
Ephorus HKBP: Gereja yang Mengandalkan Tuhan Tak Pernah Jauh
16 Agustus 2026
Ephorus HKBP, Pdt. Dr. Victor Tinambunan, memimpin ibadah peletakan batu penjuru (MBO) di HKBP Bukit Kemuning, Kampar, Riau, Minggu (16/8/2026). Di hadapan 515 jiwa jemaat yang berlokasi jauh dari kantor pusat, Ephorus menegaskan bahwa jarak tidak pernah membatasi kehadiran Tuhan dan mengingatkan agar Kristus senantiasa dijadikan dasar gereja.
KAMPAR (16/8) - Pertumbuhan pelayanan gereja di tengah masyarakat Kabupaten Kampar kembali menorehkan sejarah baru. Sebanyak 515 jiwa warga jemaat HKBP Bukit Kemuning mengukuhkan komitmen iman dan persekutuan mereka melalui ibadah Mameakhon Batu Ojahan (MBO) atau peletakan batu penjuru pembangunan gereja, yang diselenggarakan pada Minggu (16/8/2026). Peristiwa penting ini dipimpin langsung oleh Ephorus HKBP, Pdt. Dr. Victor Tinambunan, MST.
Dalam pelayanannya, kehadiran Ephorus membawa pesan penghiburan dan peneguhan yang kuat, khususnya mengingat lokasi HKBP Bukit Kemuning yang berada jauh dari Kantor Pusat HKBP Pearaja Tarutung maupun Kantor HKBP Distrik Riau. Pimpinan HKBP itu mengajak jemaat untuk tidak berkecil hati karena kondisi geografis dan tidak perlu takut menghadapi segala keterbatasan.
“Jarak tidak pernah menjadi ukuran kedekatan Tuhan dengan umat-Nya. Di mana pun umat Tuhan berhimpun dan bersekutu, di sanalah Tuhan hadir, menyertai, meneguhkan, dan mengutus. Gereja yang mengandalkan Tuhan tidak pernah jauh dari pertolongan-Nya,” tegas Pdt. Victor Tinambunan.
Lebih lanjut, Ephorus menjabarkan makna teologis di balik seremoni MBO tersebut. Ia mengingatkan jemaat bahwa peletakan batu penjuru ini tidak sekadar penanda awal pembangunan fisik gedung gereja, melainkan sebuah pengingat bahwa Kristus adalah batu penjuru Gereja yang sesungguhnya. Seluruh kehidupan jemaat hendaknya dibangun di atas dasar iman kepada Kristus, dan kepada-Nya pulalah seluruh pelayanan diarahkan.
Melalui momentum peletakan batu penjuru ini, Ephorus mendoakan agar pembangunan gedung gereja berjalan seiring dengan pertumbuhan rohani jemaat dalam hal kasih, kesetiaan, dan kesaksian di tengah masyarakat.
“Kita mendoakan seluruh jemaat yang hari ini menyatakan janji dan komitmennya: kiranya tetap setia kepada Tuhan, teguh dalam persekutuan, dan sungguh-sungguh mengemban tugas perutusannya di tengah dunia. Kiranya Tuhan sendiri menjadi dasar, kekuatan, dan arah perjalanan HKBP Bukit Kemuning, sehingga jemaat ini sungguh menjadi berkat bagi dunia,” pungkasnya menutup ibadah.