45Karena Anak Manusia juga datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang."
Renungan Harian
Markus 10 : 45
Karena Anak Manusia juga datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.
Renungan:
Di dunia kita, hukumnya jelas: Semakin tinggi jabatanmu, semakin banyak orang yang harus melayani kamu. Penguasa punya ajudan, bos punya karyawan. Tapi di dalam Kerajaan Allah, logikanya dibalik total. Pencipta semesta, Raja di atas segala raja, turun ke dunia bukan untuk duduk di singgasana emas, melainkan untuk membasuh kaki murid-murid-Nya dan mati di balok kayu yang hina.
Markus 10 ayat 45 adalah ringkasan inti dari seluruh Injil. Kata "tebusan" di sana memakai kata lutron, yang merujuk pada harga yang dibayarkan untuk memerdekakan seorang budak. Kita adalah budak-budak dosa yang tidak punya daya untuk menebus diri sendiri. Kita terjebak dalam ego, trauma, dan kepahitan. Tapi Yesus datang, melunasi seluruh hutang moral kita bukan dengan emas atau perak, tapi dengan darah-Nya sendiri.
Hari bersukacita bagi kita lahir dari hari yang paling memilukan bagi-Nya. Sukacita kita mahal, caranya dibayar dengan hidup-Nya. Jadi, kalau hari ini kamu merasa tidak ada orang yang peduli kepadamu, lihatlah ke salib. Pelayanan terbesar dalam sejarah dilakukan khusus untuk menyelamatkan jiwamu. Kamu dikasihi sedalam itu.
Kita berdoa : Bapa yang baik hancurkan segala kesombongan kami. Biarkan hati kami diluluhkan oleh anugerah kasih-Mu di kay salib. Amin.
Bacaan Alkitab
Pagi
Poda 10 : 16 - 32
Malam
Markus 6 : 6b - 13
Nyanyian
BE. 426 : 1