Logo HKBP

HKBP

Renungan Harian HKBP

Senin, 17 Agustus 2026

HUT RI KE-81

Ia ada terlebih dahulu dari segala sesuatu dan segala sesuatu ada di dalam Dia.

1Hati raja seperti batang air di dalam tangan TUHAN, dialirkan-Nya ke mana Ia ingini. 2Setiap jalan orang adalah lurus menurut pandangannya sendiri, tetapi Tuhanlah yang menguji hati. 3Melakukan kebenaran dan keadilan lebih dikenan TUHAN dari pada korban. 4Mata yang congkak dan hati yang sombong, yang menjadi pelita orang fasik, adalah dosa. 5Rancangan orang rajin semata-mata mendatangkan kelimpahan, tetapi setiap orang yang tergesa-gesa hanya akan mengalami kekurangan. 6Memperoleh harta benda dengan lidah dusta adalah kesia-siaan yang lenyap dari orang yang mencari maut. 7Orang fasik diseret oleh penganiayaan mereka, karena mereka menolak melakukan keadilan. 8Berliku-liku jalan si penipu, tetapi orang yang jujur lurus perbuatannya. 9Lebih baik tinggal pada sudut sotoh rumah dari pada diam serumah dengan perempuan yang suka bertengkar. 10Hati orang fasik mengingini kejahatan dan ia tidak menaruh belas kasihan kepada sesamanya. 11Jikalau si pencemooh dihukum, orang yang tak berpengalaman menjadi bijak, dan jikalau orang bijak diberi pengajaran, ia akan beroleh pengetahuan. 12Yang Mahaadil memperhatikan rumah orang fasik, dan menjerumuskan orang fasik ke dalam kecelakaan. 13Siapa menutup telinganya bagi jeritan orang lemah, tidak akan menerima jawaban, kalau ia sendiri berseru-seru. 14Pemberian dengan sembunyi-sembunyi memadamkan marah, dan hadiah yang dirahasiakan meredakan kegeraman yang hebat. 15Melakukan keadilan adalah kesukaan bagi orang benar, tetapi menakutkan orang yang berbuat jahat.

Poda 21 : 1 - 15· Terjemahan Baru

Bacaan Alkitab

Evangelium

Poda 21 : 1 - 15

Epistel

Markus 9 : 38 - 41

Nyanyian

BE. 185 : 2