Tetapi TUHAN adil di tengah-tengahnya, tidak berbuat kelaliman. Pagi demi pagi Ia memberi hukum-Nya; itu tidak pernah ketinggalan pada waktu fajar. Tetapi orang lalim tidak kenal malu!.
Renungan:
Pernah nggak sih kamu merasa Tuhan itu nggak adil?
Pasti rasanya kesal banget pas melihat orang yang sukanya melanggar aturan, licik, atau bahkan jahat, tapi hidupnya malah kelihatan seru, makin hits, dan makin sukses. Sementara kita yang sudah berusaha jadi anak Tuhan yang baik, taat, dan berusaha jujur, malah sering ketemu masalah dan rasanya hidup begini-begini saja. Pernah mikir, “Kenapa sih yang jahat malah makin enak, sedangkan yang baik malah makin susah?”
Hal kayak gini sebenarnya bukan cuma dialami sama kita saja. Dulu, Nabi Zefanya juga pernah menghadapi situasi yang sama. Dia hidup di masa saat pemimpinnya pada korupsi, orang-orang religiusnya cuma pura-pura baik, dan banyak kejahatan di mana-mana. Tapi, Zefanya mengingatkan satu hal penting: Tuhan itu ada di tengah-tengah kita dan Dia nggak pernah merancangkan ketidakadilan.
Mungkin sekarang rasanya orang jahat itu lolos begitu saja. Padahal, Tuhan itu nggak pernah lalai. Dia tahu persis apa yang terjadi. Keadilan Tuhan pasti bekerja pada waktu-Nya, dan kejahatan nggak akan pernah menang selamanya.
Jadi, buat kamu yang mulai lelah atau ragu, tetaplah memilih untuk berbuat baik dan setia sama Tuhan. Jangan sampai iri sama keberhasilan semu orang lain. Sama seperti keadilan-Nya yang pasti datang, Tuhan juga nggak akan pernah lalai untuk memberkati dan menjaga hidupmu.
Doa : Ya Tuhan, biarlah keadilan-Mu menjadi peganganku untuk hidup seturut perintah-Mu. Amin.