31Dan sebagaimana kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah juga demikian kepada mereka.
Renungan Harian
Lukas 6 : 31
Dan sebagaimana kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah juga demikian kepada mereka.
Renungan:
Hari Senin datang lagi, dan mungkin kamu udah ngerasa burnout bahkan sebelum kerjaan atau tugas-tugasmu dimulai. Tapi yang bikin makin berat biasanya bukan beban kerjanya, melainkan lingkungan yang toxic di sekitarmu. Orang yang egois, rekan kerja yang hobi nyalahin, atau temen sekelas yang hobi ngomongin dari belakang. Rasanya pengen banget ngebales mereka dengan sikap yang sama dinginnya, kan? Tapi dengerin ini: memperlakukan orang lain dengan buruk hanya karena mereka buruk sama kamu adalah tanda bahwa kamu masih diperbudak oleh keadaan.
Lukas 6:31 memberikan standar yang radikal: "Sebagaimana kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah juga demikian kepada mereka." Ini bukan sekadar hukum moral atau etika sopan santun biasa. Di dalam budaya tradisi Sopo Godang—tempat di mana semua orang diterima dengan rasa hormat tanpa memandang kasta. Tapi Yesus membawa ini jauh lebih dalam. Ini adalah panggilan untuk memutus rantai kebencian dengan senjata kasih karunia. Secara psikologis, saat kamu membalas kejahatan dengan kebaikan, kamu sedang mengubah atmosfer sekitar dari yang tadinya tegang menjadi penuh damai.
Masalahnya, kita gak akan pernah mampu melakukan ini dengan kekuatan kita sendiri. Ego kita terlalu besar. Kita butuh perspektif baru dari Tuhan. Inilah mengapa kita butuh Kristus. Dialah satu-satunya yang memperlakukan kita jauh lebih baik dari apa yang layak kita terima! Kita memberontak melawan Allah, tapi Dia memberikan nyawa-Nya bagi kita. Sikap kita toxic di hadapan-Nya, tapi Dia menyambut kita dengan pengampunan yang radikal.
Ketika hatimu dipenuhi oleh kesadaran akan kasih karunia yang begitu besar ini, kamu punya "tangki kasih" yang meluap. Kamu gak lagi menuntut orang lain ramah dulu baru kamu ramah. Kamu berbuat baik karena kamu adalah orang pilihan yang sudah didekap oleh kebaikan Tuhan. Jadi, masuklah ke hari Senin ini dengan mentalitas pemenang, bukan korban. Ubah atmosfer ruanganmu dengan senyuman, pengampunan, dan profesionalitas yang berakar dari Kristus.
Mari kita berdoa: Tuhan, kami mengaku seringkali sulit mengasihi orang yang menyebalkan di sekitar kami. Penuhi hati kami dengan kasih karunia-Mu pagi ini, agar kami bisa memperlakukan orang lain seperti Kristus telah memperlakukan kami dengan penuh pengampunan. Berikan kami kekuatan ekstra hari ini. Amin.
Bacaan Alkitab
Pagi
Poda 11 : 16 - 31
Malam
Markus 6 : 21 - 29
Nyanyian
BE. 716 : 3