Logo HKBP

HKBP

Kembali ke Berita
25 Tahun Berdiri Tanpa Gedung dan 4 Kali Pindah, HKBP Gunung Putri Refleksikan Perjuangan di HUT Perak
Berita

25 Tahun Berdiri Tanpa Gedung dan 4 Kali Pindah, HKBP Gunung Putri Refleksikan Perjuangan di HUT Perak

22 Mei 2026

HKBP Gunung Putri Resort Paulus Depok melakukan Ibadah dalam Rangka memperingati 25 Tahun HKBP Gunung Putri di Berkati Tuhan dalam Penantian Memiliki Gedung Gereja

GUNUNG PUTRI (20/5) – HKBP Gunung Putri Resort Paulus Depok menggelar Ibadah Refleksi Eksposisi Perjalanan untuk memperingati hari jadinya yang ke-25 pada Rabu (20/5/2026). Di usia perak ini, jemaat merefleksikan perjalanan panjang iman mereka yang penuh tantangan, terutama karena belum memiliki gedung gereja permanen hingga saat ini.

Sejak berdiri pada 20 Mei 2001, HKBP Gunung Putri harus melewati dinamika bergereja yang tidak mudah. Jemaat tercatat sudah empat kali berpindah tempat ibadah (nomaden). Upaya pembangunan fisik gereja sebenarnya sempat dilakukan sebanyak dua kali, namun bangunan tersebut dirobohkan oleh oknum-oknum kelompok intoleran yang tidak bertanggung jawab.

Untuk menjaga kekhusyukan dan keamanan dari gangguan eksternal, HKBP Gunung Putri saat ini terpaksa menyewa Gedung Diklat Satwa Polri di Cikeas sebagai tempat peribadahan dan pusat kegiatan gerejawi sementara.

Dalam khotbahnya, Pendeta HKBP Resort Paulus Depok, Pdt. Elpinaria Siahaan, S.Th., meneguhkan hati jemaat melalui firman Tuhan yang diambil dari Mazmur 37:5. Ia mengingatkan para penatua dan jemaat agar tetap solid dan tidak kehilangan harapan dalam memperjuangkan rumah ibadah mandiri.

"Tuhan akan menatap dan bekerja melalui kesetiaan umat-Nya yang senantiasa berpegang teguh kepada-Nya," ujar Pdt. Elpinaria di sela-sela ibadah refleksi tersebut.

Sebagai langkah konkret ke depan, saat ini HKBP Gunung Putri sedang menempuh proses pemberkasan legalitas Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dengan mengikuti seluruh regulasi dan jalur resmi yang ditetapkan oleh pemerintah. Bersamaan dengan itu, pihak panitia juga tengah berjalan melakukan penggalangan dana guna membiayai proses hukum IMB serta perluasan lahan aset huria.

Meski sudah seperempat abad beribadah tanpa fasilitas gedung sendiri, jemaat menyatakan tetap bersyukur dan merasakan penyertaan serta berkat Tuhan yang tidak pernah berhenti tercurah bagi gereja-Nya.

Bagikan:WhatsApp FacebookX