Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.
Renungan:
Pernah nggak sih kamu ngerasa capek harus selalu kelihatan "baik-baik aja" di depan temen-temen sekitar atau di lingkungan gereja dan persekutuan ? Padahal di dalam hati, kamu lagi struggle sama dosa atau masalah yang numpuk banget.
Di kitab Yakobus, ada satu kunci bertumbuh yang jujur aja paling susah dilakukan: saling mengaku dosa.
Kenapa susah? Soalnya ngakuin dosa itu artinya kita harus copot "topeng". Kita kudu jujur kalau kita itu nggak sempurna, pernah jatuh, dan emang butuh bantuan. Ini butuh nurunin gengsi banget! Tapi justru di situlah letak kekuatannya. Pas kita berani jujur dan cerita ke temen seiman yang bisa dipercaya, kita nggak perlu pura-pura lagi. Beban yang selama ini dipendam sendirian rasanya langsung terangkat.
Nah, dari kejujuran itulah lahir yang namanya doa yang tulus.
Yakobus bilang kalau "doa orang benar itu besar kuasanya." Tapi inget ya, "orang benar" di sini bukan berarti orang yang sok suci atau gak pernah salah. Maksudnya adalah orang yang mau tetep dekat dan jaga hubungannya sama Tuhan.
Contohnya Nabi Elia. Dia itu manusia biasa yang bisa capek dan cemas, sama kayak kita. Tapi pas dia berdoa dengan sungguh-sungguh, Tuhan dengar dan hal luar biasa terjadi. Kenapa? Bukan karena Elia super keren, tapi karena Tuhan keren, yang mendengar doa orang yang percaya.
Coba deh kita pikirin bareng-bareng:
1. Selama ini kita udah berani terbuka sama temen seiman, atau masih suka nyembunyiin masalah di balik senyuman palsu?
2. Doa kita selama ini cuma rutinitas formalitas aja, atau beneran curahan hati yang percaya kalau Tuhan bakal bertindak?
Tuhan tuh nggak nyari doa yang puitis atau kata-kata yang muluk-muluk kok. Tuhan cuma nyari hati yang jujur, rendah hati, dan percaya penuh kalau Dia sanggup melakukan hal-hal ajaib di hidup kita.
Doa : Tuhan Yesus, beri aku keberanian untuk hidup dalam kebenaran dan keterbukaan. Ajar aku berdoa dengan sungguh-sungguh. Amin.