23Kata-Nya kepada mereka semua: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku.
Renungan Harian
Lukas 9 : 23
Kata-Nya kepada mereka semua: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku.
Renungan:
Rela Tinggalin Zona Nyaman
Ada seorang relawan banjir di Sumatra yang rela ninggalin rumah dan kasur empuknya berminggu-minggu demi melayani para korban. Dia tidur di tenda seadanya, nahan panas dan dingin, makan seadanya, serta kerja tanpa kenal jam istirahat.
Waktu ditanya kenapa mau repot-repot begitu, dia cuma menjawab, “Ada hal yang jauh lebih penting dari kenyamanan pribadi, yaitu gimana kita bisa hadir dan menolong orang lain di tengah bencana.” Sikap ini jadi gambaran nyata tentang artinya melepas kenyamanan demi panggilan hidup yang lebih besar.
Dulu, banyak orang ngebayangin Mesias itu sosok pahlawan politik yang kuat dan bisa bikin hidup serba enak. Tapi Yesus justru nunjukin hal yang beda: jalan salib.
Yesus terang-terangan bilang kalau mengikut Dia itu bukan soal cari aman atau gaya-gayaan. Dia mengajak siapa pun yang mau jadi murid-Nya untuk siap menghadapi tantangan lewat tiga hal:
Menyangkal diri: Berani menepiin ego, ambisi pribadi, dan keinginan yang bertentangan sama kehendak Tuhan.
Memikul salib tiap hari: Siap nanggung risiko dan tantangan karena mempertahankan iman.
Mengikut Dia: Menaruh kehendak Allah di atas kepentingan diri sendiri.
Buat kita anak-anak Tuhan, mengikut Yesus itu bukan cuma sekadar mengagumi sosok-Nya atau sebatas datang ke gereja tiap Minggu. Mengikut Yesus berarti bikin Kristus jadi teladan utama dan pusat dari seluruh keputusan kita—mulai dari pergaulan, gaya hidup, sampai cita-cita.
Memang, jalan yang Yesus tawarkan kelihatan sempit dan enggak gampang. Tapi lewat proses menyangkal diri dan memikul salib tiap hari, kita lagi dibentuk buat makin serupa dengan Kristus. Justru di jalan inilah kita bakal menemukan kebebasan dan arti hidup yang sejati. Amin.
Doa : Tuhan, ajarkan kami untuk dapat merendahkan diri di hadapan-Mu, sehingga kami menyadari bahwa hidup kami adalah untuk memuliakan nama-Mu. Amin.
Bacaan Alkitab
Pagi
Poda 31 : 19 - 31
Malam
Markus 13 : 33 - 37
Nyanyian
BE. 238 : 1 + 6