Logo HKBP

HKBP

Renungan Harian HKBP

Rabu, 19 Agustus 2026

16Bersukacitalah senantiasa. 17Tetaplah berdoa. 18Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.

1 Tessalonik 5 : 16 - 18· Terjemahan Baru

Renungan Harian

1 Tessalonik 5 : 16 - 18

Bersukacitalah senantiasa. Tetaplah berdoa. Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu. Renungan: Kamu baru aja di-PHK, atau hubunganmu hancur berkeping-keping?, lalu ada orang yang nepuk pundakmu dan bilang: "Udah, bersyukur aja." Rasanya pengen marah banget nggak sih? Kayak emosi kita di-validasi pakai ayat Alkitab secara murahan. ​Mari bedah pelan-pelan. 1 Tesalonika 5 ayat 18 bilang: "Mengucap syukurlah dalam segala hal", bukan untuk segala hal. Ini beda banget secara psikologis! Kekristenan tidak mengajarkan toxic positivity yang menyuruh kita pura-pura bahagia saat terluka. Yesus sendiri menangis saat Lazarus mati. ​Lalu bagaimana kita bisa tetap bersyukur di tengah ketidakadilan? Rahasianya ada di ujung ayat itu: "di dalam Kristus Yesus". Syukur kita tidak bersandar pada situasi yang berubah-ubah, melainkan pada anugerah keselamatan yang tidak bisa dirampas oleh siapapun! Saat kita memilih untuk tetap taat dan berbuat baik di tengah badai, kita sedang mendeklarasikan sebuah paradoks ilahi: bahwa luka yang kita alami tidak lebih besar dari kasih karunia yang kita terima. Itulah ketaatan sejati. Ketaatan yang lahir dari rasa cukup di dalam Kristus. ​Mari berdoa: Tuhan Yesus, menangis itu manusiawi, tapi ajar kami menemukan damai-Mu di tengah air mata. Mampukan kami melihat anugerah-Mu lebih besar dari masalah kami, agar kami tetap berbuat baik hari ini. Amin

Bacaan Alkitab

Pagi

Poda 22 : 1 - 16

Malam

Markus 10 : 1 - 12

Nyanyian

BE. 788 : 1 + 3