tuhan pada hari ini tertulis dalam Mikha 6:8 demikian bunyinya Hai manusia, telah diberitahukan kepadamu apa yang baik. Dan apakah yang dituntut Tuhan daripadamu; selain berlaku adil, mencintai kesetiaan, dan hidup dengan rendah hati di hadapan Allahmu? Demikian firman Tuhan.

Saudara-saudari yang dikasihi Tuhan, pada masa nabi Mikha rakyat hidup dalam ibadah tetapi hidup mereka tetap tidak benar. Mereka melakukan penindasan, korupsi, dan ketidakadilan sosial. Tetapi Tuhan tidak perlu korban jika tidak ada perubahan, itu semua sia-sia. Tuhan hanya menuntut 3 hal ini dari kita yakni berlaku adil, setia, dan rendah hati. Ketiga hal ini adalah cerminan kasih Allah sebagaimana harus kita nyatakan pada orang lain. Jaman sekarang ini apalagi di negeri tercinta sering kita dengar tidak adanya ganti rugi dari pemerintah, korban menjadi tersangka yang pasti hukum tajam kebawah, korupsi merajalela, dan penipuan dalam dunia bisnis. Ini semua adalah bentuk ketidakadilan. Padahal negara kita adalah negara beragama, tetapi mengapa penduduknya tidak mencerminkan keagamaannya. Itulah yang dimaksud Allah melalui nabi Mikha bahwa Tuhan juga melihat hidup kita bukan hanya ibadah kita. Iman sejati terlihat dalam kehidupan sehari-hari bukan hanya di gereja. Iman terlihat ketika kita bekerja, berdagang, berbicara, bahkan ketika kita memperlakukan orang lain.

Bapak ibu mungkin ilustrasi ini dapat membantu kita, suatu hari seorang pedagang di pasar rajin ke gereja, padahal tiap berjualan timbangannya telah di modif agar satuan bertambah o,5 ons. Dia pikir Tuhan senang karena dia memberi persembahan, tetapi apa yang Tuhan katakan: Aku tidak butuh persembahanmu jika kamu menipu orang. Demikian jika kamu anak Allah kamu tidak perlu berkata saya orang Kristen, saya orang baik, saya rajin kegereja, cukup hidup benar. Dalam Tahun Transformasi dalam keluarga, kita dituntut untuk bersikap adil pada anak, mengajari anak jujur mengembalikan barang yang bukan miliknya. Kita tentu heran mengapa hp yang tinggal di kursi gereja atau di kamar mandi gereja bisa hilang dan tidak dikembalikan? Karena orang datang ke gereja tetapi tidak mengubah hatinya. Marilah mulai menata ulang pikiran kita dan hati kita bahwa Tuhan menilai kita dari bagaimana kita memperlakukan orang lain. Tanyakan pada dirimu apakah kamu sudah berlaku adil, setia, dan rendah hati? Mulailah dengan kerendahan hati sebagaimana dikatakan bapa Gereja Thomas Aquinas bahwa kerendahan hati dasar dari semua kebajikan dasar dari kehidupan rohani. Amin

Terima kasih Tuhan untuk firman mu yang sudah kami dengarkan yang mengajari untuk melakukan keadilan, setia dan rendah hati.  Kami memohon Tuhan berkatilah seluruh pelayanMu yang tetap memberitakan firman Mu agar selalu sehat dan tetap semangat dalam pelayanannya, begitu juga seluruh jemaatmu dan apa yang mereka kerjakan agar dapat menjadi saluran berkatMu, ampuni kami dari seluruh dosa pelanggaran kami didalam nama anakmu Tuhan Yesus Kristus. Kami sudah berdoa, Kasih karunia dari Tuhan kita Yesus Kristus, kasih setia dari Allah Bapa serta penyertaan Roh Kudus kiranya memberkati kamu sekalian. Amin

Pdt. Mikha Uli Simanungkalit S.Si Teol – Staf Biro Urusan Dana Pensiun HKBP

 

Renungan Harian HKBP: Selasa, 17 Maret 2026

Kasih Karunia, dan Damai Sejahtera dari Allah Bapa dan dari AnakNya Yesus Kristus menyertai kamu sekalian, Amin.

2 Yohanes 1 : 5 Dan sekarang aku minta kepadamu, Ibu — bukan seolah-olah aku menuliskan perintah baru bagimu, tetapi menurut perintah yang sudah ada pada kita dari mulanya — supaya kita saling mengasihi.

“Ketika Kasih Harus Mengakar Pada Kebenaran”
Saudara-saudari yang dikasihi oleh Tuhan, Nats kita pada hari ini mengajak kita kembali kepada hal mendasar orang percaya yaitu hidup dalam kebenaran dan mengasihi satu sama lain. Ayat singkat ini memanggil kita untuk melihat kasih sebagai tindakan yang berakar pada kebenaran Kristus.
Kita dapat membayangkan sebuah rumah di akhir abad pertama dimana jemaat kecil berkumpul, ajaran-ajaran baru datang mengganggu yang memunculkan ketakutan jemaat menjadi terpecah belah. Sehingga tulisan pun dituliskan kepada seorang “Ibu terpilih”, mungkin pemimpin rumah itu, menyerukan satu hal sederhana namun radikal: saling mengasihi. Bukan kasih yang lemah, melainkan kasih yang diuji oleh kebenaran. Ketika iman diuji oleh ajaran palsu, kasih yang tidak berakar pada kebenaran akan mudah hancur. Tetapi kasih yang tumbuh dari pengenalan akan Kristus, yang mengasihi hingga rela untuk mengorbankan dirinya, inilah yang akan mampu bertahan.
Ini menjadi refleksi bagi kita saat ini, apakah kasih kita di gereja saat ini hanya terasa hangat pada permukaan saja, ataukah ia sudah berakar pada pengakuan yang benar tentang Kristus? Ketika ada perbedaan pendapat, apakah kita memilih kebenaran yang memerdekakan atau kedamaian yang memadamkan kebenaran? Nats ini menuntun kita untuk menjawab bahwa kasih sejati itu harus mempertahankan kebenaran yang juga memelihara kesatuan.
Maka, praktikkanlah kasih yang berakar pada kebenaran dalam Kristus, suarakanlah kebenaran dengan penuh kedamaian, waspadalah terhadap ajaran yang menyesatkan, rawat mereka yang lemah dengan kesetiaan, bukan kompromi. Jadikanlah rumah, keluarga, gereja menjadi tempat di mana kebenaran dan kasih dapat dijumpai dan dihidupi. Jangan takut! Sebab, sebagaimana yang tertulis di ayat 3, Kasih karunia, rahmat dan damai sejahtera dari Allah Bapa, dan dari Yesus Kristus, Anak Bapa, akan menyertai kita dalam kebenaran dan kasih. Amin
Kita berdoa, Ya Allah, Sumber kebenaran dan kasih, kami sungguh bersyukur atas kebenaran firmanMu yang meneguhkan kami mengawali hari satu hari ini, Engkau mengingatkan kami bahwa kami harus hidup saling mengasihi. Tidak cukup hanya mengasihi yang menghasilkan kedamaian, tetapi tindakan kasih yang mengakar pada kebenaran di dalam iman kepada Yesus Kristus. Oleh karena itu, ajar kami untuk mampu hidup dalam kasih yang mengakar dalam kebenaranMu, setia pada kebenaranMu, sehingga kami mampu menjadi saksiMu di tengah-tengah lingkungan kami. Senantiasa sertai kami dalam menjalani aktifitas satu hari ini. Di dalam nama Yesus. Amin.

Pdt. Hasiholan Nababan

Renungan Harian HKBP Senin, 16 Maret 2026

 

Syalom, bapak/ibu saudara/i dan seluruh jemaat yang terkasih, sebelum kita mendengarkan Firman Tuhan di hari ini, alangkah baiknya kita siapkan hati dan pikiran kita, marilah kita mengambil saat teduh sejenak, kita bersatu di dalam doa.

  1. Doa Pembuka

Bapa yang baik, bapa yang kami kenal melalui anakMu Tuhan Yesus Kristus, Tuhan dan juruselamat kami, kami bersyukur untuk penyertaan dan kebaikanMu yang mengiringi langkah hidup kami. Saat ini ya Tuhan, kami ingin menyerahkan diri kami untuk mendengarkan firmanMu yang akan menyapa dan menguatkan kami. Karena itu, kami siapkan hati dan pikiran kami sepenuhnya, kiranya Engkau berkati agar kami dapat dengan sukacita menerima FirmanMu. Kami sambut kasih setia Tuhan di dalam sukacita. Amin.

  1. Renungan

Bapak/ibu saudara/i yang terkasih, firman Tuhan yang menyapa kita saat ini tertulis dalam:

Yunus 1 : 2

“Bangunlah, pergilah ke Niniwe, kota yang besar itu, berserulah terhadap mereka, karena kejahatannya telah sampai kepada-Ku.”

Bapak/ibu saudara/i yang terkasih dalam Kristus Yesus, Bapak/Ibu, saudara/i yang terkasih, dalam keseharian kita di tengah masyarakat, keluarga, lingkungan kerja, atau bahkan di ruang lingkup media sosial, mungkin seringkali kita melihat sesuatu yang tidak benar, tindakan kejahatan, ketidakadilan, penindasan terjadi begitu saja. Banyak orang yang melihat hal yang demikian, tetapi memilih untuk diam, lebih memilih untuk tidak berkomentar karena takut, lebih memilih untuk diam tidak mengingatkan karena takut terlibat, dan lebih memilih untuk mengabaikan karena merasa itu bukan urusannya. Dari satu sisi sikap seperti ini memang manusiawi, menghindari hal-hal yang berat dan berisiko. Namun saudara/i, di balik sikap yang demikian, ada satu pertanyaan yang perlu untuk kita renungkan secara mendalam, yaitu “bagaimana jika Tuhan justru memanggil aku/kamu/kita untuk bertindak?”

Situasi ini kembali membawa kita kepada proses pemanggilan Tuhan kepada Yunus, seorang tokoh dalam Perjanjian Lama. Khususnya dalam nats yang menyapa kita hari ini, Tuhan menyuruh Yunus untuk bangun dan pergi ke Niniwe, sebuah kota yang besar yang telah penuh dengan kejahatan. Tuhan menaruh tanggungjawab kepada Yunus untuk berseru mengingatkan kota yang besar yang telah dipenuhi oleh dosa itu. Yang pertama kita bisa melihat bahwa Allah pasti melihat setiap kejahatan yang dilakukan oleh manusia, dan untuk itu Allah tidak akan tinggal diam. Tuhan memanggil Yunus untuk menjadi alatNya menyampaikan teguran dan panggilan pertobatan.

Bapak/Ibu, saudara/i yang terkasih, mari kita perhatikan kata “bangunlah” dalam nats ini. Perintah Tuhan dimulai dengan kata “Bangunlah.” Kata ini bukan sekedar perintah untuk berdiri saja, tetapi kata ini adalah seruan ilahi untuk bangkit, bergerak, taat, dan siap melaksanakan misi Tuhan. Dengan kata lain, ini adalah ajakan untuk keluar dari kenyamanan dan kepasifan. Tuhan menghendaki Yunus bergerak dan terlibat dalam rencanaNya. Melalui ayat ini kita melihat bahwa Tuhan peduli terhadap keadaan dunia. Tidak ada kejahatan yang luput dari perhatianNya. Dan perlu untuk kita tahu, Tuhan sering memilih bekerja melalui manusia, dan itu yang terjadi melalui Yunus dalam nats ini. Ia  dipanggil untuk menyuarakan kebenaran, pertobatan di tengah masyarakat yang sudah rusak.

Bapak/Ibu, saudara/i yang terkasih, ada hal yang menarik kemudian perlu untuk kita renungkan. Kota Niniwe memang dikenal sebagai kota yang besar yang penuh dengan kejahatan, dosa, dan kekerasan. Namun yang menarik adalah, Tuhan tahu akan hal itu tapi Ia tidak langsung menghukum kota itu. Sebaliknya, Ia memberi kesempatan kepada kota itu untuk bertobat melalui pesan dan seruan, dan itulah tugas yang dibawa oleh seoarang Yunus. Artinya, Tuhan kita adalah Tuhan yang peduli, penuh perhatian kepada umatNya, penuh dengan keadilan sekaligus penuh belas kasihan. Sekalipun kita tahu bahwa Yunus sempat melarikan diri, pesan dan seruan ini tetap sampai kepada kota itu.

Bapak/Ibu, saudara/i yang terkasih, nats yang berisi kisah Yunus ini sangat relevan bagi kehidupan kita sekarang. Jelas, mungkin Tuhan tidak memanggil kita untuk pergi ke kota besar seperti Niniwe, tetapi harus kita tahu, sebagai orang percaya, Ia tetap memanggil kita untuk menjadi pembawa suara dan seruan kebenaran di tempat dimana kita berada. Di tengah keluarga, di tengah masyarakat, di tengah gereja, tempat kerja, dan dimana pun itu. Memang harus kita akui, terkadang panggilan itu terasa berat, atau bahkan tidak nyaman. Kita mungkin takut ditolak, diejek, disalahpahami, atau bahkan dimusuhi karena membawa suara kebenaran. Tetapi  dari nats ini mari kita ingat satu pesan penting, bahwa panggilan Tuhan selalu memiliki tujuan, salah satunya yaitu untuk menghadirkan kesempatan pertobatan dan perubahan.

Oleh karena itu, marilah kita belajar dan berdoa kepada Tuhan agar kita boleh peka dan taat terhadap panggilan Tuhan. Ketika kita gusar, gelisah atau sedih ketika melihat ketidakadilan, atau kejahatan, atau penindasan terjadi di sekitar kita, mungkin Tuhan sedang menggerakkan hati kita untuk melakukan sesuatu. Ia memanggil kita untuk mampu menegur dengan kasih, memberi teladan hidup yang benar, atau bahkan membawa kembali orang-orang yang telah menjauh dari Tuhan. Tentu, kita dipanggil bukan untuk menghakimi mereka, tetapi kita dipanggil untuk menjadi alat perpanjangan kasih dan kebenaranNya. Nats ini mengingatkan kita bahwa panggilan Tuhan selalu dimulai dengan satu langkah, yaitu “bangun dan pergi.” Kita sering mendengar bahwa Tuhan tidak mencari orang yang sempurna, tetapi ia mencari orang yang bersedia untuk taat. Ketika kita mau menjawab panggilanNya, Tuhan dapat memakai hidup kita untuk membawa terang dan kebenaran. Amin.

III.       Doa Penutup

            Marilah kita berdoa. Kami bersyukur ya Tuhan Allah kami untuk kesempatan yang begitu berharga yang engkau berikan kepada kami. Saat ini kami boleh dan telah bersekutu bersama untuk mendengarkan firmanMu, yang mengingatkan bahwa sebagai orang percaya, kami memiliki tugas panggilan untuk bersedia menjadi pembawa pesan dan seruan kebenaran di tengah kehidupan kami. Biarlah rohMu ya Tuhan menguatkan kami untuk tetap berdiri dengan teguh di dalam iman kami kepadaMu. Biarlah hidup kami ya Tuhan menjadi berkat bagi banyak orang, lewat pekerjaan, pelayanan dan seluruh cara hidup kami. Tuhan ajari dan kuatkan kami untuk hidup sesuai dengan kehendakMu. Inilah doa dan permohonan kami, di dalam nama anakMu Tuhan Yesus Kristus, kami berdoa. Amin.

Pdt. Frans M. Sormin

 

Renungan Epistel Minggu pada Minggu, 15 Maret 2026

Doa Pembuka: Damai sejahtera dari Allah Bapa, yang melampaui akal dan pengertianmu, itulah kiranya yang memelihara hati dan pikiranmu. Di dalam Yesus Kristus Tuhan. Amin.

Bapak Ibu, saudara/i sekalian yang terkasih dalam nama Tuhan Yesus Kristus Firman Tuhan di Epistel Minggu tanggal 15 Maret 2026, di minggu Letare diambil dari 1 Samuel 16: 1-13 Saya akan bacakan, Demikian Firman Tuhan.

1 Berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: “Berapa lama lagi engkau berdukacita karena Saul? Bukankah ia telah Kutolak sebagai raja atas Israel? Isilah tabung tandukmu dengan minyak dan pergilah. Aku mengutus engkau kepada Isai, orang Betlehem itu, sebab di antara anak-anaknya telah Kupilih seorang raja bagi-Ku.”

2 Tetapi Samuel berkata: “Bagaimana mungkin aku pergi? Jika Saul mendengarnya, ia akan membunuh aku.” Firman TUHAN: “Bawalah seekor lembu muda dan katakan: Aku datang untuk mempersembahkan korban kepada TUHAN.

3 Kemudian undanglah Isai ke upacara pengorbanan itu, lalu Aku akan memberitahukan kepadamu apa yang harus kauperbuat. Urapilah bagi-Ku orang yang akan Kusebut kepadamu.”

4 Samuel berbuat seperti yang difirmankan TUHAN dan tibalah ia di kota Betlehem. Para tua-tua di kota itu datang mendapatkannya dengan gemetar dan berkata: “Adakah kedatanganmu ini membawa selamat?”

5 Jawabnya: “Ya, benar! Aku datang untuk mempersembahkan korban kepada TUHAN. Kuduskanlah dirimu, dan datanglah dengan daku ke upacara pengorbanan ini.” Kemudian ia menguduskan Isai dan anak-anaknya yang laki-laki dan mengundang mereka ke upacara pengorbanan itu.

6 Ketika mereka itu masuk dan Samuel melihat Eliab, lalu pikirnya: “Sungguh, di hadapan TUHAN sekarang berdiri yang diurapi-Nya.”

7 Tetapi berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: “Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati.”

8 Lalu Isai memanggil Abinadab dan menyuruhnya lewat di depan Samuel, tetapi Samuel berkata: “Orang ini pun tidak dipilih TUHAN.”

9 Kemudian Isai menyuruh Syama lewat, tetapi Samuel berkata: “Orang ini pun tidak dipilih TUHAN.”

10 Demikianlah Isai menyuruh ketujuh anaknya lewat di depan Samuel, tetapi Samuel berkata kepada Isai: “Semuanya ini tidak dipilih TUHAN.”

11 Lalu Samuel berkata kepada Isai: “Inikah anakmu semuanya?” Jawabnya: “Masih tinggal yang bungsu, tetapi sedang menggembalakan kambing domba.” Kata Samuel kepada Isai: “Suruhlah memanggil dia, sebab kita tidak akan duduk makan, sebelum ia datang ke mari.”

12 Kemudian disuruhnyalah menjemput dia. Ia kemerah-merahan, matanya indah dan parasnya elok. Lalu TUHAN berfirman: “Bangkitlah, urapilah dia, sebab inilah dia.”

13 Samuel mengambil tabung tanduk yang berisi minyak itu dan mengurapi Daud di tengah-tengah saudara-saudaranya. Sejak hari itu dan seterusnya berkuasalah Roh TUHAN atas Daud. Lalu berangkatlah Samuel menuju Rama.

 

 

Bapak/Ibu, saudara/i yang terkasih Dalam Nama Tuhan, Dalam kehidupan sehari-hari, manusia sering menilai seseorang dari apa yang terlihat: penampilan, kemampuan, kedudukan, atau prestasi. Namun cara Tuhan menilai manusia berbeda. Kisah dalam Samuel yang diutus Tuhan untuk mengurapi raja baru menggantikan Saul menunjukkan bahwa Tuhan tidak melihat seperti manusia melihat. Tuhan melihat jauh lebih dalam, yaitu hati manusia. Ketika Samuel datang ke rumah Isai, ia melihat anak-anak Isai yang kuat dan gagah. Secara manusia, mereka tampak seperti calon pemimpin yang baik. Namun Tuhan memiliki pilihan yang berbeda.

 

Bapak/Ibu, saudara/i yang terkasih di Dalam Nama Tuhan, Saat melihat Eliab, Samuel mengira dialah yang dipilih Tuhan karena penampilannya yang mengesankan. Tetapi Tuhan menegur Samuel dan berkata bahwa manusia melihat apa yang di depan mata, sedangkan Tuhan melihat hati. Satu per satu anak Isai lewat di hadapan Samuel, namun tidak ada yang dipilih Tuhan. Akhirnya diketahui bahwa masih ada satu anak lagi yang belum dipanggil, yaitu Daud, yang sedang menggembalakan domba di padang. Daud adalah anak bungsu dan mungkin dianggap paling kecil di keluarganya. Namun ketika Daud datang, Tuhan berkata kepada Samuel bahwa dialah yang harus diurapi. Sejak saat itu Roh Tuhan menyertai Daud. Kisah ini mengajarkan bahwa Tuhan sering memilih orang yang dianggap biasa oleh manusia. Tuhan tidak mencari orang yang paling kuat atau paling hebat menurut ukuran dunia, tetapi orang yang memiliki hati yang benar di hadapan-Nya. Selain itu, meskipun Daud telah diurapi, ia tidak langsung menjadi raja. Ia masih harus melalui proses panjang. Hal ini menunjukkan bahwa Tuhan juga bekerja melalui proses untuk membentuk karakter seseorang.

 

Bapak/Ibu, saudara/i yang terkasih di Dalam Nama Tuhan, Renungan ini mengingatkan kita bahwa yang terpenting di hadapan Tuhan adalah kondisi hati kita. Penampilan luar bisa menipu, tetapi hati yang tulus, rendah hati, dan taat kepada Tuhan sangat berharga bagi-Nya. Karena itu, jangan merasa kecil atau tidak berarti. Jika kita menjaga hati yang benar di hadapan Tuhan, Ia dapat memakai hidup kita untuk rencana-Nya yang indah. Tuhan melihat hati, dan dari hati yang setia, Ia dapat melakukan perkara yang besar.

 

Doa Penutup: Terima kasih Ya Tuhan Allah, untuk FirmanMu yang telah kami dengar. Ajari kami untuk selalu bersyukur memiliki Engkau, ajarkan kami bahwa betapa bahagianya kami karena Engkau begitu mengasihi kami. Dengan bimbingan rohMu, kami akan melakukan FirmanMu untuk kemuliaan namaMu. Kami serahkan hidup kami hari ini, esok dan selamanya hanya ke dalam tangan pengasihanMu. Di dalam Yesus Kristus kami berdoa. Amin.

Pdt. Andar Panuturi Sitompul, S.Th- Fungsional di Biro Ibadah Musik HKBP

 

 

HKBP Channel

Video Terkait Lainnya

7 Videos
Scroll to Top