15Mataku tetap terarah kepada TUHAN, sebab Ia mengeluarkan kakiku dari jaring.16Berpalinglah kepadaku dan kasihanilah aku, sebab aku sebatang kara dan tertindas.17Lapangkanlah hatiku yang sesak dan keluarkanlah aku dari kesulitanku!18Tiliklah sengsaraku dan kesukaranku, dan ampunilah segala dosaku.19Lihatlah, betapa banyaknya musuhku, dan bagaimana mereka membenci aku dengan sangat mendalam.20Jagalah kiranya jiwaku dan lepaskanlah aku; janganlah aku mendapat malu, sebab aku berlindung pada-Mu.21Ketulusan dan kejujuran kiranya mengawal aku, sebab aku menanti-nantikan Engkau.22Ya Allah, bebaskanlah orang Israel dari segala kesesakannya!
Renungan Evangelium
Psalmen 25 : 15 - 22
Mata Terbuka, Hidup pun Berubah
Pernah nggak sih kamu ngeliat seseorang yang kena musibah atau punya keterbatasan, terus tiba-tiba ada yang nyeletuk, “Wah, pasti itu gara-gara dosanya atau dosa orang tuanya, tuh!”
Ternyata, anggapan kayak gitu udah ada dari zaman dulu. Waktu Yesus dan murid-murid-Nya bertemu dengan yang buta sejak lahir, murid-murid-Nya pun langsung nanya: “Tuhan, siapa sih yang bikin dia buta? Dosanya sendiri atau dosa orang tuanya?”
Tapi, jawaban Yesus bener-bener di luar dugaan. Yesus menegaskan kalau dia itu buta bukan karena dosa siapa-siapa. Keterbatasan itu diizinkan terjadi supaya kebaikan dan kuasa Allah bisa dinyatakan lewat hidupnya. Yesus lalu nyembuhin dia dan bilang kalau Dialah Terang Dunia.
Dari mukjizat ini, ada dua hal keren yang disembuhkan oleh Yesus:
1. Mata fisiknya: Dia yang tadinya cuma bisa ngeliat kegelapan, sekarang bisa ngeliat indahnya dunia.
2. Mata rohaninya (imannya): Imannya ikut terbuka sampai dia sadar dan percaya kalau Yesus itu Tuhan dan Penyelamatnya.
Jadi, matanya nggak cuma fokus sama hal-hal di dunia lagi, tapi selalu tertuju sama Tuhan.
Yuk, kita juga belajar kayak gitu! Jangan fokus sama stigma atau hal-hal buruk di sekitar kita. Biarkan hidup kita selalu terarah sama Tuhan biar kita terus berjalan di dalam terang-Nya.
Doa :
Ya Tuhan, terangilah hatiku agar imanku dan perbuatanku selalu terarah pada-Mu. Amin.