Logo HKBP

HKBP

Renungan Harian HKBP

Minggu, 4 Oktober 2026

HijauXVIII DUNG TRINITATIS

MEMULIAKAN ALLAH DALAM SEGALA HAL

1Tetapi engkau, beritakanlah apa yang sesuai dengan ajaran yang sehat: 2Laki-laki yang tua hendaklah hidup sederhana, terhormat, bijaksana, sehat dalam iman, dalam kasih dan dalam ketekunan. 3Demikian juga perempuan-perempuan yang tua, hendaklah mereka hidup sebagai orang-orang beribadah, jangan memfitnah, jangan menjadi hamba anggur, tetapi cakap mengajarkan hal-hal yang baik 4dan dengan demikian mendidik perempuan-perempuan muda mengasihi suami dan anak-anaknya, 5hidup bijaksana dan suci, rajin mengatur rumah tangganya, baik hati dan taat kepada suaminya, agar Firman Allah jangan dihujat orang. 6Demikian juga orang-orang muda; nasihatilah mereka supaya mereka menguasai diri dalam segala hal 7dan jadikanlah dirimu sendiri suatu teladan dalam berbuat baik. Hendaklah engkau jujur dan bersungguh-sungguh dalam pengajaranmu, 8sehat dan tidak bercela dalam pemberitaanmu sehingga lawan menjadi malu, karena tidak ada hal-hal buruk yang dapat mereka sebarkan tentang kita. 9Hamba-hamba hendaklah taat kepada tuannya dalam segala hal dan berkenan kepada mereka, jangan membantah, 10jangan curang, tetapi hendaklah selalu tulus dan setia, supaya dengan demikian mereka dalam segala hal memuliakan ajaran Allah, Juruselamat kita.

Titus 2 : 1 - 10· Terjemahan Baru

Renungan Evangelium

Titus 2 : 1 - 10

Coba bayangin, senjata perang kayak pedang sama tombak dilebur terus dibikin jadi cangkul sama pisau pemotong tanaman. Seremnya perang berubah total jadi suasana pertanian yang adem dan menghasilkan. Itu dia yang digambarin Nabi Mikha: dari kematian jadi kehidupan, dari kekerasan jadi sesuatu yang produktif. Bukan cuma soal enggak ada perang, tapi soal hidup yang bener-bener damai dan aman, sampai semua orang bisa nongkrong santai di bawah pohon tanpa rasa takut sedikit pun. Nah, inilah yang dinamakan Shalom—damai sejahtera yang utuh dari Tuhan. Dunia di sekitar kita memang sering kali punya jalannya sendiri yang penuh persaingan, konflik, atau hal-hal viral yang belum tentu bener. Tapi sebagai anak muda, kita dipanggil buat tampil beda dan jalan bareng Tuhan. Ada beberapa hal simpel yang bisa kita praktekkin dari firman ini: 1. Taruh Tuhan di urutan pertama. Bikin Tuhan jadi fokus utama dalam cita-cita, pergaulan, dan keputusan hidup kamu. 2. Suka baca dan renungin Firman Tuhan. Hidup kamu enggak bakal berubah kalau kamu enggak pernah mau dengar apa kata Tuhan. 3.Jadi peace maker (pembawa damai). Kalau Tuhan aja bisa ubah senjata jadi alat tani, kita juga harus bisa ubah emosi jadi pengampunan, drama/gengsi jadi damai, dan rasa benci jadi kasih. Damai di lingkungan kamu dimulai dari hati kamu dulu! 4. Jangan gampang takut. Dunia emang makin enggak pasti, tapi ingat, masa depan kamu ada di tangan Tuhan. Ganti rasa cemas kamu dengan harapan. Tetap setia di jalan Tuhan. Banyak tawaran dunia yang kelihatan keren atau instan, tapi pilihlah buat tetep ngejar kebenaran dan kedamaian. Memang enggak selalu gampang, tapi itulah identitas kamu sebagai anak-anak Tuhan! Doa : Ya Tuhan, berilah kami hati yang mau belajar menurut firman-Mu. Amin.

Bacaan Alkitab

Evangelium

Titus 2 : 1 - 10

Epistel

Mika 4 : 1 - 5