Logo HKBP

HKBP

Kembali ke Berita
“Berakal Budi dan Berpengharapan”: Refleksi Pdt. Bernard Manik pada Puncak Dies Natalis Ke-48 STT HKBP
Berita

“Berakal Budi dan Berpengharapan”: Refleksi Pdt. Bernard Manik pada Puncak Dies Natalis Ke-48 STT HKBP

12 April 2026

Kepala Departemen Marturia HKBP, Pdt. Bernard Manik, M.Th., memimpin ibadah syukur perayaan Dies Natalis ke-48 Sekolah Tinggi Teologi (STT) HKBP di Pematangsiantar, Minggu (12/4/2026). Mengusung tema berpengharapan kepada Allah, perayaan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan teologi dan mempererat tali persaudaraan antar pelayan Tuhan.

Pematang Siantar (12/4) – Suasana penuh sukacita dan khidmat menyelimuti perayaan Dies Natalis ke-48 Sekolah Tinggi Teologi (STT) Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) yang digelar di Pematangsiantar pada tanggal 12 April 2026. Momen bersejarah bagi institusi pendidikan teologi ini dipimpin langsung oleh Kepala Departemen Marturia HKBP, Pdt. Bernard Manik, M.Th. Kehadiran pucuk pimpinan departemen pekabaran injil ini menjadi sumber semangat dan motivasi yang besar, tidak hanya bagi jajaran dosen, pegawai, dan mahasiswa, melainkan juga bagi seluruh elemen masyarakat yang turut bersukacita dalam perayaan tersebut.

Dalam ibadah syukur yang menjadi puncak acara, Pdt. Bernard Manik menyampaikan khotbah yang didasarkan pada nats Alkitab 1 Petrus 1:13-16. Mengangkat tema besar "Berakal Budi dan Berpengharapan Sepenuhnya kepada Allah", beliau memberikan penegasan mendalam mengenai posisi strategis STT HKBP. Menurutnya, lembaga pendidikan ini bukan sekadar tempat menimba ilmu akademis, melainkan sebuah wadah persemaian rohani yang krusial bagi calon-calon pelayan Tuhan. Melalui institusi STT HKBP inilah, telah lahir ribuan pelayan setia yang kini berkarya dan melayani di berbagai lintasan kehidupan, baik di dalam struktur pelayanan gerejawi maupun di tengah dinamika masyarakat luas.

Lebih lanjut, Kepala Departemen Marturia juga mengajak seluruh civitas akademika STT HKBP untuk terus merawat optimisme dalam melayani. Beliau mengingatkan bahwa pertambahan usia institusi yang kini menginjak 48 tahun harus berbanding lurus dengan peningkatan kualitas pendidikan yang semakin unggul dan relevan dengan tantangan zaman. Selain itu, pesan moral yang sangat ditekankan kepada para calon pelayan adalah pentingnya menjaga kekudusan sebagai wujud nyata dari panggilan hidup sehari-hari.

Kemeriahan perayaan Dies Natalis ini turut ditandai dengan kehadiran sejumlah tamu undangan kehormatan lintas instansi dan lembaga persahabatan. Tampak hadir di tengah acara antara lain Pengurus Yayasan Sekolah Teologi, Praeses HKBP Distrik XIV Tebing Tinggi, Rektor Universitas HKBP Nommensen (UHKBPN), perwakilan Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI), Bishop Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI), serta Sekretaris Jenderal Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS). Hadir pula perwakilan dari APIIS, utusan Gubernur Sumatera Utara, perwakilan Bank Tabungan Negara (BTN) dan Bank Mandiri, utusan dari HKBP Tomuan, HKBP Siantar Kota, HKBP Balige, perwakilan IAS, hingga Kepala Dinas Perhubungan Kota Pematangsiantar.

Rangkaian acara perayaan ini berlangsung dengan sangat semarak dan diisi oleh berbagai agenda penting. Setelah ibadah syukur usai, acara dilanjutkan dengan penyampaian laporan senat akademik, pemberian kata-kata motivasi, serta penyampaian ucapan selamat dari para tamu undangan. Tidak ketinggalan, persembahan pujian dan koor turut menggema memeriahkan acara, dibawakan oleh Koor Mahasiswa STT HKBP, Punguan Ama HKBP Siantar Kota, Koor Exaudi HKBP Balige, Koor Ina HKBP Siantar Kota, dan Punguan Koor Para Ibu STT HKBP. Melalui perayaan Dies Natalis ke-48 ini, kiranya STT HKBP semakin bertumbuh menjadi lembaga pendidikan teologi unggulan yang setia dalam panggilan, serta terus konsisten melahirkan pelayan-pelayan Tuhan yang berintegritas tinggi bagi gereja dan dunia.

Bagikan:WhatsApp FacebookX